• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Dukungan 45 Negara

Suriah Galang Dukungan 45 Negara untuk Hadapi Pelanggaran ‘Israel’ di Wilayah Selatan

2 minggu ago
Menlu Suriah

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

5 hari ago
Suriah dan Turki

Menlu Suriah dan Turki Bahas Stabilitas Regional serta Penguatan Kerja Sama Bilateral

5 hari ago
Suriah-Saudi

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

7 hari ago
Belanda

Belanda Gelontorkan 15 Juta Euro untuk Pulihkan Layanan Dasar dan Ekonomi Suriah

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Jumat, Oktober 23, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

Suriah Galang Dukungan 45 Negara untuk Hadapi Pelanggaran ‘Israel’ di Wilayah Selatan

Perwakilan Tetap Suriah untuk PBB, Ibrahim Alabi, menyatakan Damaskus telah menghimpun dukungan dari 45 negara untuk menekan ‘Israel’ terkait pelanggaran di Suriah selatan. Upaya diplomatik itu berjalan bersamaan dengan negosiasi yang dimediasi Amerika Serikat untuk mencapai kesepakatan keamanan.

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
Dukungan 45 Negara

Perwakilan Tetap Suriah untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ibrahim Alabi.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Suriah berupaya memperkuat dukungan internasional untuk menghadapi pelanggaran ‘Israel’ di wilayah selatan negara tersebut. Perwakilan Tetap Suriah untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ibrahim Alabi, mengatakan Damaskus telah menggalang dukungan dari 45 negara sebagai bagian dari langkah diplomatik untuk menekan ‘Israel’.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera pada Ahad (11/10/2026), Alabi menyebut upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan berlanjutnya negosiasi yang dimediasi Amerika Serikat. Pembicaraan itu diarahkan untuk mencapai kesepakatan keamanan yang dapat menjamin hak-hak warga Suriah di wilayah terdampak sekaligus menjaga kedaulatan negara.

Alabi menilai penegasan kembali Dewan Keamanan PBB mengenai pentingnya menghormati Perjanjian Pelepasan Pasukan 1974 dan kedaulatan Suriah atas seluruh wilayahnya menjadi perkembangan penting. Menurutnya, sikap tersebut dapat memperkuat jalur diplomatik Damaskus dalam merespons aktivitas militer ‘Israel’ di Suriah selatan.

Suriah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum

Alabi menjelaskan bahwa pemerintah Suriah mengandalkan pendekatan politik dan hukum internasional untuk menghadapi pelanggaran yang dituduhkan kepada ‘Israel’. Damaskus, katanya, berupaya menggunakan mekanisme diplomatik serta ketentuan hukum internasional untuk mempertahankan hak-haknya.

RelatedPosts

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

Ia juga merujuk pada peringatan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia yang, menurut keterangannya, menyebut praktik-praktik tertentu di wilayah tersebut berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Pernyataan itu menegaskan pentingnya penilaian berdasarkan hukum humaniter internasional dan penyelidikan terhadap tindakan yang dipersoalkan. Namun, keterangan yang disampaikan Alabi tidak merinci tindakan spesifik yang menjadi dasar peringatan tersebut.

Alabi menambahkan bahwa komitmen Suriah terhadap hukum internasional, perjanjian internasional, dan resolusi Dewan Keamanan PBB menjadi bagian dari landasan diplomasi Damaskus. Ia membandingkan pendekatan tersebut dengan tindakan ‘Israel’ yang menurutnya melanggar ketentuan internasional melalui aktivitas militernya di Suriah selatan.

 

Baca Artikel Lainnya: Barak Sebut Suriah Berperan Penting dalam Meredakan Ketegangan Regional

 

Negosiasi Keamanan Dimediasi Amerika Serikat

Selain menggalang dukungan internasional, Suriah masih mengikuti proses negosiasi yang dimediasi Washington untuk membahas kemungkinan kesepakatan keamanan. Alabi menekankan bahwa setiap kesepakatan harus menjamin hak-hak warga Suriah di wilayah yang terdampak serta menghormati kedaulatan negara.

Meski demikian, belum ada rincian mengenai isi kesepakatan yang sedang dibahas maupun jadwal penyelesaiannya dalam keterangan tersebut. Karena itu, proses negosiasi masih perlu dibedakan dari kesepakatan yang telah tercapai.

Bagi Damaskus, jalur diplomatik dinilai dapat digunakan untuk memperjuangkan kepentingan nasional tanpa harus memperluas konfrontasi militer. Alabi menegaskan bahwa menghindari bentrokan bersenjata dengan ‘Israel’ merupakan salah satu prioritas pemerintah Suriah pada tahap saat ini.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berkaitan dengan kebutuhan untuk memusatkan perhatian pada rekonstruksi dan stabilitas internal. Namun, menurut Alabi, upaya menghindari konflik tidak berarti Suriah melepaskan hak-haknya atau menghentikan langkah hukum dan diplomatik untuk merespons pelanggaran.

Damaskus Tegaskan Kedaulatan Wilayah

Alabi menegaskan bahwa pemerintah Suriah akan terus mengupayakan perlindungan kedaulatan negara dan hak-hak warga di wilayah yang terdampak. Upaya itu mencakup penghimpunan dukungan internasional, pemanfaatan mekanisme hukum, serta kelanjutan pembicaraan keamanan.

Dalam pandangan Damaskus, penghormatan terhadap Perjanjian Pelepasan Pasukan 1974 dan resolusi PBB menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas di wilayah selatan.

Penggalangan dukungan dari 45 negara, sebagaimana disampaikan Alabi, menunjukkan salah satu jalur yang ditempuh Suriah untuk membawa persoalan tersebut ke tingkat internasional. Sementara itu, hasil konkret dari upaya diplomatik dan negosiasi keamanan masih bergantung pada perkembangan pembicaraan selanjutnya. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruIbrahim AlabiisraelPBBsuriah
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Barak Sebut Suriah Berperan Penting dalam Meredakan Ketegangan Regional

Next Post

Suriah Bahas Strategi Nasional untuk Menangkal Ujaran Kebencian dan Perpecahan

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Menlu Suriah

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

17 Oktober 2026
Suriah dan Turki

Menlu Suriah dan Turki Bahas Stabilitas Regional serta Penguatan Kerja Sama Bilateral

17 Oktober 2026
Suriah-Saudi

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

16 Oktober 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.