• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Belanda

Belanda Gelontorkan 15 Juta Euro untuk Pulihkan Layanan Dasar dan Ekonomi Suriah

7 hari ago
Menlu Suriah

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

5 hari ago
Suriah dan Turki

Menlu Suriah dan Turki Bahas Stabilitas Regional serta Penguatan Kerja Sama Bilateral

5 hari ago
Suriah-Saudi

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

6 hari ago
PBB

PBB Desak Dukungan Internasional untuk Suriah Diwujudkan dalam Bantuan Nyata

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, Oktober 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

Belanda Gelontorkan 15 Juta Euro untuk Pulihkan Layanan Dasar dan Ekonomi Suriah

Pemerintah Belanda akan menyalurkan 15 juta euro melalui dana baru Bank Dunia untuk memperbaiki infrastruktur, meningkatkan layanan dasar, dan menggerakkan kembali perekonomian Suriah. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen 25 juta euro untuk mendukung stabilitas dan rekonstruksi negara tersebut pada 2026.

by Admin Andalus
7 hari ago
A A
Belanda

Melalui dana Bank Dunia, Belanda mengumumkan dukungan baru untuk rekonstruksi Suriah.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Belanda berencana mengalokasikan dana sebesar 15 juta euro untuk mendukung pemulihan dan rekonstruksi Suriah sebelum akhir 2026. Dana tersebut akan disalurkan melalui mekanisme pendanaan baru Bank Dunia yang ditujukan untuk memperbaiki infrastruktur, memulihkan layanan dasar, dan mendorong kebangkitan ekonomi Suriah.

Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Pembangunan Belanda, Sjoerd Sjoersma, menyampaikan rencana tersebut pada Rabu (14/10/2026). Ia mengatakan bantuan itu dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat Suriah, terutama melalui rehabilitasi fasilitas dasar, peningkatan layanan publik, dan dukungan terhadap kegiatan ekonomi.

Sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian dalam program tersebut. Pemulihan sektor ini dinilai penting untuk membantu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan membuka peluang penghidupan bagi masyarakat.

Kementerian Luar Negeri Belanda menjelaskan bahwa kontribusi tersebut merupakan bagian dari upaya internasional untuk menghimpun dana yang dibutuhkan Suriah dalam memasuki tahap pemulihan dan rekonstruksi. Norwegia juga telah menyatakan komitmennya untuk memberikan kontribusi serupa kepada dana tersebut.

RelatedPosts

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

Pengumuman itu disampaikan dalam pertemuan di sela-sela pertemuan tahunan Bank Dunia pada 14 Oktober. Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Keuangan Suriah serta sejumlah perwakilan negara Eropa dan Teluk untuk membahas pembentukan dana baru dan mekanisme koordinasi dukungan internasional bagi Suriah.

Bagian dari komitmen 25 juta euro

Alokasi 15 juta euro tersebut bersumber dari tambahan anggaran sebesar 25 juta euro yang sebelumnya disiapkan pemerintah Belanda pada 2026 untuk mendukung stabilitas dan rekonstruksi Suriah.

Pada September lalu, Belanda telah mengumumkan komitmen pendanaan tersebut sebagai bagian dari kebijakan untuk membantu memperbaiki kondisi di Suriah, termasuk berbagai hambatan yang selama ini menyulitkan pengungsi untuk kembali ke negara asal mereka.

Sjoerd Sjoersma sebelumnya menjelaskan dalam sesi parlemen bahwa anggaran itu termasuk dalam alokasi bantuan perdagangan luar negeri dan pembangunan Belanda untuk tahun 2026. Program tersebut diarahkan untuk mendukung stabilitas dan rekonstruksi sekaligus menciptakan kondisi yang memungkinkan kepulangan pengungsi secara sukarela.

Melalui dukungan keuangan dan pemulihan layanan publik, pemerintah Belanda berharap masyarakat Suriah memperoleh kondisi kehidupan yang lebih baik serta peluang ekonomi untuk membangun kembali kehidupan mereka.

 

Baca Artikel Lainnya: PBB Desak Dukungan Internasional untuk Suriah Diwujudkan dalam Bantuan Nyata

 

Pemulihan menjadi faktor kepulangan pengungsi

Belanda juga mengaitkan dukungan rekonstruksi dengan upaya menciptakan kondisi yang memungkinkan pengungsi Suriah kembali ke tanah air mereka secara sukarela dan aman.

Dalam penjelasan sebelumnya, Sjoersma menyebut kurangnya keamanan, stabilitas, dan akses terhadap layanan dasar sebagai sejumlah hambatan utama bagi kepulangan pengungsi. Perbaikan kondisi tersebut dinilai penting agar keputusan untuk kembali dapat diambil tanpa paksaan dan didukung oleh lingkungan yang lebih layak.

Menurut informasi yang disampaikan dalam laporan tersebut, sebanyak 58 persen warga Suriah yang tinggal di Belanda menyatakan bersedia mempertimbangkan kepulangan apabila situasi keamanan dan kondisi kehidupan di Suriah membaik.

Meski demikian, dukungan rekonstruksi tidak hanya berkaitan dengan kepulangan pengungsi. Pemulihan infrastruktur, layanan publik, dan kegiatan ekonomi juga menjadi kebutuhan masyarakat yang masih menghadapi dampak konflik berkepanjangan.

Penyaluran dana melalui Bank Dunia diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya internasional untuk mengoordinasikan bantuan dan memastikan pendanaan diarahkan pada kebutuhan pemulihan yang mendesak.

Komitmen Belanda tersebut menambah dukungan Eropa terhadap upaya rekonstruksi Suriah. Namun, dampak nyata bantuan akan bergantung pada pelaksanaan program, penentuan prioritas kebutuhan, serta kemampuan mengubah komitmen pendanaan menjadi layanan dan peluang ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Bank DuniaBelandaberita Timur Tengah terbaruSjoerd Sjoersmasuriah
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

PBB Desak Dukungan Internasional untuk Suriah Diwujudkan dalam Bantuan Nyata

Next Post

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Menlu Suriah

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

17 Oktober 2026
Suriah dan Turki

Menlu Suriah dan Turki Bahas Stabilitas Regional serta Penguatan Kerja Sama Bilateral

17 Oktober 2026
Suriah-Saudi

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

16 Oktober 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.