• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Barak

Barak Sebut Suriah Berperan Penting dalam Meredakan Ketegangan Regional

2 minggu ago
Menlu Suriah

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

6 hari ago
Suriah dan Turki

Menlu Suriah dan Turki Bahas Stabilitas Regional serta Penguatan Kerja Sama Bilateral

6 hari ago
Suriah-Saudi

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

1 minggu ago
Belanda

Belanda Gelontorkan 15 Juta Euro untuk Pulihkan Layanan Dasar dan Ekonomi Suriah

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Oktober 24, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

Barak Sebut Suriah Berperan Penting dalam Meredakan Ketegangan Regional

Utusan khusus Presiden AS untuk Suriah dan Irak, Thomas Barak, menilai Suriah memiliki posisi strategis dalam upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah. Pernyataan itu disampaikan setelah pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani di Istanbul, Turki.

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
Barak

Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani bersama Utusan Presiden AS untuk Suriah dan Irak Tom Barrack.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat untuk Suriah dan Irak, Thomas Barak, menyebut Suriah memainkan peran penting dalam mengurangi ketegangan regional di Timur Tengah. Ia menilai negara tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam menghadapi dinamika kawasan dan membuka peluang bagi negara-negara di wilayah itu untuk menata kembali hubungan mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan Barak setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Suriah, Asaad al-Shaibani, di Istanbul, Turki, pada Kamis (8/10/2026). Pertemuan itu membahas hubungan bilateral, perkembangan terbaru di kawasan, serta peluang kerja sama dan koordinasi antara Damaskus dan Washington.

Dalam unggahan di akun X miliknya, Barak menggambarkan Suriah sebagai salah satu elemen penting dalam kompleksitas geopolitik Timur Tengah. Ia mengibaratkan kawasan tersebut seperti kubus Rubik yang membutuhkan pendekatan untuk menyelaraskan berbagai kepentingan yang saling berkaitan.

Menurut Barak, Suriah dapat membantu menemukan pendekatan untuk mengurangi ketegangan di kawasan. Ia juga menyatakan bahwa saat ini terdapat kesempatan bagi negara-negara Timur Tengah untuk menata kembali hubungan dan urusan regional mereka.

RelatedPosts

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

Bahas Prioritas Bersama dan Stabilitas Kawasan

Barak menyampaikan bahwa dirinya senang dapat bertemu dengan al-Shaibani untuk membahas sejumlah prioritas bersama, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman regional.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi yang berlangsung antara pejabat Suriah dan Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir. Kedua pihak membicarakan hubungan bilateral serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan stabilitas kawasan.

Kementerian Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Suriah menyatakan bahwa pembicaraan di Istanbul turut membahas prospek penguatan kerja sama dan koordinasi dalam sejumlah isu yang menjadi kepentingan bersama.

Menurut kementerian tersebut, komunikasi itu juga berkaitan dengan upaya mendukung keamanan dan stabilitas regional. Namun, keterangan yang dipublikasikan tidak merinci kesepakatan khusus yang dihasilkan dari pertemuan tersebut.

Pernyataan Barak menunjukkan bahwa Washington memandang Suriah sebagai salah satu pihak yang relevan dalam pembahasan berbagai tantangan di Timur Tengah. Meski demikian, pernyataan tersebut merupakan penilaian pejabat Amerika Serikat mengenai posisi Suriah, bukan pengumuman tentang kesepakatan baru antara kedua negara.

 

Baca Artikel Lainnya: Wakil Suriah di PBB: Supremasi Hukum Berakar dari Perjuangan Rakyat

 

Komunikasi Damaskus dan Washington Berlanjut

Pertemuan di Istanbul berlangsung di tengah serangkaian komunikasi antara pejabat Suriah dan Amerika Serikat. Pembahasan sebelumnya mencakup hubungan bilateral, perkembangan regional, serta peluang pemulihan ekonomi Suriah.

Pada 8 September lalu, al-Shaibani dan Barak dilaporkan bertemu di Ankara, Turki, untuk membahas hubungan kedua negara dan perkembangan terkini di kawasan.

Kedua pejabat itu juga mengadakan pertemuan di Istanbul pada 17 Agustus. Menurut laporan tersebut, pembicaraan saat itu mencakup penguatan hubungan Suriah-AS serta prioritas pemulihan ekonomi Suriah, termasuk pencabutan sanksi dan percepatan rekonstruksi.

Rangkaian pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa komunikasi kedua pihak tidak terbatas pada isu keamanan regional, tetapi juga mencakup agenda ekonomi dan pembangunan kembali Suriah.

Suriah di Tengah Dinamika Timur Tengah

Barak menilai kesempatan untuk menata kembali hubungan regional saat ini perlu dimanfaatkan oleh negara-negara di Timur Tengah. Dalam pandangannya, Suriah memiliki posisi penting dalam proses tersebut karena keterkaitannya dengan berbagai persoalan kawasan.

Namun, pernyataan itu belum menjelaskan langkah konkret yang akan ditempuh Washington dan Damaskus untuk menerjemahkan pandangan tersebut menjadi kebijakan bersama.

Ke depan, arah hubungan Suriah-AS akan bergantung pada pembahasan lanjutan serta bentuk koordinasi yang disepakati kedua pihak. Pertemuan di Istanbul menjadi salah satu forum untuk membicarakan prioritas tersebut di tengah dinamika politik dan keamanan Timur Tengah. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Amerika SerikatAsaad al-Shaibaniberita Timur Tengah terbarusuriahThomas Barak
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Wakil Suriah di PBB: Supremasi Hukum Berakar dari Perjuangan Rakyat

Next Post

Suriah Galang Dukungan 45 Negara untuk Hadapi Pelanggaran ‘Israel’ di Wilayah Selatan

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Menlu Suriah

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

17 Oktober 2026
Suriah dan Turki

Menlu Suriah dan Turki Bahas Stabilitas Regional serta Penguatan Kerja Sama Bilateral

17 Oktober 2026
Suriah-Saudi

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

16 Oktober 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.