• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Jerman

Menlu Jerman Dukung Kehadiran Pasukan Israel di Lebanon Selatan

1 minggu ago
Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

14 jam ago
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

14 jam ago
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, Mei 14, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Lebanon

Menlu Jerman Dukung Kehadiran Pasukan Israel di Lebanon Selatan

Berlin dorong solusi diplomatik, tapi nilai langkah Israel bersifat defensif

by Admin Andalus
1 minggu ago
A A
Jerman

Menteri Luar Negeri Jerman Johannes Wadephul (kanan) berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar saat konferensi pers bersama setelah pertemuan mereka di Berlin pada 5 Mei 2026 (dpa)

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Luar Negeri Jerman, Johannes Wadephul, menyatakan dukungannya terhadap keberadaan pasukan Israel di sebagian wilayah Lebanon selatan. Ia menilai langkah tersebut diperlukan untuk melindungi wilayah utara Israel dari serangan kelompok Hizbullah.

Pernyataan itu disampaikan Wadephul dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, di Berlin pada Selasa (6/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sa’ar menegaskan bahwa Israel tidak memiliki niat untuk mencaplok wilayah Lebanon. Ia menyatakan bahwa kehadiran militer Israel di Lebanon selatan semata-mata bertujuan melindungi warga dari ancaman serangan lintas batas.

Wadephul menyampaikan dukungan terhadap pernyataan tersebut, sekaligus mengutuk serangan Hizbullah terhadap Israel. Ia juga mendesak pemerintah Lebanon untuk mengambil langkah tegas, termasuk melucuti kelompok bersenjata tersebut.

RelatedPosts

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

Meski mendukung posisi Israel, Wadephul menegaskan pentingnya menjaga perlindungan terhadap warga sipil. Ia memperingatkan agar konflik tidak diselesaikan dengan mengorbankan masyarakat sipil di kedua belah pihak.

Menurutnya, penyelesaian jangka panjang hanya dapat dicapai melalui kesepakatan yang menjamin keamanan bersama. Ia juga mendorong kelanjutan negosiasi antara Lebanon dan Israel guna meredakan ketegangan yang terus meningkat.

Wadephul menekankan bahwa Lebanon tidak boleh menjadi “medan perang” yang membuat warga sipil menanggung dampak konflik. Ia menilai kondisi tersebut justru berpotensi memperburuk situasi keamanan di kawasan dan tidak memberikan solusi jangka panjang bagi Israel.

Baca Artikel Lainnya: Sudan Tuduh UEA dan Ethiopia Terlibat Serangan Drone ke Bandara Khartoum

Sementara itu, Sa’ar menyebut warga Israel di wilayah utara saat ini hidup dalam tekanan akibat serangan yang dilancarkan Hizbullah. Ia menegaskan bahwa langkah militer yang diambil merupakan bentuk pertahanan diri.

Di lapangan, eskalasi konflik masih terus berlangsung. Militer Israel dilaporkan melancarkan sekitar 60 serangan ke wilayah Lebanon dalam satu hari, yang mengakibatkan sedikitnya lima orang tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Sebagai respons, Hizbullah mengklaim telah melakukan 17 serangan balasan yang menargetkan berbagai posisi militer Israel, termasuk tank dan konsentrasi pasukan di wilayah perbatasan.

Meskipun gencatan senjata telah disepakati sejak pertengahan April, serangan lintas batas tetap terjadi. Israel juga dilaporkan menetapkan zona terlarang sejauh 10 kilometer dari garis perbatasan, serta membatasi akses warga sipil dan media ke wilayah tersebut.

Data dari Kementerian Kesehatan Lebanon menunjukkan bahwa sejak 2 Maret, serangan Israel telah menyebabkan sekitar 2.700 orang tewas dan lebih dari 8.200 lainnya luka-luka. Angka tersebut mencerminkan dampak kemanusiaan yang signifikan dari konflik yang masih berlangsung.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa situasi di Lebanon selatan masih berada dalam kondisi rapuh. Dukungan internasional dan upaya diplomatik dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruHizbullahisraelJermanLebanon selatan
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Sudan Tuduh UEA dan Ethiopia Terlibat Serangan Drone ke Bandara Khartoum

Next Post

PM Irak Ditunjuk Tawarkan Peran Mediasi Iran-AS

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

13 Mei 2026
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

13 Mei 2026
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

13 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.