• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Kiai Ashari

Kiai Ashari Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati

5 hari ago
Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

14 jam ago
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

14 jam ago
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, Mei 14, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Nasional

Kiai Ashari Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati

Polisi dalami dugaan kekerasan seksual di lingkungan pesantren, korban disebut alami intimidasi dan tekanan psikologis

by Admin Andalus
5 hari ago
A A
Kiai Ashari

Pendiri pondok pesantren (ponpes) Tahfidzul Qur'an Ndolo Kusumo di Pati Kiai Ashari (51) ditangkap polisi kasus pencabulan santriwati.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aparat kepolisian menetapkan Kiai Ashari sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pati. Kasus yang disebut telah berlangsung sejak 2024 itu kini masih dalam penanganan pihak berwenang.

Kiai Ashari diketahui merupakan pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Penetapan tersangka dilakukan setelah adanya laporan dari keluarga korban yang mengungkap dugaan tindakan asusila di lingkungan pesantren tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 50 santriwati.

Laporan awal disampaikan oleh seorang ayah korban yang dikenal dengan nama Pak Di. Ia mengaku mulai curiga terhadap perilaku pengasuh pesantren setelah mengetahui kondisi yang dialami anaknya.

RelatedPosts

No Content Available

Pak Di mengatakan dirinya sempat mengumpulkan tokoh masyarakat dan warga sekitar untuk menyampaikan dugaan penyimpangan yang dilakukan pelaku. Namun upaya tersebut disebut tidak berjalan mudah karena banyak warga merasa takut dan segan terhadap sosok kiai yang dinilai memiliki pengaruh besar di lingkungan sekitar.

“Warga dan tokoh masyarakat takut karena pelaku dianggap memiliki pengaruh besar,” ungkapnya.

Menurut Pak Di, perjuangan mencari keadilan sudah dimulai sejak 2024. Namun keterbatasan ekonomi membuat proses pendampingan hukum sempat mengalami hambatan.

Ia menegaskan bahwa pelaporan dilakukan bukan hanya demi anaknya sendiri, tetapi juga untuk mencegah munculnya korban lain di lingkungan pesantren.

Setelah laporan masuk ke kepolisian, pihak keluarga korban mengaku mendapat tekanan agar mencabut laporan tersebut. Pak Di menyebut ada sejumlah pihak yang datang meminta kasus dihentikan.

Baca Artikel Lainnya: Hemedti Tegaskan Siap Perang hingga 2040, RSF Klaim Tak Akan Menyerah

Meski demikian, ia menolak mencabut laporan dan memilih terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

“Saya tetap ingin kasus ini diproses sampai selesai,” katanya.

Kuasa hukum korban, Ali Yusron, mengungkapkan bahwa para santriwati diduga mengalami tekanan psikologis dan intimidasi agar tidak melapor kepada pihak berwenang.

Menurutnya, korban kerap diancam akan dibuka aib pribadinya apabila berani mengungkap kasus tersebut kepada pihak luar.

Ia menyebut pola tekanan tersebut membuat sebagian korban memilih diam dan tetap berada di lingkungan pesantren dalam waktu cukup lama.

Ali Yusron juga mengaku prihatin dengan jumlah korban yang disebut terus bertambah selama proses penyelidikan berlangsung.

Selain dugaan intimidasi, tim kuasa hukum korban mengaku sempat mendapat tawaran uang agar perkara dihentikan. Namun tawaran tersebut disebut telah ditolak.

Ali Yusron menyatakan dirinya juga menerima ancaman setelah menolak upaya penghentian kasus secara damai.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan membuka kemungkinan adanya tambahan korban maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara itu.

Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan kembali menjadi sorotan publik, terutama terkait perlindungan terhadap anak dan santri di lembaga pendidikan berbasis keagamaan. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: kasus asusila pesantrenKiai AshariPati Jawa TengahPondok Pesantren Ndholo Kusumo
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Hemedti Tegaskan Siap Perang hingga 2040, RSF Klaim Tak Akan Menyerah

Next Post

Ahmad al-Sharaa Copot Jabatan Kedua Saudaranya, Hapus Nepotisme di Pemerintahan Suriah

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

13 Mei 2026
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

13 Mei 2026
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

13 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.