• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Beri Bonus Besar untuk Petani Gandum Suriah

3 jam ago
Aktivis Gaza

Aktivis Gaza Mengaku Dipukul dan Diintimidasi usai Dicegat Israel di Laut Mediterania

12 menit ago
Suriah

Otoritas Suriah Wajibkan Seluruh Toko Tutup Saat Shalat Jumat

3 jam ago
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa (tengah kanan) pada Mei 2025.Shutterstock

Ahmad al-Sharaa Diundang ke KTT G7 di Prancis

1 hari ago
Gaza

Krisis Gaza Memburuk, Bantuan Rekonstruksi Internasional Dinilai Sangat Lambat

1 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Jumat, Mei 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Suriah

Ahmad al-Sharaa Beri Bonus Besar untuk Petani Gandum Suriah

Langkah Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa Selamatkan Petani dan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

by Admin Andalus
3 jam ago
A A
Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan Pasukan Demokratik Suriah. (Ali Haj Suleiman/Getty Images via AFP)

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa kembali menunjukkan perhatian besarnya terhadap sektor pertanian dengan mengeluarkan Dekret Nomor 120 Tahun 2026 yang memberikan bonus insentif kepada para petani gandum di seluruh negeri. Kebijakan ini disambut luas sebagai langkah penting untuk mendukung para petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan Suriah di tengah proses pemulihan negara pasca jatuhnya Assad.

Melalui dekret tersebut, setiap petani yang menyerahkan hasil panen gandumnya kepada Perusahaan Gandum Suriah akan memperoleh bonus tambahan sebesar 9.000 pound Suriah baru untuk setiap ton gandum, di luar harga pembelian resmi yang telah ditetapkan.

Dengan tambahan bonus itu, total harga pembelian gandum Suriah kini diperkirakan mendekati 400 dolar AS per ton. Angka tersebut jauh lebih mendukung kepentingan petani dibanding musim-musim sebelumnya, terutama di tengah naiknya biaya produksi pertanian dan tantangan ekonomi global.

Kebijakan ini sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap aspirasi para petani di berbagai wilayah Suriah, khususnya di kawasan timur laut seperti Raqqa yang merupakan salah satu pusat produksi gandum terbesar negara tersebut.

RelatedPosts

Otoritas Suriah Wajibkan Seluruh Toko Tutup Saat Shalat Jumat

Ahmad al-Sharaa Diundang ke KTT G7 di Prancis

 

Dekret Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa
Dekret Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Nomor 120 Tahun 2026 yang dikeluarkan oleh Presiden Ahmad al-Sharaa terkait kebijakan pemberian bonus dan dukungan tambahan bagi para petani Suriah

 

Dalam beberapa pekan terakhir, para petani memang menyampaikan keluhan mengenai tingginya biaya produksi, mulai dari pupuk, bahan bakar, benih, hingga alat pertanian yang sebagian besar dipengaruhi fluktuasi dolar AS. Pemerintah Suriah kemudian bergerak cepat dengan menghadirkan solusi nyata melalui bonus insentif yang langsung meningkatkan nilai jual hasil panen mereka.

Banyak pengamat menilai langkah Presiden Ahmad al-Sharaa menunjukkan pendekatan yang lebih dekat kepada rakyat dan sektor-sektor produktif negara. Di tengah berbagai tekanan ekonomi akibat sanksi dan dampak perang panjang, pemerintah berusaha menjaga keseimbangan antara kemampuan negara dan kebutuhan masyarakat.

Suriah Perkuat Sektor Pertanian sebagai Fondasi Pemulihan Negara

Sektor gandum memiliki arti sangat strategis bagi Suriah. Selama bertahun-tahun konflik, produksi pertanian mengalami penurunan tajam akibat rusaknya infrastruktur, terganggunya distribusi bahan bakar, dan berpindahnya jutaan warga dari desa-desa pertanian.

Kini pemerintah Suriah berupaya menghidupkan kembali sektor tersebut sebagai fondasi utama pemulihan ekonomi nasional. Langkah pemberian bonus kepada petani dipandang bukan sekadar kebijakan ekonomi biasa, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengembalikan Suriah menuju swasembada pangan.

Selain meningkatkan harga pembelian gandum, pemerintah juga mulai mempercepat rehabilitasi silo penyimpanan, gudang hasil panen, dan fasilitas logistik pertanian di berbagai provinsi. Perusahaan Gandum Suriah sebelumnya telah mengumumkan program modernisasi pusat penyimpanan sebagai persiapan menghadapi musim panen 2026.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan di masa depan.

Di sisi lain, keputusan ini juga memperlihatkan perubahan pendekatan ekonomi yang lebih pragmatis dan berbasis produksi nasional. Pemerintahan baru Damaskus tampak ingin menggerakkan kembali sektor riil negara, terutama pertanian dan industri dasar, sebagai jalan keluar dari krisis ekonomi berkepanjangan.

Para petani di berbagai wilayah menyambut positif kebijakan tersebut. Banyak di antara mereka menilai keputusan Presiden Ahmad al-Sharaa memberikan harapan baru bagi keberlangsungan sektor pertanian yang selama ini menghadapi tekanan berat.

Langkah ini juga penting untuk mencegah para petani menjual hasil panen mereka ke pasar gelap atau keluar dari jalur distribusi resmi negara. Dengan harga yang lebih kompetitif dan bonus tambahan, pemerintah berupaya memastikan hasil panen nasional tetap masuk ke cadangan strategis negara.

Dalam konteks yang lebih luas, kebijakan ini memperlihatkan bagaimana pemerintahan Suriah mulai fokus membangun stabilitas ekonomi dari bawah, yakni melalui dukungan langsung kepada petani, pekerja, dan sektor produksi domestik.

Bagi banyak warga Suriah, keputusan Presiden Ahmad al-Sharaa ini bukan hanya tentang angka atau bonus pertanian semata, tetapi tanda bahwa negara mulai kembali hadir untuk mendukung rakyatnya setelah bertahun-tahun dilanda perang dan krisis. (ahmad/andalusmedia.id)

Tags: Ahmad Al-SharaaAl-Sharaakabar suriahPemerintah Baru Suriahsuriah
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Otoritas Suriah Wajibkan Seluruh Toko Tutup Saat Shalat Jumat

Next Post

Aktivis Gaza Mengaku Dipukul dan Diintimidasi usai Dicegat Israel di Laut Mediterania

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Aktivis Gaza

Aktivis Gaza Mengaku Dipukul dan Diintimidasi usai Dicegat Israel di Laut Mediterania

22 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Beri Bonus Besar untuk Petani Gandum Suriah

22 Mei 2026
Suriah

Otoritas Suriah Wajibkan Seluruh Toko Tutup Saat Shalat Jumat

22 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.