• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

2 hari ago
Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

9 menit ago
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

53 menit ago
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

4 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

4 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Rabu, Mei 13, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Suriah

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

by Admin Andalus
2 hari ago
A A
Ahmad al-Sharaa

Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa telah melakukan pengangkatan baru setelah mendapat kritik karena menempatkan banyak temannya di berbagai posisi dalam pemerintahan sementaranya [File: Tolga Akmen/EPA]

2.4k
SHARES
4.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden sementara Suriah, Ahmad al-Sharaa, resmi mengumumkan reshuffle besar pertama dalam pemerintahannya sejak jatuhnya rezim Bashar Assad pada Desember 2024. Perombakan ini menjadi salah satu langkah politik paling penting dalam masa transisi Suriah dan dinilai sebagai sinyal bahwa pemerintahan baru mulai mendengar kritik serta aspirasi masyarakat.

Pengumuman reshuffle disampaikan melalui kantor berita resmi Suriah, SANA, pada Sabtu (10/5). Sejumlah posisi strategis di lingkungan istana, kabinet, hingga pemerintahan daerah ikut mengalami pergantian.

Langkah yang paling menyita perhatian publik adalah pencopotan Maher al-Sharaa, saudara Ahmad al-Sharaa, dari jabatan sekretaris jenderal kepresidenan. Posisi itu kini diberikan kepada Abdul Rahman Badreddine al-Aama, mantan Gubernur Homs yang dikenal dekat dengan proyek reformasi administrasi pemerintahan baru.

Keputusan tersebut langsung menjadi pembicaraan luas di Suriah. Selama beberapa bulan terakhir, pemerintahan Ahmad al-Sharaa menghadapi kritik karena dianggap terlalu banyak mengangkat figur-figur dekatnya ke posisi penting negara, terutama orang-orang yang sebelumnya bekerja bersamanya di Idlib.

RelatedPosts

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

Banyak warga menilai pemerintahan baru mulai membentuk lingkaran kekuasaan sempit dan terlalu bergantung pada kelompok internal tertentu.

Karena itu, pencopotan saudara presiden sendiri sebagai langkah yang penting. Banyak pihak melihat Ahmad al-Sharaa sedang mencoba menunjukkan bahwa pemerintahannya siap melakukan evaluasi dan tidak anti terhadap kritik publik.

Tak hanya di lingkungan istana, reshuffle juga menyasar sejumlah kementerian penting.

Khaled Zaarour resmi ditunjuk sebagai Menteri Informasi yang baru. Sementara Hamza Mustafa dipindahkan untuk menangani urusan luar negeri.

Di sektor ekonomi dan pangan, Bassel Sweidan dipercaya menjadi Menteri Pertanian. Sebelumnya, ia dikenal memimpin tim yang menangani negosiasi ekonomi dengan para pengusaha besar dan jaringan bisnis yang pernah terkait dengan elit lama Suriah.

Perubahan juga terjadi di tingkat daerah. Pemerintah mengganti gubernur di beberapa provinsi strategis seperti Homs, Quneitra, dan Deir Az Zor.

Deir Az Zor sendiri memiliki posisi penting karena menjadi salah satu wilayah dengan sumber daya minyak terbesar di Suriah. Pergantian pejabat di wilayah tersebut dianggap berkaitan dengan upaya pemerintah memperbaiki pengelolaan ekonomi dan sumber daya negara.

Tekanan Ekonomi dan Kritik Publik Dorong Pemerintah Ahmad Al-Sharaa Bergerak

Perombakan kabinet ini tidak terjadi dalam ruang kosong. Selama beberapa bulan terakhir, tekanan terhadap pemerintahan Ahmad Al-Sharaa terus meningkat.

Meski rezim Bashar Assad telah tumbang, kehidupan masyarakat di berbagai wilayah Suriah masih jauh dari stabil. Krisis ekonomi belum sepenuhnya pulih, harga kebutuhan pokok terus naik, lapangan kerja terbatas, dan banyak layanan publik belum kembali berjalan normal.

Di media sosial, kritik terhadap pemerintah juga semakin terbuka. Sebagian warga mulai mempertanyakan arah pemerintahan baru, termasuk soal transparansi, distribusi jabatan, dan lambatnya perbaikan kondisi ekonomi.

Beberapa aksi protes kecil bahkan sempat muncul di sejumlah daerah akibat memburuknya situasi hidup masyarakat.

Dalam situasi seperti itu, reshuffle kabinet Ahmad al-Sharaa sebagai bentuk respons politik terhadap suasana publik yang berkembang.

Banyak pengamat menilai pemerintah baru mulai memahami bahwa legitimasi pasca-revolusi tidak cukup hanya dengan menggulingkan rezim lama. Pemerintah juga harus mampu membangun kepercayaan rakyat melalui tata kelola yang lebih baik dan pemerintahan yang lebih terbuka.

Ahmad al-Sharaa sendiri mewarisi negara yang hancur akibat perang panjang selama lebih dari satu dekade. Infrastruktur rusak, ekonomi lumpuh, dan institusi negara kehilangan banyak fungsi dasar selama era konflik.

Karena itu, tantangan pemerintah Ahmad al-Sharaa saat ini bukan hanya menjaga stabilitas politik, tetapi juga membangun kembali negara dari titik yang sangat rapuh.

Bagi banyak warga Suriah, reshuffle kabinet ini memang belum otomatis menyelesaikan masalah. Namun setidaknya, langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah mulai bergerak dan tidak menutup telinga terhadap kritik masyarakat.

Pencopotan Maher al-Sharaa juga sebagai pesan penting bahwa kedekatan keluarga bukan jaminan untuk tetap berada di lingkaran kekuasaan.

Di tengah harapan besar rakyat Suriah terhadap masa depan baru pasca-Assad, publik kini menunggu apakah perubahan kabinet ini benar-benar akan diikuti langkah nyata di lapangan.

Masyarakat ingin melihat perbaikan ekonomi, pelayanan publik yang lebih baik, lapangan kerja yang mulai terbuka, serta pemerintahan yang lebih profesional dan mewakili seluruh rakyat Suriah.

Era baru Suriah telah dimulai, namun tantangan sesungguhnya bagi Ahmad al-Sharaa baru saja dimulai, membuktikan bahwa pemerintahan baru bisa berbeda dari masa lalu yang selama puluhan tahun dipenuhi otoritarianisme, korupsi, dan kekuasaan keluarga. (ahmad/andalusmedia.id)

Tags: Ahmad Al-SharaaAl-Sharaaberita Timur Tengah terbarukabar suriahPemerintah Baru Suriahsuriah
Share963Tweet602SendShare
Previous Post

Pengadilan Suriah Sita Aset Bashar dan Maher al-Assad

Next Post

Michael Lynk Tuduh Israel Ingin Hapus Warga Palestina, Termasuk Komunitas Kristen

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

13 Mei 2026
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

13 Mei 2026
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

13 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.