• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Hubungan AS dan Israel

Hubungan AS dan Israel Mulai Berubah, Trump Dinilai Lebih Dahulukan Kepentingan Amerika

2 bulan ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
Bandara Abu al-Duhur

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Amerika

Hubungan AS dan Israel Mulai Berubah, Trump Dinilai Lebih Dahulukan Kepentingan Amerika

Laporan Politico menyebut hubungan Amerika Serikat dan Israel mulai memasuki babak baru. Pemerintahan Donald Trump dinilai lebih mengutamakan kepentingan nasional AS dibanding memberikan dukungan tanpa syarat kepada pemerintahan Benjamin Netanyahu.

by Admin Andalus
2 bulan ago
A A
Hubungan AS dan Israel

Wakil Presiden AS, JD.Vance.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hubungan Amerika Serikat dan Israel disebut mulai mengalami perubahan signifikan di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Laporan terbaru Politico mengungkap bahwa Washington kini lebih mengedepankan kepentingan nasional Amerika dibanding mempertahankan pola hubungan lama yang selama ini identik dengan dukungan penuh terhadap Tel Aviv.

Perubahan tersebut terlihat dari semakin seringnya muncul perbedaan pandangan antara pemerintahan Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam menyikapi berbagai isu strategis di Timur Tengah. Mulai dari pendekatan terhadap Iran hingga operasi militer Israel di Lebanon, kedua negara dinilai tidak lagi selalu berjalan seirama.

Dalam laporan yang ditulis Felicia Schwartz, Alex Gangitano, dan Dasha Burns, Politico menyebut pemerintah Israel awalnya yakin kemenangan Trump pada pemilu presiden akan memastikan hubungan kedua negara semakin erat. Bahkan, Tel Aviv berharap Israel tetap menjadi pengecualian dalam kebijakan luar negeri America First yang menjadi ciri khas Trump.

Namun harapan itu mulai memudar. Sejumlah pejabat yang dikutip Politico mengatakan Gedung Putih kini memandang setiap kebijakan luar negeri harus diukur berdasarkan manfaat langsung bagi kepentingan Amerika Serikat. Pendekatan itu membuat hubungan dengan Israel tidak lagi diposisikan sebagai prioritas mutlak.

RelatedPosts

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

Perubahan sikap Washington mulai terlihat setelah operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran beberapa bulan lalu. Meski operasi tersebut memperlihatkan koordinasi kedua negara, perkembangan setelahnya justru menunjukkan adanya perbedaan strategi dalam menghadapi dinamika kawasan.

Salah satu tanda paling jelas muncul ketika pemerintahan Trump memilih membuka jalur diplomasi dengan Iran. Langkah tersebut dipandang sebagai upaya menjaga stabilitas kawasan sekaligus melindungi kepentingan ekonomi Amerika, termasuk menjaga stabilitas harga minyak dunia dan keamanan jalur pelayaran internasional.

Politico menilai pernyataan Wakil Presiden JD Vance menjadi gambaran perubahan arah kebijakan tersebut. Dalam beberapa kesempatan, Vance mengingatkan bahwa Israel tidak dapat menganggap dukungan Amerika akan selalu diberikan tanpa syarat.

Menurut sumber-sumber di lingkungan Gedung Putih, pandangan Vance bukan sekadar opini pribadi. Pernyataan itu disebut sejalan dengan cara pandang Presiden Trump yang ingin memastikan seluruh kebijakan luar negeri benar-benar menguntungkan Amerika Serikat.

 

Baaca Artikel Lainnya: Pidato Netanyahu Disela Teriakan Mundur dalam Wisuda Perwira Tempur Israel

 

Laporan tersebut juga menyebut komunikasi tingkat tinggi antara Washington dan Tel Aviv tidak lagi seintensif sebelumnya. Frekuensi pertemuan antara Netanyahu dan pejabat senior Gedung Putih mulai berkurang dibanding periode awal pemerintahan Trump.

Di dalam pemerintahan, pengaruh JD Vance disebut semakin besar, terutama setelah keterlibatannya dalam proses diplomasi dengan Iran. Vance selama ini dikenal sebagai tokoh yang menilai kepentingan Amerika Serikat tidak selalu identik dengan kepentingan Israel.

Ia juga berulang kali menyampaikan bahwa Washington sebaiknya tidak terseret ke dalam konflik regional hanya demi memenuhi kepentingan negara sekutu. Pendekatan tersebut dinilai semakin mendapat tempat di lingkungan pemerintahan Trump.

Perbedaan prioritas juga terlihat ketika Presiden Trump mengkritik operasi militer Israel di Lebanon. Trump menilai eskalasi tersebut berpotensi mengganggu proses diplomasi yang sedang dibangun Washington dengan Teheran.

Sementara itu, pemerintah Israel tetap menempatkan ancaman Iran dan Hizbullah sebagai fokus utama kebijakan keamanannya. Perbedaan cara pandang inilah yang menurut sejumlah analis mulai memperlebar jarak antara Washington dan Tel Aviv.

Meski demikian, para pejabat Israel masih berharap hubungan dengan Gedung Putih dapat kembali menghangat. Sebagian kalangan di Tel Aviv menilai ketegangan yang muncul lebih dipengaruhi oleh peran JD Vance dibanding perubahan sikap Trump secara keseluruhan.

Namun orang-orang dekat Wakil Presiden AS membantah anggapan tersebut. Mereka menegaskan bahwa pandangan Vance sepenuhnya mencerminkan arah kebijakan Presiden Trump. Kritik Trump terhadap Netanyahu, baik yang disampaikan secara terbuka maupun dalam berbagai pembahasan internal, dinilai menjadi bukti bahwa Washington sedang menata ulang hubungan strategisnya dengan Israel.

Politico menyimpulkan dinamika tersebut bukan sekadar perbedaan pendapat antarpemimpin, melainkan bagian dari redefinisi hubungan Amerika Serikat dan Israel. Jika tren ini terus berlanjut, perubahan tersebut diperkirakan akan memengaruhi kebijakan kedua negara terhadap berbagai konflik di Timur Tengah dalam beberapa tahun ke depan. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Amerika SerikatBenjamin NetanyahuDonald Trumpisrael
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Pidato Netanyahu Disela Teriakan Mundur dalam Wisuda Perwira Tempur Israel

Next Post

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

19 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.