• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Irak

PM Irak Ditunjuk Tawarkan Peran Mediasi Iran-AS

1 minggu ago
Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

14 jam ago
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

14 jam ago
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, Mei 14, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Irak

PM Irak Ditunjuk Tawarkan Peran Mediasi Iran-AS

Baghdad dorong jalur diplomasi, siap jembatani ketegangan Teheran–Washington

by Admin Andalus
1 minggu ago
A A
Irak

Perdana Menteri Irak yang ditunjuk Ali Faleh al-Zaidi

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perdana Menteri Irak yang ditunjuk, Ali Faleh al-Zaidi, menyatakan kesiapan negaranya untuk berperan sebagai mediator dalam meredakan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan al-Zaidi dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada Selasa (5/5/2026). Dalam pembicaraan itu, ia menegaskan bahwa Irak mendukung penuh jalur diplomasi dan dialog sebagai solusi utama dalam menyelesaikan konflik serta berbagai krisis regional.

Al-Zaidi menilai bahwa eskalasi ketegangan antara Teheran dan Washington memerlukan pendekatan yang konstruktif dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Irak memiliki posisi strategis dan hubungan yang relatif seimbang dengan kedua pihak, sehingga berpotensi memainkan peran sebagai penengah.

Menurutnya, keterlibatan Irak dalam proses mediasi dapat membantu membuka ruang komunikasi yang lebih luas dan mengurangi risiko konflik terbuka. Ia juga menekankan pentingnya stabilitas kawasan, yang dinilai sangat bergantung pada hubungan antara Iran dan Amerika Serikat.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pihak turut membahas hubungan bilateral antara Irak dan Iran. Mereka sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor, termasuk ekonomi dan keamanan, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.

Selain itu, al-Zaidi dan Pezeshkian juga menyatakan komitmen untuk melanjutkan komunikasi intensif melalui pertukaran kunjungan resmi antar pejabat tinggi kedua negara. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan strategis sekaligus menjaga stabilitas kawasan.

Sebelumnya, Pakistan sempat menjadi tuan rumah pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat. Namun, proses tersebut belum menghasilkan kesepakatan konkret akibat perbedaan pandangan yang masih tajam, terutama terkait isu program nuklir Iran.

Baca Artikel Lainnya: Menlu Jerman Dukung Kehadiran Pasukan Israel di Lebanon Selatan

Situasi ini menunjukkan bahwa upaya diplomatik masih menghadapi tantangan besar. Oleh karena itu, inisiatif dari Irak dinilai sebagai peluang baru untuk mendorong dialog yang lebih produktif antara kedua negara.

Sebagai negara yang berada di tengah dinamika geopolitik kawasan, Irak memiliki kepentingan langsung terhadap stabilitas regional. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kerap berdampak pada situasi keamanan di Irak, sehingga peran mediasi dinilai sejalan dengan kepentingan nasionalnya.

Pengamat menilai bahwa keberhasilan Irak dalam menjalankan peran ini akan sangat bergantung pada kemampuan menjaga keseimbangan hubungan dengan kedua pihak. Selain itu, dukungan internasional juga menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Irak sebagai mediator.

Dengan latar belakang tersebut, langkah al-Zaidi menawarkan peran mediasi menjadi sinyal bahwa Irak ingin mengambil posisi lebih aktif dalam diplomasi regional. Upaya ini diharapkan dapat berkontribusi pada terciptanya stabilitas yang lebih luas di Timur Tengah.

RelatedPosts

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

Perkembangan selanjutnya dari inisiatif ini akan menjadi perhatian komunitas internasional, terutama dalam melihat sejauh mana peluang terciptanya dialog konstruktif antara Iran dan Amerika Serikat. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Ali Faleh Al-Zaidiberita Timur Tengah terbaruhubungan Iran Amerika Serikatkonflik Iran AS
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Menlu Jerman Dukung Kehadiran Pasukan Israel di Lebanon Selatan

Next Post

Mesir Nyatakan Solidaritas Penuh untuk UEA Hadapi Serangan Iran

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

13 Mei 2026
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

13 Mei 2026
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

13 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.