• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Presiden Irak

Presiden Irak Tunjuk Ali al-Zaidi Bentuk Pemerintahan Baru

1 minggu ago
Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

14 jam ago
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

14 jam ago
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, Mei 14, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Irak

Presiden Irak Tunjuk Ali al-Zaidi Bentuk Pemerintahan Baru

Kandidat kompromi diberi waktu 30 hari susun kabinet di tengah dinamika politik Irak

by Admin Andalus
1 minggu ago
A A
Presiden Irak

Presiden Irak Nizar Amidi menugaskan Ali al-Zaidi untuk membentuk pemerintahan dalam sebuah upacara yang diadakan di Istana Republik di Baghdad pada hari Senin (menurut Kantor Berita Irak).

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Irak Nizar Amidi secara resmi menunjuk Ali al-Zaidi untuk membentuk pemerintahan baru. Penugasan tersebut dilakukan dalam sebuah upacara resmi di Istana Republik, Baghdad, pada Senin (27/4/2026).

Dalam pernyataan kepresidenan, al-Zaidi yang merupakan kandidat dari blok parlemen terbesar, Kerangka Koordinasi, diberikan mandat selama 30 hari untuk menyusun dan mempresentasikan susunan kabinetnya kepada parlemen.

Upacara penunjukan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Ketua Parlemen Mahmoud al-Halbousi dan Ketua Mahkamah Agung Faiq Zaidan. Selain itu, hadir pula para pemimpin aliansi politik serta anggota parlemen dan tokoh penting lainnya.

Sebelumnya, “Kerangka Koordinasi” mengumumkan pencalonan al-Zaidi setelah dua kandidat utama, Nouri al-Maliki dan Mohammed Shia al-Sudani, menarik diri dari bursa calon perdana menteri. Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mengakhiri kebuntuan politik yang sempat berlangsung dan mendorong tercapainya konsensus nasional.

RelatedPosts

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

Ali al-Zaidi dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang hukum, keuangan, dan perbankan. Lahir di Provinsi Dhi Qar pada 1983, ia menyelesaikan pendidikan magister di bidang keuangan dan perbankan. Dalam karier profesionalnya, ia pernah memimpin sejumlah lembaga, termasuk Bank Nasional Selatan, serta terlibat dalam pengelolaan institusi pendidikan dan perusahaan investasi.

Baca Artikel Lainnya: Serangan di Lebanon Selatan Tentara dan Paramedis Jadi Sasaran, Hizbullah Balas dengan 11 Operasi

Meski memiliki pengalaman luas di sektor bisnis, al-Zaidi tergolong figur baru dalam dunia politik nasional. Ia juga belum pernah menduduki jabatan pemerintahan sebelumnya. Namun demikian, sejumlah pihak menilai dirinya sebagai sosok kompromi yang dapat diterima berbagai kelompok politik di Irak.

Penunjukan ini terjadi di tengah kompleksitas dinamika politik Irak yang kerap diwarnai tarik-menarik kepentingan antar kelompok. Proses pembentukan pemerintahan di negara tersebut sering kali menghadapi tantangan, baik dari dalam negeri maupun pengaruh eksternal.

Dalam sistem politik Irak, perdana menteri memegang peran sebagai kepala pemerintahan dengan kekuasaan eksekutif, sementara presiden memiliki fungsi yang lebih bersifat seremonial. Oleh karena itu, keberhasilan al-Zaidi dalam membentuk kabinet akan sangat menentukan arah kebijakan pemerintahan ke depan.

Selain itu, faktor geopolitik juga menjadi tantangan tersendiri. Irak berada dalam posisi strategis di kawasan Timur Tengah dan kerap menjadi arena pengaruh antara negara besar seperti Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini membuat proses politik domestik tidak lepas dari dinamika regional.

Dengan waktu yang terbatas, al-Zaidi diharapkan mampu menyusun kabinet yang inklusif dan mendapat dukungan parlemen. Keberhasilan tersebut akan menjadi langkah awal dalam meredakan ketegangan politik serta mendorong stabilitas nasional Irak.

Perkembangan selanjutnya dari proses pembentukan pemerintahan ini akan menjadi perhatian, baik di tingkat domestik maupun internasional, mengingat pentingnya posisi Irak dalam peta politik kawasan. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbarupemerintahan baru Irakpolitik IrakPresiden Irak
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Al-Sharaa Bahas Investasi dan Rekonstruksi dengan Pengusaha UEA, Mesir, dan Turki

Next Post

Rusia-Iran dan Permainan Besar Timur Tengah

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

13 Mei 2026
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

13 Mei 2026
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

13 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.