• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Strategi Nasional

Suriah Bahas Strategi Nasional untuk Menangkal Ujaran Kebencian dan Perpecahan

1 minggu ago
Menlu Suriah

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

4 hari ago
Suriah dan Turki

Menlu Suriah dan Turki Bahas Stabilitas Regional serta Penguatan Kerja Sama Bilateral

4 hari ago
Suriah-Saudi

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

6 hari ago
Belanda

Belanda Gelontorkan 15 Juta Euro untuk Pulihkan Layanan Dasar dan Ekonomi Suriah

6 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, Oktober 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

Suriah Bahas Strategi Nasional untuk Menangkal Ujaran Kebencian dan Perpecahan

Pemerintah Suriah menggelar lokakarya bersama badan nasional dan pakar PBB di Damaskus untuk membahas penyusunan kebijakan nasional dalam menangani ujaran kebencian, memperkuat kohesi sosial, dan mendukung proses pemulihan negara.

by Admin Andalus
1 minggu ago
A A
Strategi Nasional

Lokakarya untuk melawan ujaran kebencian di Suriah.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Suriah mulai membahas penyusunan kebijakan nasional untuk memerangi ujaran kebencian melalui lokakarya konsultatif yang melibatkan badan-badan nasional dan para ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Suriah itu dimulai di Damaskus pada Ahad (11/10/2026). Forum tersebut membahas pendekatan nasional untuk menangani ujaran kebencian sekaligus merumuskan langkah-langkah yang diperlukan dalam penyusunan kebijakan terkait.

Menurut laporan kantor berita SANA, para peserta mendiskusikan kondisi ujaran kebencian di Suriah, standar internasional yang relevan, serta kerangka nasional yang telah tersedia beserta berbagai tantangannya.

Pembahasan juga mencakup penentuan prioritas penanganan, pembagian peran para pemangku kepentingan, mekanisme koordinasi nasional, dan kebutuhan dukungan teknis untuk menerapkan kebijakan yang nantinya disusun.

RelatedPosts

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

PBB Dukung Upaya Penyusunan Kebijakan

Wakil Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Suriah, Claudio Cordone, mengatakan ujaran kebencian berdampak terhadap seluruh kelompok dalam masyarakat Suriah tanpa terkecuali.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah Suriah yang memimpin proses penyusunan rencana aksi untuk menghadapi fenomena tersebut. Cordone juga menyebut inisiatif itu sebagai yang pertama dari jenisnya di dunia Arab.

Kantor Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Suriah, lanjut Cordone, berharap dapat memperkuat kerja sama dengan pemerintah Suriah melalui kemitraan bersama tim PBB di negara tersebut.

Kerja sama itu diharapkan dapat membantu upaya penanganan ujaran kebencian melalui pendekatan yang melibatkan berbagai pihak. Meski demikian, lokakarya tersebut masih berfokus pada pembahasan kerangka kebijakan dan langkah yang diperlukan, bukan pengumuman bahwa kebijakan nasional telah ditetapkan.

 

Baca Artikel Lainnya: Suriah Galang Dukungan 45 Negara untuk Hadapi Pelanggaran ‘Israel’ di Wilayah Selatan

 

Ujaran Kebencian Dinilai Menghambat Persatuan

Direktur Departemen Organisasi dan Konferensi Internasional di Kementerian Luar Negeri Suriah, Saad Baroud, menyoroti dampak konflik dan kebijakan masa lalu terhadap hubungan antarkelompok masyarakat.

Menurut Baroud, pemerintahan Bashar al-Assad yang telah digulingkan memperdalam perpecahan selama lebih dari lima dekade. Ia menilai kebijakan pada masa tersebut turut memperkuat sektarianisme serta perpecahan berdasarkan agama dan wilayah, sehingga keragaman masyarakat Suriah berubah menjadi sumber kecurigaan dan ketakutan.

Baroud juga mengatakan bahwa setelah berakhirnya pemerintahan tersebut, muncul upaya menggunakan retorika sektarian untuk memicu ketegangan dan konflik. Namun, ia menilai masyarakat Suriah menunjukkan kesadaran dengan menolak narasi yang memecah belah dan tetap berpegang pada persatuan negara.

Pernyataan tersebut merupakan penilaian Baroud mengenai kondisi sosial-politik Suriah dan tantangan yang dihadapi dalam proses pemulihan nasional.

Ia menegaskan bahwa penanganan ujaran kebencian merupakan bagian dari pembangunan negara serta salah satu fondasi bagi pemulihan dan rekonstruksi. Pemerintah, menurutnya, perlu memastikan lembaga negara melayani seluruh warga secara setara tanpa membedakan latar belakang mereka.

Pendidikan, Media, dan Penegakan Hukum

Baroud menekankan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap negara berkaitan erat dengan kemampuan lembaga pemerintah dalam menjamin hak dan keadilan bagi setiap warga.

Karena itu, ia menilai Suriah membutuhkan kebijakan yang jelas dan menyeluruh untuk menangani ujaran kebencian. Langkah yang diusulkan meliputi kampanye peningkatan kesadaran, program pendidikan dan kebudayaan, penguatan tanggung jawab media, serta pengembangan dialog antarkelompok masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya perangkat pemantauan dan sistem peringatan dini untuk mendeteksi potensi penyebaran ujaran kebencian sebelum berkembang menjadi ketegangan sosial.

Selain pendekatan edukatif, Baroud menyatakan bahwa tindakan hukum yang bersifat pencegahan dapat dipertimbangkan apabila persyaratannya terpenuhi. Ia menekankan perlunya standar dan jaminan yang jelas agar penerapan hukum tidak disalahgunakan.

Pembahasan mengenai kebijakan nasional tersebut menjadi bagian dari upaya Suriah menghadapi tantangan sosial setelah bertahun-tahun mengalami konflik dan perpecahan. Tahap selanjutnya akan bergantung pada proses perumusan kebijakan, koordinasi antarlembaga, serta dukungan teknis yang diperlukan untuk pelaksanaannya. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruKementerian Luar Negeri SuriahPBBsuriahujaran kebencian
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Suriah Galang Dukungan 45 Negara untuk Hadapi Pelanggaran ‘Israel’ di Wilayah Selatan

Next Post

Al-Shaibani Kunjungi Benghazi, Suriah Bahas Isu Keamanan dan Nasib Warganya di Libya

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Menlu Suriah

Menlu Suriah: Keamanan Arab Saudi Bagian dari Keamanan Suriah dan Kawasan

17 Oktober 2026
Suriah dan Turki

Menlu Suriah dan Turki Bahas Stabilitas Regional serta Penguatan Kerja Sama Bilateral

17 Oktober 2026
Suriah-Saudi

Suriah-Saudi Intensifkan Diplomasi, Al-Shaibani Pimpin Delegasi Tingkat Tinggi ke Riyadh

16 Oktober 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.