• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Presiden Ahmad Al-Sharaa dalam sidang perdana Majelis Rakyat Suriah

Nasihat Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa kepada Majelis Rakyat

2 minggu ago
Asy Syaraa

Asy Syaraa Buka Peluang Kesepakatan dengan Israel, Suriah Utamakan Jaminan Keamanan

9 jam ago
Houthi

Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi, Front Baru Perang AS-Iran Makin Memanas

10 jam ago
PBB

PBB Peringatkan 74 Ribu Anak Gaza Berisiko Malnutrisi Akut dalam Setahun

3 hari ago
Pemimpin Baru Hamas

Pemimpin Baru Hamas Tetapkan 6 Prioritas, Hentikan Serangan Israel Jadi Fokus Utama

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Senin, Juli 27, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Suriah

Nasihat Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa kepada Majelis Rakyat

Mengutip Surah Asy-Syura, Al-Sharaa Ingatkan Amanah Anggota Dewan Adalah Melayani Rakyat

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
Presiden Ahmad Al-Sharaa dalam sidang perdana Majelis Rakyat Suriah

Sambutan Presiden Ahmad Al-Sharaa dalam sidang perdana Majelis Rakyat Suriah

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sidang perdana Majelis Rakyat Suriah pada resmi digelar 12 Juli 2026. Momen itu menjadi kesempatan bagi Presiden Ahmad Al-Sharaa menyampaikan arah baru politik Suriah, membangun negara melalui musyawarah, tanggung jawab, dan supremasi hukum.

Dalam pidatonya di hadapan 206 anggota Majelis Rakyat, Al-Sharaa tidak mengajak para anggota memberikan loyalitas kepada seorang pemimpin, melainkan mengingatkan bahwa amanah terbesar mereka adalah melayani rakyat Suriah.

Ia menegaskan bahwa Suriah sedang membuka lembaran sejarah baru yang harus dibangun di atas nilai-nilai peradaban, dialog, kompetensi, dan penghormatan terhadap lembaga negara. Karena itu, Majelis Rakyat diminta menjadi contoh dalam menjalankan amanah publik, bukan sekadar menjadi lembaga formalitas.

Untuk menegaskan prinsip tersebut, Al-Sharaa mengutip firman Allah dalam Surah Asy-Syura ayat 38:

RelatedPosts

Asy Syaraa Buka Peluang Kesepakatan dengan Israel, Suriah Utamakan Jaminan Keamanan

Trump Kembali Desak Suriah Hadapi Hizbullah, Damaskus Tetap Tolak Intervensi Militer

وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ

“Dan (bagi) orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, melaksanakan salat, sedangkan urusan mereka diputuskan dengan musyawarah di antara mereka, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. Asy-Syura: 38)

Melalui ayat tersebut, Al-Sharaa mengingatkan bahwa syura atau musyawarah bukan sekadar mekanisme politik, tetapi merupakan salah satu karakter orang-orang beriman sebagaimana diajarkan Al-Qur’an. Karena itu, keputusan-keputusan yang dihasilkan Majelis Rakyat harus lahir melalui dialog yang jujur, pertimbangan yang matang, serta mengutamakan kemaslahatan masyarakat.

Ia juga mengatakan bahwa sejak awal sejarah manusia, berbagai persoalan selalu diselesaikan melalui kesepakatan dan musyawarah. Oleh sebab itu, parlemen harus menjadi tempat lahirnya keputusan-keputusan yang berpihak kepada rakyat, bukan kepada kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Al-Sharaa menegaskan bahwa Majelis Rakyat harus menjadi “platform bagi kebenaran dan keadilan”, serta mengajak seluruh anggota meningkatkan ketakwaan dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. Menurutnya, keberhasilan membangun Suriah tidak hanya ditentukan oleh kekuatan institusi, tetapi juga oleh integritas dan tanggung jawab moral para pemegang amanah.

Tanpa Tepuk Tangan Berlebihan, Suasana Sidang Berbeda dengan Era Assad

Salah satu hal yang menarik dari sidang perdana tersebut adalah suasana yang berlangsung tenang dan penuh kekhidmatan.

Setelah menyampaikan pidato, Ahmad al-Sharaa meninggalkan ruang sidang tanpa disambut tepuk tangan panjang ataupun penghormatan berlebihan dari para anggota dewan. Sidang kemudian langsung dilanjutkan sesuai agenda, yakni pengambilan sumpah anggota, pemilihan pimpinan Majelis Rakyat, dan pembahasan mekanisme kerja parlemen.

Pemandangan ini menjadi kontras dengan tradisi yang selama puluhan tahun melekat pada parlemen Suriah di bawah pemerintahan Bashar al-Assad. Pada masa itu, setiap kemunculan presiden hampir selalu diiringi tepuk tangan panjang, pujian yang berulang-ulang, bahkan standing ovation yang berkali-kali menghentikan jalannya pidato. Budaya politik saat itu lebih menonjolkan penghormatan kepada figur penguasa daripada pembahasan substansi kebijakan.

Sidang perdana Majelis Rakyat kali ini memperlihatkan suasana yang berbeda. Fokus peserta sidang tertuju pada jalannya agenda konstitusional dan pembentukan lembaga legislatif, bukan pada seremoni penghormatan kepada presiden. Setelah pidato selesai, proses persidangan berlangsung sebagaimana mestinya.

Pesan yang disampaikan Al-Sharaa pun selaras dengan suasana tersebut. Ia tidak meminta penghormatan kepada dirinya, melainkan mengingatkan bahwa setiap anggota Majelis memikul amanah yang akan dipertanggungjawabkan, baik di hadapan rakyat maupun di hadapan Allah. Karena itu, musyawarah, ketakwaan, keadilan, dan kepentingan rakyat harus menjadi fondasi setiap keputusan yang dihasilkan Majelis Rakyat Suriah dalam membangun masa depan negara pasca runtuhnya rezim Assad. (ahmad/andalusmedia.id)

Tags: Ahmad Al-SharaaAl-Sharaakabar suriahMajelis Rakyat SuriahPemerintah Baru Suriahsuriah
Share947Tweet592SendShare
Previous Post

Empat Penantang Netanyahu di Pemilu Israel 2026, Siapa Paling Berpeluang Akhiri Dominasi Likud?

Next Post

Teheran Tuduh AS Langgar MoU Lewat Serangan Militer, Kepatuhan Resmi Dihentikan

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Asy Syaraa

Asy Syaraa Buka Peluang Kesepakatan dengan Israel, Suriah Utamakan Jaminan Keamanan

27 Juli 2026
Houthi

Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi, Front Baru Perang AS-Iran Makin Memanas

27 Juli 2026
PBB

PBB Peringatkan 74 Ribu Anak Gaza Berisiko Malnutrisi Akut dalam Setahun

24 Juli 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.