• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

2 jam ago
Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

1 jam ago
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

1 minggu ago
Suriah dan Yordania

Suriah dan Yordania Perkuat Kerja Sama, Kecam Serangan Israel dan Iran

1 minggu ago
serangan Houthi

Dua anak tewas, 15 luka-luka dalam serangan Houthi terhadap pengungsi di Marib.

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Jumat, September 18, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa dijadwalkan menghadiri Sidang Umum PBB di New York, dengan agenda yang mencakup hubungan dengan Washington, investasi, rekonstruksi, serta isu keamanan di Suriah.

by Admin Andalus
2 jam ago
A A
Al-Sharaa

Presiden al-Sharaa tiba di New York kali ini dengan Suriah dihapus dari daftar negara sponsor terorisme dan Undang-Undang Caesar serta program sanksi komprehensif telah berakhir.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa dijadwalkan melakukan kunjungan ke New York pada pekan depan untuk menghadiri Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kunjungan tersebut menjadi perjalanan ketiganya ke Amerika Serikat (AS) sejak menjabat sebagai presiden dan untuk kedua kalinya secara berturut-turut ia menghadiri sidang tahunan Majelis Umum PBB.

Namun, kondisi yang menyertai kunjungan kali ini berbeda dibandingkan lawatan pertamanya ke New York pada September 2025. Saat itu, pemerintah Suriah masih berupaya mengakhiri isolasi internasional yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Kini, sejumlah hambatan hukum dan diplomatik terhadap Damaskus telah dicabut. Perubahan tersebut membuat agenda kunjungan al-Sharaa tidak lagi hanya berkisar pada pembukaan kembali hubungan internasional, tetapi juga bagaimana Suriah memanfaatkan keterbukaan tersebut untuk menarik investasi dan membangun kembali negaranya.

RelatedPosts

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

Empat Hari di New York

Al-Sharaa diperkirakan tiba di New York pada 21 September dan berada di kota tersebut selama sekitar empat hari.

Menurut sumber diplomatik Suriah, agenda kunjungan mencakup pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio serta sejumlah kepala negara dan pemerintahan yang hadir dalam Sidang Umum PBB.

Al-Sharaa juga dijadwalkan bertemu dengan media, lembaga penelitian, dan komunitas warga Suriah di AS.

Presiden Suriah dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan Majelis Umum pada 23 September. Ini akan menjadi pidato keduanya di forum tersebut setelah pidato pada September 2025.

Sehari sebelumnya, al-Sharaa dijadwalkan menghadiri dialog yang diselenggarakan Atlantic Council di New York. Forum tersebut akan membahas visi pemerintah Suriah mengenai masa depan negara, rekonstruksi, pemulihan ekonomi, reformasi institusi, serta perkembangan hubungan Suriah-AS.

Dialog tersebut akan dipimpin Brett McGurk, mantan pejabat AS yang pernah menangani sejumlah kebijakan Washington terkait Timur Tengah, Irak, Suriah, dan perang melawan ISIS.

Berbeda dari Kunjungan Pertama

Ketika al-Sharaa datang ke New York pada 2025, pemerintah Suriah masih menghadapi berbagai pembatasan internasional.

Dalam perjalanan tersebut, ia bertemu sejumlah pejabat dan tokoh internasional, termasuk Rubio dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Ia juga bertemu Presiden AS Donald Trump dalam sebuah acara di sela-sela Sidang Umum.

Kunjungan tersebut kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Washington pada November 2025. Al-Sharaa menjadi presiden Suriah pertama yang mengunjungi Gedung Putih sejak negara itu merdeka pada 1946.

Sejumlah perubahan hukum kemudian terjadi. Pada November 2025, Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi yang menghapus al-Sharaa dan Menteri Dalam Negeri Anas Khattab dari daftar sanksi terkait ISIS dan Al-Qaeda.

Washington juga mencabut sebagian besar program sanksi terhadap Suriah. Undang-Undang Caesar kemudian dicabut pada Desember 2025.

Pada 24 Agustus 2026, AS juga menghapus Suriah dari daftar negara sponsor terorisme. Dengan perubahan tersebut, hubungan Damaskus-Washington memasuki tahap baru.

 

Baca Artikel Lainnya: Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

 

Dari Sanksi Menuju Investasi

Perubahan kebijakan tersebut turut membuka pembahasan mengenai hubungan ekonomi.

Beberapa hari sebelum kunjungan al-Sharaa ke New York, delegasi Kamar Dagang Amerika dilaporkan mengunjungi Damaskus. Perwakilan perusahaan dan pengusaha AS bertemu dengan pejabat Suriah untuk membahas peluang perdagangan dan investasi.

Perhatian kini bergeser dari pertanyaan mengenai kemungkinan perusahaan Amerika memasuki pasar Suriah menjadi pembahasan mengenai sektor investasi, pembiayaan, sistem perbankan, kepastian hukum, dan kemampuan Suriah menyerap modal asing.

Rekonstruksi menjadi salah satu agenda utama karena Suriah masih membutuhkan investasi besar untuk memulihkan infrastruktur dan institusi negara setelah konflik berkepanjangan.

Masih Ada Persoalan Keamanan

Meski hubungan diplomatik dan ekonomi berkembang, sejumlah persoalan keamanan tetap menjadi agenda penting.

Serangan dan operasi militer ‘Israel’ di wilayah Suriah masih menjadi salah satu isu utama. Damaskus juga tengah mengikuti pembicaraan yang dimediasi Washington dengan ‘Israel’ mengenai pengaturan keamanan.

Pembicaraan terbaru berlangsung di Amman pada 23 Agustus. Suriah menegaskan komitmennya terhadap Perjanjian Pelepasan 1974 dan meminta penarikan pasukan ‘Israel’ dari posisi yang diduduki setelah perubahan politik di Suriah.

Proses tersebut masih menghadapi perbedaan terkait posisi militer ‘Israel’ di wilayah Suriah.

Dengan demikian, kunjungan al-Sharaa ke New York berlangsung dalam fase berbeda dibandingkan setahun sebelumnya. Jika kunjungan 2025 berfokus pada upaya membuka kembali hubungan Suriah dengan dunia internasional, agenda 2026 lebih berkaitan dengan bagaimana keterbukaan tersebut diterjemahkan menjadi investasi, rekonstruksi, kerja sama bilateral, dan penyelesaian persoalan keamanan yang masih berlangsung. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Ahmed al-SharaaAmerika Serikatberita Timur Tengah terbaruPBBsuriah
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

Next Post

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

18 September 2026
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

18 September 2026
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

10 September 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.