• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Anggota ISIS

Suriah Tangkap 9 Terduga Anggota ISIS Dekat Zona Demiliterisasi Israel

2 minggu ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
Bandara Abu al-Duhur

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

Suriah Tangkap 9 Terduga Anggota ISIS Dekat Zona Demiliterisasi Israel

Suriah menangkap sembilan terduga anggota ISIS di Quneitra, dekat zona demiliterisasi 'Israel', dalam operasi untuk membongkar jaringan dan memutus jalur pasokan kelompok tersebut.

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
Anggota ISIS

Anggota ISIS yang ditangkap Suriah pada 9 Agustus 2026.

2.4k
SHARES
4.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pasukan keamanan Suriah menangkap sembilan orang yang diduga terlibat dalam jaringan Islamic State (ISIS) di Khan Arnabah, Provinsi Quneitra, pada Ahad (9/8/2026). Lokasi penangkapan berada dekat zona demiliterisasi yang memisahkan Suriah dan ‘Israel’.

Operasi tersebut dilakukan Pasukan Keamanan Dalam Negeri bersama Dinas Intelijen Umum Suriah. Kementerian Dalam Negeri Suriah menyebut penindakan itu sebagai bagian dari operasi untuk memburu jaringan ISIS sekaligus memutus jalur pasokan kelompok tersebut.

Dilansir SANA, Ahad (9/8), para tersangka diduga terlibat dalam berbagai aktivitas pendukung ISIS, termasuk mengumpulkan senjata, memindahkan bahan peledak, serta menyimpan material yang berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut.

Pemimpin Sel ISIS Ikut Ditangkap

Kementerian Dalam Negeri Suriah mengidentifikasi salah satu tersangka sebagai Musab Khalil al-Sheikh, yang juga dikenal dengan nama samaran “al-Sini” atau “Si China”.

RelatedPosts

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

Al-Sheikh disebut memiliki rekam jejak aktivitas bersama ISIS di sejumlah wilayah Suriah. Ia pernah beroperasi di Damaskus dan sekitarnya, kawasan Badia, hingga sejumlah desa di Hauran.

Otoritas Suriah juga menyebut al-Sheikh pernah bergabung dengan kelompok yang berafiliasi dengan Abu Abdulrahman al-Iraqi, salah satu komandan ISIS di wilayah selatan Suriah yang tewas di Daraa pada 2022.

Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan penangkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari operasi berkelanjutan untuk memburu anggota ISIS dan memutus jaringan pasokan kelompok tersebut.

Penangkapan sembilan orang ini menunjukkan bahwa aparat Suriah masih terus memburu sel-sel ISIS yang tersisa di berbagai wilayah.

Quneitra Jadi Wilayah Sensitif

Khan Arnabah berada di Provinsi Quneitra, kawasan strategis yang berdekatan dengan zona demiliterisasi di sepanjang perbatasan Suriah dan ‘Israel’.

Wilayah selatan Suriah menjadi semakin sensitif setelah jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad pada Desember 2024. Aktivitas militer ‘Israel’ di kawasan tersebut meningkat, sementara keamanan di sepanjang perbatasan menjadi salah satu tantangan bagi pemerintahan baru Damaskus.

Di tengah kondisi tersebut, keberadaan jaringan ISIS menambah persoalan keamanan bagi pemerintah Suriah.

Penindakan di Quneitra juga memperlihatkan upaya Damaskus mencegah kelompok tersebut memanfaatkan wilayah selatan sebagai basis untuk membangun kembali jaringan.

 

Baca Artikel Lainnya: Suriah Ambil Alih Hmeimim dan Tartus, Rusia Ubah Strategi Kehadiran Militer

 

Ratusan Terduga Anggota Ditangkap

Operasi di Quneitra menjadi bagian dari rangkaian penindakan terhadap jaringan ISIS yang dilakukan aparat Suriah sepanjang 2026.

Kementerian Dalam Negeri Suriah sebelumnya menyatakan telah menangkap 235 orang yang disebut sebagai anggota ISIS sepanjang Maret hingga Mei 2026.

Dari jumlah tersebut, 198 orang merupakan warga Suriah dan 37 lainnya warga negara asing.

Dalam operasi yang sama, aparat mengklaim membongkar tujuh sel serta menyita 22 alat peledak, 25 senjata, enam kendaraan, dan sejumlah perangkat elektronik.

Rangkaian penangkapan tersebut menunjukkan bahwa meski ISIS telah kehilangan sebagian besar wilayah yang pernah dikuasainya, jaringan kelompok itu masih menjadi persoalan keamanan di Suriah.

Ancaman ISIS Belum Hilang

Penangkapan sembilan terduga anggota ISIS di Khan Arnabah kembali menyoroti tantangan keamanan yang dihadapi pemerintahan baru Suriah.

ISIS memang tidak lagi menguasai wilayah luas seperti pada masa kejayaannya. Namun, sel-sel kecil dan jaringan pendukungnya masih dapat beroperasi secara tersembunyi di sejumlah wilayah.

Bagi Damaskus, operasi di Quneitra bukan sekadar penangkapan sejumlah tersangka. Penindakan tersebut juga menjadi upaya memutus jalur senjata, bahan peledak, serta jaringan logistik yang dapat digunakan untuk membangun kembali kekuatan ISIS.

Posisi Quneitra yang berdekatan dengan zona demiliterisasi membuat pengamanan kawasan tersebut semakin penting. Selain menghadapi ancaman kelompok bersenjata, pemerintah Suriah juga harus menghadapi dinamika keamanan yang terus berubah di wilayah selatan.

Dengan penangkapan sembilan orang tersebut, aparat Suriah kembali menunjukkan bahwa perburuan terhadap jaringan ISIS masih menjadi bagian penting dari agenda keamanan Damaskus. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruisisKhan ArnabahQuneitrasuriah
Share951Tweet594SendShare
Previous Post

Suriah Ambil Alih Hmeimim dan Tartus, Rusia Ubah Strategi Kehadiran Militer

Next Post

Saudi Resmi Bentuk Aliansi Maritim 39 Negara, Laut Merah Jadi Titik Pertahanan Baru

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

19 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.