• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Lebanon

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 51 Orang, Petugas Medis Kembali Jadi Sasaran

2 hari ago
Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

4 jam ago
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

4 jam ago
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

7 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

7 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Rabu, Mei 13, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Lebanon

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 51 Orang, Petugas Medis Kembali Jadi Sasaran

Lebanon tuding Israel langgar hukum internasional setelah serangan menghantam fasilitas kesehatan di wilayah selatan

by Admin Andalus
2 hari ago
A A
Lebanon

Ledakan di Lebanon

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 51 orang tewas akibat serangan Israel dalam 24 jam terakhir, termasuk dua petugas medis yang bertugas di wilayah selatan negara itu.

Serangan terbaru disebut menyasar dua titik layanan kesehatan di kawasan Qalawiya dan Tibnin, Distrik Bint Jbeil.

Pemerintah Lebanon menuding Israel terus melanggar hukum internasional dan norma kemanusiaan dengan menjadikan tenaga medis serta fasilitas kesehatan sebagai target serangan.

“Israel terus melakukan pelanggaran serius dengan menyerang langsung paramedis dan fasilitas kesehatan,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Lebanon.

RelatedPosts

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

Gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat telah memasuki pekan ketiga sejak diberlakukan pada 16 April 2026. Namun, intensitas serangan justru dilaporkan meningkat di berbagai wilayah Lebanon selatan.

Menurut data pemerintah Lebanon, sejak operasi militer Israel dimulai kembali pada 2 Maret 2026, jumlah korban tewas telah mencapai 2.846 orang.

Perserikatan Bangsa-Bangsa juga mencatat sedikitnya 103 tenaga medis Lebanon tewas dan sekitar 230 lainnya terluka akibat lebih dari 130 serangan Israel terhadap fasilitas kesehatan dan petugas medis.

Kepala Pertahanan Sipil Lebanon di Kota Tyre, Ali Safiuddin, mengatakan para petugas penyelamat kini bekerja di bawah ancaman kematian setiap hari.

“Kami hidup dalam ancaman setiap detik. Kami tidak tahu apakah akan selamat atau terbunuh saat menjalankan tugas,” ujarnya kepada Al Jazeera.

Ia menambahkan bahwa banyak rekan mereka telah gugur selama operasi penyelamatan di wilayah konflik yang terus menjadi sasaran serangan udara dan artileri.

Jurnalis Al Jazeera, Obaida Hitto, yang melaporkan langsung dari Tyre, mengatakan hukum humaniter internasional sebenarnya memberikan perlindungan terhadap tenaga medis dan petugas tanggap darurat dalam konflik bersenjata.

Baca Artikel Lainnya: Michael Lynk Tuduh Israel Ingin Hapus Warga Palestina, Termasuk Komunitas Kristen

“Namun di garis depan Lebanon selatan, pertanyaannya bukan lagi apakah serangan akan datang, tetapi berapa banyak petugas yang masih tersisa untuk menolong korban,” katanya.

Sementara itu, dokter bedah perang dan pekerja kemanusiaan, Dr. Tahir Mohammed, mengaku melihat pola serangan yang sama seperti yang terjadi di Jalur Gaza.

Ia mengatakan banyak tenaga kesehatan, mahasiswa kedokteran, dan perawat di Gaza juga menjadi korban serangan Israel selama perang berlangsung.

“Kebijakan menargetkan tenaga kesehatan terlihat konsisten antara Gaza dan Lebanon,” ujarnya.

Menurutnya, jika memiliki kesempatan, Israel akan memperluas pendudukan ke wilayah selatan Lebanon tanpa mempertimbangkan dampak kemanusiaan terhadap warga sipil.

Serangan yang berlangsung sejak awal Maret juga disebut telah memaksa lebih dari 1,2 juta warga Lebanon meninggalkan rumah mereka akibat situasi keamanan yang memburuk.

Meski kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku sejak pertengahan April, berbagai serangan udara dan penembakan artileri masih terus dilaporkan terjadi di wilayah selatan Lebanon.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran internasional terhadap kemungkinan meluasnya konflik regional di Timur Tengah. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruLebanonpetugas medis Lebanonserangan Israel
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Tak Ada Lagi Foto Presiden, Jurnalis Hala Gorani Takjub Perubahan Besar Suriah

Next Post

Aktivis Palestina Saif Abu Kishk Tiba di Barcelona Usai Dideportasi Israel

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

13 Mei 2026
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

13 Mei 2026
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

13 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.