• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Afghanistan

Pria Afghanistan di AS Divonis Bersalah Terkait Bom Bandara Kabul 2021

1 minggu ago
Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

14 jam ago
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

14 jam ago
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

17 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, Mei 14, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Afghanistan

Pria Afghanistan di AS Divonis Bersalah Terkait Bom Bandara Kabul 2021

Juri federal nyatakan terdakwa bersalah, hadapi ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara

by Admin Andalus
1 minggu ago
A A
Afghanistan

Lokasi pemboman bunuh diri di bandara Kabul pada Agustus 2021 (AFP)

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang warga negara Afghanistan, Mohammad Sharifullah, divonis bersalah oleh juri federal di negara bagian Virginia, Amerika Serikat, atas tuduhan terlibat dalam serangan bom bunuh diri di Bandara Kabul pada 2021.

Serangan yang terjadi pada 26 Agustus 2021 di gerbang “Abbey Gate” tersebut menewaskan 13 tentara Amerika Serikat dan sekitar 160 warga sipil Afghanistan. Insiden itu berlangsung di tengah proses evakuasi besar-besaran pasukan AS dari Afghanistan.

Dalam persidangan, Sharifullah dinyatakan bersalah atas dakwaan memberikan dukungan material kepada kelompok ISIS-Khorasan. Atas putusan tersebut, ia menghadapi ancaman hukuman maksimal hingga 20 tahun penjara.

Jaksa penuntut menyebut terdakwa memiliki peran dalam melakukan pengintaian serta membantu komunikasi menjelang serangan berlangsung. Menurut jaksa, keterlibatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung aksi yang menimbulkan korban besar.

Namun, tim pembela menilai bahwa bukti yang diajukan tidak cukup kuat. Pengacara terdakwa, Lauren Rosen, menyatakan bahwa kasus ini terlalu bergantung pada pengakuan kliennya saat menjalani interogasi oleh FBI.

Ia juga berargumen bahwa Sharifullah kemungkinan memberikan keterangan di bawah tekanan ketika ditahan di Pakistan sebelum dipindahkan ke Amerika Serikat. Hal tersebut, menurutnya, dapat memengaruhi validitas pengakuan yang digunakan dalam persidangan.

Baca Artikel Lainnya: Mesir Nyatakan Solidaritas Penuh untuk UEA Hadapi Serangan Iran

Di sisi lain, jaksa Ryan White menegaskan bahwa terdakwa memainkan peran signifikan dalam perencanaan serangan tersebut. Ia bahkan menyebut Sharifullah memiliki keterkaitan dengan sejumlah aksi lain yang dikaitkan dengan ISIS-Khorasan, termasuk serangan di Moskow pada 2024.

Meski demikian, juri tidak mencapai kesepakatan terkait apakah korban tewas secara langsung merupakan hasil dari konspirasi yang melibatkan terdakwa. Akibatnya, hukuman maksimal berupa penjara seumur hidup tidak dijatuhkan dalam kasus ini.

Hakim Distrik AS, Anthony Trenga, hingga kini belum menetapkan jadwal untuk pembacaan vonis akhir terhadap Sharifullah. Proses hukum selanjutnya akan menentukan lamanya hukuman yang akan dijalani terdakwa.

Kasus ini kembali menyoroti dampak dari serangan di Bandara Kabul yang menjadi salah satu insiden paling mematikan selama penarikan pasukan AS dari Afghanistan. Peristiwa tersebut juga memperlihatkan kompleksitas ancaman keamanan yang masih dihadapi di kawasan.

RelatedPosts

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

Perkembangan kasus ini menjadi perhatian luas, terutama terkait upaya penegakan hukum terhadap individu yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme internasional. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: AfghanistanAmerika Serikatberita Timur Tengah terbarubom Bandara Kabul 2021serangan Abbey Gate
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Mesir Nyatakan Solidaritas Penuh untuk UEA Hadapi Serangan Iran

Next Post

Hizbullah Bantah Tuduhan Makar Pembunuhan Petinggi Suriah Oleh Sel Hizbullah

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

13 Mei 2026
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

13 Mei 2026
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

13 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.