• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
ISIS

ISIS Klaim Tewaskan Dua Tentara Suriah di Manbij, Ancaman Keamanan Kembali Jadi Sorotan

2 bulan ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
Bandara Abu al-Duhur

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

ISIS Klaim Tewaskan Dua Tentara Suriah di Manbij, Ancaman Keamanan Kembali Jadi Sorotan

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan dua tentara Suriah di Manbij, Aleppo timur. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas kelompok tersebut dan operasi besar pemerintah Suriah untuk memburu sel-sel ISIS yang masih aktif.

by Admin Andalus
2 bulan ago
A A
ISIS

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan dua tentara Suriah di Aleppo.

2.4k
SHARES
4.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kelompok Negara Islam (ISIS) kembali mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan di Suriah. Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui kantor berita Amaq, ISIS mengaku telah menewaskan dua anggota tentara Suriah dalam sebuah serangan di wilayah Manbij, pedesaan timur Aleppo, pada Sabtu (20/6/2026).

Dilansir dari Syria TV pada Ahad (21/6/2026), ISIS menyebut para anggotanya menyerang dua personel militer Suriah menggunakan senapan mesin di desa Salha yang berada di dekat kota Manbij. Kelompok tersebut mengklaim kedua tentara tewas di lokasi akibat serangan yang mereka lakukan.

Pernyataan itu menjadi klaim terbaru ISIS atas serangkaian aksi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di berbagai wilayah Suriah. Meski telah kehilangan wilayah kekuasaan yang dulu mereka kuasai, kelompok tersebut masih mempertahankan jaringan bawah tanah dan sel-sel tidur yang mampu melancarkan serangan sporadis terhadap aparat keamanan maupun target militer.

Sebelumnya, koresponden Syria TV di Aleppo melaporkan bahwa dua anggota tentara Suriah tewas setelah diserang oleh orang-orang bersenjata tak dikenal di kawasan Manbij. Pada saat laporan awal diterbitkan, identitas pelaku belum dapat dipastikan.

Sementara itu, Reuters yang mengutip Kementerian Pertahanan Suriah juga mengonfirmasi kematian dua tentara dalam insiden di dekat Manbij. Namun pihak kementerian tidak memberikan rincian tambahan terkait pelaku maupun kronologi lengkap serangan tersebut.

Media lokal Suriah kemudian menayangkan rekaman prosesi pemakaman kedua tentara yang menjadi korban serangan. Upacara pemakaman itu dihadiri keluarga korban, rekan sesama prajurit, serta sejumlah pejabat setempat.

Manbij Kembali Jadi Titik Rawan

Wilayah Manbij selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu kawasan yang sering mengalami dinamika keamanan kompleks. Letaknya yang strategis di utara Suriah menjadikan daerah ini sebagai jalur penting yang kerap menjadi lokasi aktivitas berbagai kelompok bersenjata.

Meskipun situasi keamanan relatif membaik dibanding beberapa tahun lalu, sejumlah daerah di sekitar Manbij masih menghadapi ancaman dari kelompok ekstremis yang bergerak secara sembunyi-sembunyi.

Pengamat keamanan menilai serangan terbaru ini menunjukkan bahwa ISIS masih memiliki kemampuan untuk melakukan operasi terbatas terhadap target yang dianggap rentan. Serangan semacam ini biasanya bertujuan menunjukkan eksistensi kelompok sekaligus mengirim pesan bahwa mereka masih aktif meskipun telah kehilangan basis wilayah yang luas.

Baca Artikel Lainnya: JD Vance Kritik Menteri Netanyahu, Hubungan AS-Israel Kembali Memanas

Aktivitas ISIS Dilaporkan Meningkat

Serangan di Manbij bukan satu-satunya aksi yang diklaim ISIS dalam beberapa pekan terakhir. Pada 17 Juni lalu, kelompok tersebut juga mengaku berada di balik pengeboman yang menargetkan kepala departemen Istana Kehakiman di kota Babila, selatan Damaskus.

Dalam insiden itu, sebuah bom tempel dilaporkan meledak dan menyebabkan korban mengalami luka berat hingga harus menjalani amputasi kaki.

Selain itu, ISIS sebelumnya juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas keamanan di Raqqa yang menewaskan seorang anggota pasukan keamanan Suriah.

Rangkaian serangan tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa kelompok itu sedang berupaya meningkatkan aktivitasnya di sejumlah wilayah setelah beberapa tahun mengalami tekanan militer yang intensif.

RelatedPosts

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

Operasi Besar Pemerintah Suriah

Di sisi lain, pemerintah Suriah menegaskan bahwa upaya pemberantasan ISIS terus dilakukan secara intensif. Kementerian Dalam Negeri Suriah bersama Direktorat Jenderal Intelijen mengumumkan keberhasilan operasi keamanan besar-besaran yang berlangsung selama tiga bulan terakhir.

Menurut data resmi yang dipublikasikan pemerintah, aparat keamanan berhasil menangkap 235 tersangka yang diduga memiliki hubungan dengan jaringan ISIS. Dari jumlah tersebut, 198 orang merupakan warga Suriah, sementara 37 lainnya adalah warga negara asing.

Operasi yang dilakukan di berbagai provinsi itu juga berhasil membongkar tujuh sel ISIS yang diduga terlibat dalam aktivitas perekrutan, perencanaan serangan, hingga penyimpanan senjata.

Selain melakukan penangkapan, aparat turut menyita berbagai jenis senjata, amunisi, perangkat komunikasi, dan perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas kelompok tersebut.

Pemerintah Suriah menegaskan bahwa operasi keamanan akan terus dilanjutkan demi menjaga stabilitas nasional dan mencegah kebangkitan kembali jaringan ISIS di berbagai wilayah negara itu.

Meski kemampuan ISIS saat ini jauh berbeda dibanding masa puncak kekuasaannya, serangan di Manbij menjadi pengingat bahwa ancaman kelompok tersebut belum sepenuhnya hilang. Aparat keamanan masih menghadapi tantangan besar untuk memburu sel-sel yang tersisa dan mencegah mereka memanfaatkan celah keamanan untuk melancarkan aksi baru. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Aleppoberita Timur Tengah terbaruisisManbijsuriah
Share951Tweet594SendShare
Previous Post

JD Vance Kritik Menteri Netanyahu, Hubungan AS-Israel Kembali Memanas

Next Post

Pengungsi Sweida Beri Ultimatum 5 Hari kepada Garda Nasional untuk Wujudkan Kepulangan

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

19 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.