• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Hamas

Hamas Sebut Israel Gagal Penuhi Kesepakatan Gaza

3 bulan ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
Bandara Abu al-Duhur

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Palestina

Hamas Sebut Israel Gagal Penuhi Kesepakatan Gaza

Hamas sebut restrukturisasi kepemimpinan dilakukan usai pembunuhan sejumlah petinggi oleh Israel

by Admin Andalus
3 bulan ago
A A
Hamas

Milis Hamas di Gaza, Palestina.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hamas mengklaim proses pemilihan internal untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pasca pembunuhan sejumlah petinggi oleh Israel hampir rampung.

Penasihat media kepala biro politik Hamas, Taher Al-Nunu, mengatakan sebagian besar posisi kepemimpinan telah ditentukan melalui mekanisme internal organisasi.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera Mubasher yang dipublikasikan Selasa (12/5/2026), Al-Nunu menyebut restrukturisasi dilakukan setelah terbunuhnya pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan sejumlah anggota biro politik lainnya.

Menurutnya, Hamas menggunakan sistem konsultasi dan pemilihan tertutup untuk menentukan struktur kepemimpinan baru.

RelatedPosts

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

Ia membantah kabar bahwa Hamas sudah secara resmi menetapkan satu sosok sebagai pemimpin utama organisasi.

“Sebagian posisi kepemimpinan sudah ditentukan, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian,” kata Al-Nunu.

Terkait gencatan senjata di Jalur Gaza, Hamas menuduh Israel tidak menjalankan komitmen fase pertama kesepakatan yang sebelumnya dicapai di Sharm El-Sheikh.

Al-Nunu mengklaim Hamas telah memenuhi kewajiban dengan menyerahkan tahanan hidup maupun jenazah sesuai jadwal yang disepakati.

Namun, menurutnya, Israel belum mengizinkan masuknya rumah sementara, alat berat, rehabilitasi rumah sakit, serta pemulihan pasokan listrik ke Gaza.

Ia juga menuduh pasukan Israel terus memperluas penguasaan wilayah di Gaza. Menurut Hamas, sekitar 55 hingga 60 persen wilayah Gaza kini berada di bawah kendali militer Israel.

Al-Nunu menolak tuduhan bahwa Hamas menghambat implementasi kesepakatan karena menolak pelucutan senjata.

Menurutnya, pembahasan mengenai persenjataan kelompok perlawanan baru akan dilakukan pada fase kedua negosiasi.

“Hamas tidak akan masuk ke fase kedua sebelum ada bukti nyata bahwa Israel menjalankan kewajibannya pada fase pertama,” ujarnya.

Al-Nunu turut mengkritik Amerika Serikat yang dinilai mendorong percepatan negosiasi fase kedua tanpa memastikan implementasi tahap pertama berjalan sesuai kesepakatan.

Baca Artikel Lainnya: Aktivis Palestina Saif Abu Kishk Tiba di Barcelona Usai Dideportasi Israel

Ia menjelaskan fase kedua seharusnya mencakup penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza, pembentukan komite teknokrat, kehadiran pasukan internasional, hingga pembahasan negara Palestina.

Selain itu, Hamas juga menuduh Israel menghambat kerja UNRWA terutama di wilayah Gaza utara.

Al-Nunu menegaskan Hamas masih menganggap perang di Gaza terus berlangsung meski intensitasnya berubah.

Ia menyebut pembunuhan warga sipil, pembatasan bantuan, serta krisis air dan listrik masih terjadi di berbagai wilayah Gaza.

Menurutnya, tekanan militer Israel, termasuk tewasnya Azzam Al-Hayya, putra pemimpin Hamas Khalil Al-Hayya, tidak akan membuat Hamas mundur dari proses negosiasi maupun perlawanan.

Hamas juga membantah tuduhan Israel bahwa kelompok tersebut tengah membangun kembali kekuatan militer untuk melancarkan serangan baru.

Menurut Al-Nunu, tuduhan itu digunakan Israel sebagai alasan untuk melanjutkan operasi militer di Gaza. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruGazaHamasTaher Al-Nunu
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Aktivis Palestina Saif Abu Kishk Tiba di Barcelona Usai Dideportasi Israel

Next Post

Impunitas Israel Disorot, Pembunuhan Jurnalis Palestina dan Lebanon Meningkat

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

19 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.