• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Misi Suriah ke Organisasi Pelarangan Senjata Kimia mengkonfirmasi penemuan puluhan bom dan bahan yang digunakan dalam pembuatan sarin (SANA).

Pemerintah Baru Suriah Temukan Sisa Senjata Kimia Assad

44 menit ago
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi pada 18 Januari 2026. [GETTY]

Setelah Naikkan Gaji ASN, Ahmad al-Sharaa Tingkatkan Dana Pensiun Menjadi 30%

35 menit ago
Anggota ISIS yang tertangkap

Operasi Gabungan Turki dan Intelijen Suriah Tangkap 10 Anggota ISIS

12 jam ago
Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa

Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa Naikkan Gaji Pegawai Negeri Suriah

12 jam ago
Menteri Keuangan Suriah Mohammed Yasser Barnieh berbicara kepada para pedagang dan industrialis di Kamar Dagang Damaskus tentang keputusan-keputusan dari Kementerian Keuangan Suriah - 21 Mei 2026 (Enab Baladi)

Pemerintah Suriah Berantas Korupsi, 256 Pegawai Dijatuhi Sanksi

13 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Rabu, Mei 27, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Suriah

Pemerintah Baru Suriah Temukan Sisa Senjata Kimia Assad

Damaskus Temukan Warisan Program Rahasia Era Bashar al-Assad

by Admin Andalus
44 menit ago
A A
Misi Suriah ke Organisasi Pelarangan Senjata Kimia mengkonfirmasi penemuan puluhan bom dan bahan yang digunakan dalam pembuatan sarin (SANA).

Misi Suriah ke Organisasi Pelarangan Senjata Kimia mengkonfirmasi penemuan puluhan bom dan bahan yang digunakan dalam pembuatan sarin (SANA).

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintahan baru Suriah mengumumkan penemuan besar terkait sisa program senjata kimia peninggalan rezim Bashar al-Assad. Otoritas Suriah menemukan puluhan rudal, bom udara, bahan baku gas sarin, hingga perlengkapan produksi senjata kimia di sejumlah lokasi rahasia.

Informasi tersebut disampaikan oleh perwakilan tetap Suriah untuk Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) di Den Haag, Mohammed Kattoub, dalam wawancara bersama Reuters pada Selasa, (26/5).

Menurut Kattoub, pemerintah Suriah juga telah menangkap sedikitnya 18 orang yang terlibat dalam program senjata kimia era Assad. Mereka terdiri dari mantan pejabat militer, tokoh politik, hingga teknisi senior yang sebelumnya bekerja dalam proyek rahasia tersebut.

Meski identitas para tersangka belum dipublikasikan karena penyelidikan masih berlangsung, Kattoub mengungkapkan bahwa beberapa di antaranya berpangkat mayor jenderal pada masa pemerintahan Assad. Sedikitnya empat nama disebut masuk dalam daftar sanksi Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris.

RelatedPosts

Setelah Naikkan Gaji ASN, Ahmad al-Sharaa Tingkatkan Dana Pensiun Menjadi 30%

Operasi Gabungan Turki dan Intelijen Suriah Tangkap 10 Anggota ISIS

Pengungkapan ini menjadi perkembangan penting di tengah upaya pemerintahan baru Suriah membangun citra berbeda dari era sebelumnya. Setelah perang panjang selama lebih dari satu dekade, Damaskus kini berusaha menunjukkan keterbukaan terhadap komunitas internasional serta komitmen membersihkan warisan program senjata pemusnah massal yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu isu paling kontroversial di Suriah.

OPCW Temukan Puluhan Amunisi Kimia

Dalam laporan terpisah, OPCW menyatakan bahwa tim inspeksi mereka bersama otoritas Suriah telah mengunjungi sejumlah lokasi prioritas tinggi di wilayah pesisir utara dan tengah Suriah.

Dari operasi tersebut, ditemukan puluhan amunisi kimia yang sebelumnya tidak pernah diumumkan kepada dunia internasional. Temuan itu mencakup bom udara, rudal, agen kimia, serta berbagai perlengkapan terkait produksi senjata kimia.

Kattoub menjelaskan bahwa tim gabungan Suriah dan OPCW menemukan lebih dari 70 rudal dan bom udara yang diduga berkaitan dengan program senjata kimia Assad. Selain itu, ditemukan pula bahan baku pembuatan gas sarin, termasuk heksamin yang dikenal sebagai zat penstabil dalam produksi senjata saraf mematikan tersebut.

Gas sarin sendiri merupakan senjata kimia yang pernah digunakan dalam beberapa serangan paling mematikan selama perang Suriah. Salah satu yang paling dikenal adalah tragedi Ghouta Timur pada Agustus 2013 yang menewaskan lebih dari 1.300 orang. Serangan lain juga terjadi di wilayah Latamneh pada tahun 2017.

Inspeksi di tiga lokasi turut mengungkap keberadaan fasilitas pencampuran bahan kimia dan tempat penyimpanan senjata terlarang yang selama ini disembunyikan dari pengawasan internasional.

Kattoub menyebut penemuan tersebut sebagai “kemenangan bagi rakyat Suriah dan dunia.” Menurutnya, untuk pertama kalinya amunisi semacam itu berhasil diamankan sebelum kembali digunakan dalam kejahatan terhadap warga sipil.

Ia menegaskan bahwa pengamanan stok senjata dan bahan kimia tersebut memiliki dampak penting terhadap keamanan nasional Suriah sekaligus keamanan internasional.

Pemerintahan Baru Suriah Ingin Tinggalkan Warisan Assad

Selama bertahun-tahun, rezim Bashar al-Assad dituduh menggunakan senjata kimia secara berulang dalam perang melawan oposisi. Investigasi gabungan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan OPCW sebelumnya menyimpulkan bahwa pasukan Assad menggunakan gas sarin, klorin, dan mustard sulfur dalam sejumlah serangan.

Meski Suriah resmi menandatangani Konvensi Senjata Kimia pada 2013 dan mengklaim telah menyerahkan sekitar 1.300 ton persediaan bahan kimia, berbagai laporan internasional menunjukkan penggunaan senjata kimia tetap berlangsung setelahnya.

Karena itu, komunitas internasional selama ini mempertanyakan apakah seluruh persenjataan kimia Suriah benar-benar telah dimusnahkan.

Kini, pemerintahan baru Suriah berusaha membuka lembaran berbeda. Otoritas transisi menyatakan siap bekerja sama penuh dengan OPCW dan negara-negara internasional guna menghapus seluruh sisa program senjata kimia yang diwariskan rezim sebelumnya.

Pada Maret lalu, Suriah bahkan meluncurkan rencana yang didukung Washington untuk menghancurkan seluruh sisa persenjataan kimia yang masih ada di negara tersebut.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya Damaskus memperbaiki hubungan internasional sekaligus mengakhiri isolasi panjang akibat kebijakan brutal era Assad.

OPCW sendiri memperkirakan masih ada hingga 100 lokasi di Suriah yang perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada lagi fasilitas atau stok senjata kimia tersembunyi.

Penemuan terbaru ini sekaligus memperlihatkan besarnya jaringan program rahasia yang dibangun rezim Assad selama bertahun-tahun. Banyak lokasi penyimpanan dan fasilitas produksi ternyata belum pernah dilaporkan sebelumnya kepada lembaga internasional.

Di tengah proses transisi politik yang masih berlangsung, pengungkapan ini menjadi salah satu ujian besar bagi pemerintah baru Suriah. Namun di sisi lain, keterbukaan Damaskus terhadap investigasi internasional dinilai sebagai sinyal bahwa Suriah saat ini berusaha bergerak menjauh dari pola pemerintahan lama yang tertutup dan penuh penyangkalan. (ahmad/andalusmedia.id)

Tags: Bashar Assadkabar suriahPemerintah Baru Suriahsuriah
Share944Tweet590SendShare
Previous Post

Operasi Gabungan Turki dan Intelijen Suriah Tangkap 10 Anggota ISIS

Next Post

Setelah Naikkan Gaji ASN, Ahmad al-Sharaa Tingkatkan Dana Pensiun Menjadi 30%

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi pada 18 Januari 2026. [GETTY]

Setelah Naikkan Gaji ASN, Ahmad al-Sharaa Tingkatkan Dana Pensiun Menjadi 30%

27 Mei 2026
Misi Suriah ke Organisasi Pelarangan Senjata Kimia mengkonfirmasi penemuan puluhan bom dan bahan yang digunakan dalam pembuatan sarin (SANA).

Pemerintah Baru Suriah Temukan Sisa Senjata Kimia Assad

27 Mei 2026
Anggota ISIS yang tertangkap

Operasi Gabungan Turki dan Intelijen Suriah Tangkap 10 Anggota ISIS

26 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.