• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Mladenov

Hamas Soroti Rencana Mladenov, Pelucutan Senjata Dinilai Untungkan Israel

3 bulan ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
Bandara Abu al-Duhur

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Palestina

Hamas Soroti Rencana Mladenov, Pelucutan Senjata Dinilai Untungkan Israel

Rencana pemerintahan teknokrat Gaza yang diajukan Nikolay Mladenov menuai kritik karena dianggap makin sejalan dengan strategi Benjamin Netanyahu dan tekanan AS terhadap Hamas.

by Admin Andalus
3 bulan ago
A A
Mladenov

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu dengan Nikolai Mladenov

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ramallah – Proposal pengelolaan Jalur Gaza yang diajukan mantan diplomat PBB, Nikolay Mladenov, memicu polemik baru di Palestina. Banyak analis menilai rencana itu makin mendekati agenda politik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, terutama terkait tuntutan pelucutan senjata Hamas.

Sebelumnya, Mladenov menyebut “Komite Nasional” siap mengambil alih administrasi Gaza melalui pemerintahan teknokrat nonpartisan. Namun ia menegaskan Hamas hanya bisa terlibat secara politik jika melepas senjata militernya.

Sikap tersebut langsung menuai kritik dari berbagai kalangan Palestina. Hamas menilai pelucutan senjata bukan solusi utama bagi Gaza selama blokade Israel, penutupan perlintasan, dan serangan militer masih berlangsung.

Analis politik Palestina Ahmed Al-Tanani mengatakan syarat agar Hamas mundur sebelum ada jaminan pemerintahan baru bisa bekerja di Gaza dinilai tidak realistis. Menurutnya, Israel justru menjadi pihak yang menghambat masuknya Komite Nasional maupun pasukan internasional ke Jalur Gaza.

Ia menambahkan, Hamas dan sejumlah faksi Palestina sebenarnya telah membuka ruang kompromi dengan menyerahkan administrasi sipil kepada pemerintahan teknokrat. Namun Israel disebut tetap mempertahankan kontrol militer dan memperluas zona pendudukan di sekitar wilayah “garis kuning”.

Baca Artikel Lainnya: Dewan Suku Afghanistan Berhasil Mediasi Gencatan Senjata Taliban dan Pakistan

Pakar urusan Israel Muhannad Mustafa juga menilai pemerintah Netanyahu tidak benar-benar ingin perang Gaza berakhir. Ia menyebut pembangunan pangkalan militer permanen Israel menjadi tanda bahwa Tel Aviv ingin mempertahankan kehadiran jangka panjang di Gaza.

Menurut Mustafa, kelompok kanan Israel khawatir pemerintahan teknokrat bisa membuka jalan bagi kembalinya Otoritas Palestina dan menghidupkan lagi wacana solusi dua negara yang selama ini ditolak Netanyahu.

Sementara itu, pemerintahan Presiden AS Donald Trump tetap mendukung pelucutan senjata Hamas sebagai syarat utama rekonstruksi Gaza dan pengerahan pasukan internasional.

Hamas menegaskan senjata perlawanan tidak akan diserahkan begitu saja tanpa jalur politik jelas menuju negara Palestina merdeka. Kelompok itu menyebut tekanan pelucutan senjata hanyalah bagian dari target politik Israel yang gagal dicapai lewat perang. (haidar/andalusmedia.id)

RelatedPosts

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

Tags: berita Timur Tengah terbaruGazaHamasMladenovNetanyahupalestina
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Dewan Suku Afghanistan Berhasil Mediasi Gencatan Senjata Taliban dan Pakistan

Next Post

Kota-kota Dunia Gelar Aksi Solidaritas Palestina pada Peringatan 78 Tahun Nakba

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

19 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.