• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Afghanistan

Dewan Suku Afghanistan Berhasil Mediasi Gencatan Senjata Taliban dan Pakistan

2 bulan ago
Anggota Majelis Rakyat

Asy Syaraa Resmikan 210 Anggota Majelis Rakyat Suriah, Era Baru Parlemen Pascajatuhnya Assad Dimulai

4 jam ago
Pasukan Israel

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

2 hari ago
Hubungan AS dan Israel

Hubungan AS dan Israel Mulai Berubah, Trump Dinilai Lebih Dahulukan Kepentingan Amerika

2 hari ago
Pidato Netanyahu

Pidato Netanyahu Disela Teriakan Mundur dalam Wisuda Perwira Tempur Israel

4 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Rabu, Juli 1, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Afghanistan

Dewan Suku Afghanistan Berhasil Mediasi Gencatan Senjata Taliban dan Pakistan

Tetua adat di perbatasan Afghanistan-Pakistan sukses memediasi gencatan senjata setelah perang berbulan-bulan memicu ribuan pengungsi dan krisis kemanusiaan.

by Admin Andalus
2 bulan ago
A A
Afghanistan

dewan suku di Afghanistan

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kabul — Dewan-dewan suku di wilayah perbatasan Afghanistan dan Pakistan berhasil memediasi kesepakatan damai antara Taliban dan Pakistan setelah konflik bersenjata selama berbulan-bulan memicu krisis kemanusiaan di kawasan perbatasan.

Keberhasilan mediasi ini menunjukkan masih kuatnya pengaruh struktur adat dan kesukuan di sepanjang Garis Durand, wilayah sensitif yang selama puluhan tahun menjadi titik panas konflik Asia Selatan.

Hubungan Kabul dan Islamabad memburuk sejak Taliban kembali berkuasa hampir lima tahun lalu. Ketegangan dipicu saling tuding soal keamanan, perlindungan kelompok bersenjata, hingga sengketa perbatasan sepanjang lebih dari 2.600 kilometer yang tidak diakui pemerintah Afghanistan.

Pakistan menuduh Taliban melindungi kelompok seperti Tehrik-i-Taliban Pakistan dan Tentara Pembebasan Balochistan yang disebut bertanggung jawab atas berbagai serangan di wilayah Pakistan.

RelatedPosts

Asy Syaraa Resmikan 210 Anggota Majelis Rakyat Suriah, Era Baru Parlemen Pascajatuhnya Assad Dimulai

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

Namun Taliban membantah tuduhan tersebut dan menyebut meningkatnya kekerasan di Pakistan sebagai persoalan internal Islamabad.

Ketegangan memuncak sejak Oktober 2025 dan berubah menjadi perang terbuka pada Februari 2026. Kedua pihak saling melancarkan serangan artileri dan serangan udara lintas batas yang menyebabkan ribuan warga mengungsi, terutama di wilayah Nuristan dan Kunar.

Di tengah gagalnya berbagai upaya diplomasi internasional, para tetua suku mengambil inisiatif membuka jalur dialog. Para pemimpin adat dari Nuristan menggelar pertemuan dengan suku-suku di Chitral, Pakistan, untuk meredakan konflik.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan pembukaan kembali jalur Kamdesh dan Barghmatal yang sebelumnya ditutup akibat perang.

Kesepakatan serupa juga dicapai antara tetua suku di Provinsi Kunar dan wilayah Bajaur melalui forum dewan suku gabungan di kawasan perbatasan.

Dalam isi perjanjian, kedua pihak sepakat membentuk dewan gabungan yang terdiri dari tokoh masyarakat dan ulama untuk menyelesaikan sengketa melalui dialog dan mencegah bentrokan baru.

Baca Artikel Lainnya: Mahmoud Abbas Terpilih Lagi, Fatah Siapkan Era Politik Pascaperang Gaza

Perjanjian itu juga menetapkan gencatan senjata permanen di beberapa wilayah perbatasan, membuka akses jalan, serta mewajibkan pihak pelanggar mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan dewan suku.

Selain itu, kedua pihak sepakat memulangkan keluarga pengungsi dan melarang serangan terhadap rumah-rumah warga sipil selama konflik berlangsung.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Tahir Andarabi, menyambut positif kesepakatan tersebut dan menyebutnya sebagai bukti keinginan masyarakat perbatasan untuk hidup damai.

Sementara itu, mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengkritik perjanjian tersebut dan meminta Taliban menjelaskan isi kesepakatan kepada rakyat Afghanistan.

Keberhasilan dewan suku memediasi konflik ini dinilai memperlihatkan besarnya pengaruh tradisional masyarakat adat di kawasan perbatasan sekaligus menunjukkan rapuhnya hubungan politik antara Taliban dan Pakistan. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Afghanistanberita Timur Tengah terbaruNuristan KunarPakistanTaliban
Share946Tweet592SendShare
Previous Post

Mahmoud Abbas Terpilih Lagi, Fatah Siapkan Era Politik Pascaperang Gaza

Next Post

Hamas Soroti Rencana Mladenov, Pelucutan Senjata Dinilai Untungkan Israel

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Anggota Majelis Rakyat

Asy Syaraa Resmikan 210 Anggota Majelis Rakyat Suriah, Era Baru Parlemen Pascajatuhnya Assad Dimulai

1 Juli 2026
Pasukan Israel

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

29 Juni 2026
Hubungan AS dan Israel

Hubungan AS dan Israel Mulai Berubah, Trump Dinilai Lebih Dahulukan Kepentingan Amerika

29 Juni 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.