• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

4 jam ago
Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

32 menit ago
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

1 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

4 jam ago
jurnalis Palestina

Impunitas Israel Disorot, Pembunuhan Jurnalis Palestina dan Lebanon Meningkat

1 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Rabu, Mei 13, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Suriah

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

Damaskus Tuduh Hizbullah Diam-Diam Lindungi Loyalis Assad dan Dukung Operasi Sabotase di Suriah

by Admin Andalus
4 jam ago
A A
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pendukung Hizbullah dan Poros Perlawanan Iran berunjuk rasa mendukung Hizbullah setelah pembunuhan pemimpin kelompok tersebut, Hassan Nasrallah, Teheran, 1 Oktober 2024.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah baru Suriah mulai mengambil langkah tegas terhadap para loyalis rezim Bashar al-Assad yang melarikan diri ke Lebanon. Damaskus kini secara resmi meminta pemerintah Lebanon untuk menangkap dan menyerahkan para mantan perwira militer, aparat intelijen, dan tokoh keamanan rezim lama yang selama ini menjadi buronan dan mendapat perlindungan dari Hizbullah, sebagaimana yang dilaporkan oleh Al-Arabiya.

Permintaan itu disampaikan dalam pembicaraan resmi Suriah–Lebanon beberapa waktu terakhir. Pemerintah Suriah menilai keberadaan para loyalis Assad di Lebanon bukan lagi sekadar persoalan pelarian politik, tetapi telah berubah menjadi ancaman keamanan serius bagi negara.

Menurut sumber pemerintah Suriah, sejumlah aksi sabotase, kerusuhan keamanan, dan kekacauan yang terjadi di wilayah pesisir Suriah, termasuk di Latakia memiliki kaitan langsung dengan jaringan mantan perwira Assad yang kini beroperasi dari Lebanon. Mereka disebut masih menyimpan dendam atas jatuhnya rezim Assad dan terus berusaha menciptakan instabilitas untuk melemahkan pemerintahan baru Suriah.

Damaskus menilai para loyalis Assad itu tidak bergerak sendiri. Pemerintah Suriah secara terang-terangan mencurigai adanya dukungan dari Hizbullah di balik layar, baik dalam bentuk perlindungan, logistik, jalur komunikasi, maupun fasilitas keamanan.

RelatedPosts

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Bermain Dua Wajah

Inilah yang kini menjadi perhatian besar Damaskus. Pemerintah baru Suriah mulai melihat bahwa Hizbullah memainkan dua wajah berbeda dalam isu Suriah. Di depan publik, Hizbullah berusaha menampilkan diri seolah tidak lagi ikut campur dalam urusan internal Suriah setelah runtuhnya rezim Assad. Namun di balik layar, kelompok tersebut justru tetap aktif menopang sisa-sisa jaringan Assad yang mencoba mengganggu stabilitas negara.

Bagi pemerintah Suriah, sikap seperti ini sebagai bentuk campur tangan terselubung terhadap kedaulatan Suriah.

Damaskus memahami bahwa banyak loyalis Assad yang kabur ke Lebanon memiliki hubungan ideologis dan militer yang sangat dekat dengan Hizbullah sejak masa perang Suriah. Selama bertahun-tahun, Hizbullah memang menjadi sekutu utama Bashar al-Assad dan ikut bertempur mempertahankan rezimnya.

Kini setelah Assad jatuh, hubungan itu disebut belum benar-benar putus.

Pemerintah Suriah juga melihat adanya kedekatan akar ideologi antara sebagian loyalis Assad dengan Hizbullah. Banyak tokoh inti rezim Assad berasal dari kalangan Alawi atau Nushairiyah, sementara Hizbullah merupakan kelompok Syiah Imamiyah yang berafiliasi kuat dengan Iran. Meski berbeda secara cabang dan struktur teologi, keduanya selama ini dipersatukan oleh kepentingan politik, militer, dan jaringan poros Iran di kawasan.

Karena itu, Damaskus mulai meyakini bahwa perlindungan terhadap loyalis Assad bukan sekadar hubungan lama antar sekutu perang, tetapi bagian dari upaya mempertahankan pengaruh jaringan pro-Iran di Suriah.

Pemerintah Suriah khawatir jika para mantan perwira Assad terus dibiarkan bebas bergerak di Lebanon, mereka akan menjadi pusat koordinasi operasi sabotase baru terhadap Suriah. Beberapa insiden keamanan belakangan ini disebut memperlihatkan pola operasi yang terorganisasi dan melibatkan mantan aparat rezim yang memiliki pengalaman intelijen serta militer.

Damaskus pun mulai menekan Beirut agar mengambil langkah nyata, bukan hanya pernyataan diplomatik. Pemerintah Suriah ingin Lebanon membuktikan komitmennya terhadap hubungan baru kedua negara dengan menyeret para buronan rezim Assad dan menghentikan segala bentuk perlindungan terhadap mereka.

Di sisi lain, pemerintah Suriah juga ingin menunjukkan bahwa era lama telah berakhir. Tidak ada lagi toleransi terhadap jaringan-jaringan lama rezim Assad yang selama ini dianggap bertanggung jawab atas berbagai kejahatan perang, pembantaian, dan kehancuran Suriah selama lebih dari satu dekade konflik.

Karena itu, isu ini bukan sekadar persoalan keamanan biasa bagi Damaskus. Pemerintah baru Suriah melihatnya sebagai bagian dari perang mempertahankan negara pasca runtuhnya rezim Assad.

Tekanan terhadap Lebanon dan Hizbullah diperkirakan akan terus meningkat dalam waktu dekat, terutama jika aksi sabotase dan gangguan keamanan di Suriah masih terus terjadi.

Bagi Damaskus, stabilitas Suriah tidak akan benar-benar tercapai selama jaringan loyalis Assad masih memiliki tempat aman di Lebanon dan tetap mendapat dukungan dari pihak-pihak yang dulu menopang rezim tersebut. (ahmad/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruHizbullahkabar suriahLebanonPemerintah Baru Suriahsuriah
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

Next Post

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

13 Mei 2026
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

13 Mei 2026
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

13 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.