• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Shireen Abu Akleh

Komite Perlindungan Jurnalis Desak AS Buka Kembali Kasus Pembunuhan Shireen Abu Akleh

6 hari ago
Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

15 jam ago
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

15 jam ago
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

18 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

18 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, Mei 14, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Tokoh Palestina

Komite Perlindungan Jurnalis Desak AS Buka Kembali Kasus Pembunuhan Shireen Abu Akleh

CPJ nilai lambannya penyelidikan FBI menunjukkan kegagalan menuntut keadilan bagi jurnalis Al Jazeera

by Admin Andalus
6 hari ago
A A
Shireen Abu Akleh

Kasus pembunuhan Shireen Abu Akleh telah dirujuk ke Mahkamah Pidana Internasional.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Committee to Protect Journalists atau CPJ mendesak pemerintah Amerika Serikat untuk membuka kembali penyelidikan atas pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh, koresponden Al Jazeera yang tewas ditembak saat meliput operasi militer Israel di Jenin, Tepi Barat, pada Mei 2022.

Dalam surat yang dikirim kepada Pelaksana Tugas Jaksa Agung AS Todd Blanch dan Direktur Federal Bureau of Investigation, Kash Patel, CPJ menyatakan bahwa belum ada perkembangan berarti sejak FBI membuka penyelidikan pada November 2022.

Organisasi tersebut menilai lambannya proses hukum menunjukkan kegagalan serius pemerintah AS dalam menuntut pertanggungjawaban atas kematian salah satu warga negaranya yang bekerja sebagai jurnalis di wilayah konflik.

Shireen Abu Akleh tewas pada 11 Mei 2022 ketika meliput operasi militer tentara Israel di kota Jenin, Tepi Barat.

Saat kejadian, Abu Akleh diketahui mengenakan helm dan rompi antipeluru bertuliskan “PRESS”. Rekaman video dari lokasi menunjukkan dirinya terjatuh setelah terkena tembakan ketika berada bersama sejumlah jurnalis lain di area peliputan.

Pihak Al Jazeera saat itu mengecam insiden tersebut dan menyebutnya sebagai “kejahatan keji” yang bertujuan menghalangi kerja jurnalistik di wilayah Palestina.

Saksi mata, rekan jurnalis, serta sejumlah investigasi media internasional menyimpulkan bahwa tembakan yang menewaskan Abu Akleh berasal dari tentara Israel.

Baca Artikel Lainnya: Mantan Tahanan Palestina Ungkap Dugaan Penyiksaan dan Kekerasan Seksual di Penjara Israel

Namun pada September 2022, hasil penyelidikan internal Israel menyebut terdapat “kemungkinan besar” Abu Akleh tewas akibat tembakan tidak sengaja dari seorang tentara Israel yang sedang membidik militan Palestina.

Keluarga Abu Akleh menyatakan kekecewaan terhadap pemerintahan AS, baik pada masa Donald Trump maupun Joe Biden, karena dinilai gagal mengambil langkah konkret untuk membawa kasus tersebut ke jalur hukum.

Menurut keluarga, tidak adanya pertanggungjawaban dalam kasus itu mengirim pesan berbahaya bahwa jurnalis dapat menjadi sasaran tanpa konsekuensi hukum yang jelas.

Dalam laporan tahunan CPJ yang dirilis Februari lalu, Israel disebut bertanggung jawab atas sekitar dua pertiga dari total 129 kematian jurnalis dan pekerja media di seluruh dunia sepanjang 2025.

RelatedPosts

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

CPJ kembali menyerukan penyelidikan independen dan transparan guna memastikan keadilan bagi Shireen Abu Akleh serta meningkatkan perlindungan terhadap jurnalis yang bekerja di wilayah konflik bersenjata.

Kasus kematian Abu Akleh selama ini menjadi simbol penting dalam isu kebebasan pers dan keselamatan jurnalis internasional, terutama di kawasan konflik Timur Tengah yang masih terus memanas. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruCPJFBIjurnalis PalestinaShireen Abu Akleh
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Mantan Tahanan Palestina Ungkap Dugaan Penyiksaan dan Kekerasan Seksual di Penjara Israel

Next Post

Pemerintah Suriah Resmikan Konsulat Baru di Jeddah, Perkuat Layanan Warga di Arab Saudi

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Abiy Ahmed

Perang Sudan Kian Panas, Nama Abiy Ahmed Muncul di Balik Dukungan untuk RSF

13 Mei 2026
Al-Aqsa

Al-Aqsa Memanas Jelang Jumat Nakba, Palestina Sebut Ancaman Israel Paling Berbahaya

13 Mei 2026
Pemerintah Baru Suriah Desak Lebanon Seret Buronan Rezim Assad

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

13 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.