• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
hukuman 60 tahun

Pengadilan AS menjatuhkan hukuman 60 tahun penjara kepada mantan direktur penjara Adra.

39 detik ago
Dewan Keamanan PBB

Dewan Keamanan PBB Bahas Situasi Suwaida dan Pelanggaran ‘Israel’ di Suriah

18 menit ago
Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

1 hari ago
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

1 hari ago
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, September 19, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

Pengadilan AS menjatuhkan hukuman 60 tahun penjara kepada mantan direktur penjara Adra.

Pengadilan federal Amerika Serikat menjatuhkan hukuman 60 tahun penjara kepada Samir Othman al-Sheikh setelah dinyatakan bersalah atas penyiksaan tahanan di penjara Adra dan penipuan terkait proses imigrasi.

by Admin Andalus
39 detik ago
A A
hukuman 60 tahun

Mantan Direktur Penjara Adra Dijatuhi Hukuman 60 Tahun di AS.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pengadilan federal Amerika Serikat menjatuhkan hukuman 60 tahun penjara kepada Samir Othman al-Sheikh, mantan direktur penjara Adra dan mantan gubernur Deir ez-Zor pada era pemerintahan Bashar al-Assad.

Hakim Distrik AS Hernan Vera menjatuhkan vonis tersebut pada Kamis (17/9/2026) di Los Angeles. Al-Sheikh, yang kini berusia 74 tahun, sebelumnya dinyatakan bersalah pada Maret 2026 atas satu dakwaan konspirasi untuk melakukan penyiksaan dan tiga dakwaan penyiksaan terhadap tahanan selama masa kepemimpinannya di penjara Adra pada 2005–2008.

Departemen Kehakiman AS menyebut al-Sheikh sebagai mantan pejabat berpangkat tinggi dari pemerintahan Assad yang berhasil diproses dan dihukum secara langsung di luar Suriah.

Jaksa penuntut sebelumnya meminta hukuman sedikitnya 80 tahun penjara. Sementara itu, tim pembela meminta hukuman lima tahun dengan mempertimbangkan usia serta kondisi kesehatan terdakwa.

RelatedPosts

Dewan Keamanan PBB Bahas Situasi Suwaida dan Pelanggaran ‘Israel’ di Suriah

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

Kesaksian Korban di Pengadilan

Kasus tersebut mencakup dugaan penyiksaan terhadap tahanan di penjara Adra, salah satu fasilitas penahanan yang digunakan pemerintah Suriah pada masa pemerintahan Assad.

Dalam persidangan yang berlangsung selama dua pekan, tiga korban selamat memberikan kesaksian mengenai perlakuan yang mereka alami selama berada di penjara.

Para saksi menceritakan berbagai bentuk penyiksaan fisik, termasuk pemukulan ketika tahanan digantung pada pipa di bagian atas ruangan. Mereka juga memberikan keterangan mengenai penggunaan alat penyiksaan yang menyebabkan tubuh korban tertekuk pada bagian pinggang.

Salah satu saksi mengatakan al-Sheikh secara langsung terlibat dalam salah satu tindakan penyiksaan. Menurut kesaksian tersebut, al-Sheikh bahkan menginjak alat yang digunakan untuk menyiksa seorang tahanan.

Dalam memorandum yang disampaikan menjelang penjatuhan hukuman, jaksa menyatakan al-Sheikh mengetahui tindakan yang dilakukan terhadap para tahanan. Jaksa juga menyebut terdakwa menggunakan jabatan dan kewenangannya di dalam penjara untuk memerintahkan bawahannya melakukan penyiksaan.

Kasus tersebut menjadi bagian dari proses hukum yang menelusuri tindakan terhadap tahanan selama al-Sheikh memimpin penjara Adra.

 

Baca Artikel Lainnya: Dewan Keamanan PBB Bahas Situasi Suwaida dan Pelanggaran ‘Israel’ di Suriah

 

Menipu Otoritas Imigrasi AS

Selain dakwaan penyiksaan, al-Sheikh juga dinyatakan bersalah atas sejumlah pelanggaran yang berkaitan dengan proses imigrasi di Amerika Serikat.

Juri menemukan bahwa ia memberikan informasi palsu kepada otoritas imigrasi AS untuk memperoleh kartu hijau secara tidak sah. Ia kemudian berupaya mendapatkan kewarganegaraan Amerika Serikat dengan menyembunyikan riwayat jabatan dan keterlibatannya dalam tindakan yang dilakukan di Suriah.

Al-Sheikh tiba di Amerika Serikat pada 2020. Empat tahun kemudian, pada Juli 2024, aparat federal menangkapnya di Bandara Internasional Los Angeles.

Dalam proses penyelidikan, otoritas AS menemukan komunikasi di telepon miliknya dengan sejumlah pejabat senior pemerintahan Assad. Di antara nama yang disebut dalam dokumen perkara adalah Maher al-Assad, saudara Bashar al-Assad.

Pernah Menjabat di Pemerintahan Assad

Al-Sheikh diketahui pernah menduduki sejumlah posisi dalam pemerintahan dan aparat keamanan Suriah. Ia memimpin penjara Adra selama periode 2005 hingga 2008.

Setelah itu, ia menjabat sebagai gubernur Deir ez-Zor.

Menurut Departemen Kehakiman AS, jabatan tersebut menempatkannya pada posisi yang memiliki kewenangan terhadap aparat dan fasilitas pemerintahan selama periode pemerintahan Assad.

Vonis 60 tahun terhadap al-Sheikh menjadi bagian dari upaya penegakan hukum Amerika Serikat terhadap individu yang diduga menyembunyikan keterlibatan dalam pelanggaran berat ketika mengajukan status keimigrasian di negara tersebut.

Perkara ini juga memperlihatkan bagaimana proses hukum di AS menggunakan kesaksian korban dan bukti terkait aktivitas terdakwa di Suriah untuk mengadili kasus penyiksaan yang terjadi sebelum terdakwa menetap di Amerika Serikat. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Bashar al-Assadberita Timur Tengah terbaruPenjara AdraSamir al-Sheikhsuriah
Share944Tweet590SendShare
Previous Post

Dewan Keamanan PBB Bahas Situasi Suwaida dan Pelanggaran ‘Israel’ di Suriah

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

hukuman 60 tahun

Pengadilan AS menjatuhkan hukuman 60 tahun penjara kepada mantan direktur penjara Adra.

19 September 2026
Dewan Keamanan PBB

Dewan Keamanan PBB Bahas Situasi Suwaida dan Pelanggaran ‘Israel’ di Suriah

19 September 2026
Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

18 September 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.