• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Ben-Gvir

Ben-Gvir Rancang Pemindahan 1,86 Juta Warga Palestina dari Gaza

2 minggu ago
Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

19 jam ago
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

19 jam ago
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

1 minggu ago
Suriah dan Yordania

Suriah dan Yordania Perkuat Kerja Sama, Kecam Serangan Israel dan Iran

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, September 19, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Palestina

Ben-Gvir Rancang Pemindahan 1,86 Juta Warga Palestina dari Gaza

Menteri Keamanan Nasional ‘Israel’ Itamar Ben-Gvir disebut menyiapkan rencana pemindahan sekitar 1,86 juta warga Palestina dari Gaza dalam kurun tujuh tahun dengan skema yang disebut sebagai “migrasi sukarela”.

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
Ben-Gvir

Rencana Ben-Gvir menetapkan target pemindahan secara bertahap. Pada tahun pertama, sekitar 250.000 warga Palestina ditargetkan meninggalkan Gaza.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Keamanan Nasional ‘Israel’ Itamar Ben-Gvir dilaporkan tengah menyiapkan program pemindahan massal warga Palestina dari Jalur Gaza. Rencana yang diberi nama Disengagement 710 itu menargetkan sekitar 1,86 juta warga Gaza meninggalkan wilayah tersebut dalam waktu tujuh tahun.

Menurut laporan Yedioth Ahronoth, program tersebut dikemas sebagai skema “migrasi sukarela”. Pemerintah ‘Israel’ disebut akan memberikan berbagai fasilitas kepada warga yang bersedia meninggalkan Gaza, termasuk dukungan untuk proses keberangkatan dan kehidupan di negara tujuan.

Target Pemindahan Bertahap

Rencana Ben-Gvir menetapkan target pemindahan secara bertahap. Pada tahun pertama, sekitar 250.000 warga Palestina ditargetkan meninggalkan Gaza.

Jumlah tersebut kemudian diproyeksikan mencapai 1,11 juta orang dalam tiga tahun dan meningkat menjadi sekitar 1,86 juta orang dalam tujuh tahun.

RelatedPosts

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

Program tersebut disebut mencakup sejumlah komponen pendukung. Warga yang meninggalkan Gaza direncanakan mendapatkan bantuan berupa negara tujuan, status hukum, visa, biaya perjalanan, tempat tinggal sementara, pelatihan kerja, hingga bantuan memperoleh pekerjaan.

Dukungan bagi mereka juga disebut akan diberikan selama maksimal 24 bulan setelah keberangkatan.

Biaya Mencapai Miliaran Dolar

Pelaksanaan rencana tersebut diperkirakan membutuhkan biaya yang sangat besar. ‘Israel’ disebut harus menyiapkan investasi awal sekitar 3,1 miliar dolar AS.

Sementara itu, keseluruhan kerangka pendanaan dapat mencapai sekitar 15,6 miliar dolar AS. Besarnya kebutuhan anggaran tersebut akan bergantung pada dukungan internasional serta kesediaan negara lain untuk menerima warga Palestina dari Gaza.

Namun, persoalan terbesar program tersebut berada pada negara tujuan. Hingga kini, belum ada negara yang secara terbuka menyatakan kesediaan menerima warga Palestina dari Gaza dalam jumlah besar.

Meski demikian, ‘Israel’ sebelumnya disebut telah melakukan pembicaraan dengan beberapa negara, termasuk Ethiopia, Kongo, dan Somaliland.

 

Baca Artikel Lainnya: Serangan AS di Iran Tewaskan 18 Orang, Perempuan dan Anak Jadi Korban

 

Rencana Masih Dibekukan

Menteri Pertahanan ‘Israel’ Israel Katz pada Rabu (2/9/2026) mengatakan rencana pemindahan tersebut belum sepenuhnya dibatalkan. Menurutnya, program itu saat ini masih berada dalam kondisi dibekukan.

Katz juga mengatakan ‘Israel’ tetap memiliki kesiapan untuk mengeluarkan warga Palestina dari Gaza melalui jalur laut, udara, maupun metode lainnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa gagasan pemindahan warga Gaza masih menjadi bagian dari perdebatan kebijakan di kalangan pemerintahan ‘Israel’, meskipun implementasinya menghadapi berbagai kendala.

Ben-Gvir Ingin Bentuk Kementerian Khusus

Ben-Gvir dilaporkan berencana menjadikan program tersebut sebagai salah satu syarat bagi partainya, Otzma Yehudit, untuk bergabung dengan pemerintahan ‘Israel’ berikutnya.

Ia juga mengusulkan pembentukan kementerian khusus yang bertugas menangani program yang disebut sebagai “migrasi sukarela” tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa pemerintahnya tidak memiliki rencana untuk menarik pasukan dari Gaza.

Netanyahu bahkan mengklaim pasukan ‘Israel’ saat ini menguasai sekitar 60 persen wilayah Gaza dan akan tetap mempertahankan keberadaan militernya di kawasan tersebut.

Rencana pemindahan dalam skala besar itu muncul ketika kondisi Gaza masih diliputi kehancuran dan krisis kemanusiaan. Dengan target mencapai 1,86 juta orang, pelaksanaan program tersebut juga akan sangat bergantung pada respons negara-negara lain serta perkembangan situasi politik dan keamanan di kawasan. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Ben Gvirberita Timur Tengah terbaruGazaisraelpalestina
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Serangan AS di Iran Tewaskan 18 Orang, Perempuan dan Anak Jadi Korban

Next Post

Hekmatyar vs Taliban Memanas, Pendukung Hezb-e Islami Diminta Tentukan Pilihan

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

18 September 2026
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

18 September 2026
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

10 September 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.