• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Dua Tanker Iran

AS Serang Dua Tanker Iran, Sekitar 100 Sasaran di Iran Turut Dihantam

2 minggu ago
Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

18 jam ago
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

18 jam ago
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

1 minggu ago
Suriah dan Yordania

Suriah dan Yordania Perkuat Kerja Sama, Kecam Serangan Israel dan Iran

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, September 19, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Amerika

AS Serang Dua Tanker Iran, Sekitar 100 Sasaran di Iran Turut Dihantam

Militer Amerika Serikat menyerang dua kapal tanker milik pemerintah Iran di lepas pantai Iran. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari kebijakan “tanker untuk tanker” di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz.

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
Dua Tanker Iran

AS Serang Dua Kapal Tanker Pemerintah Iran.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap dua kapal tanker yang disebut milik pemerintah Iran pada Selasa (1/9/2026). Serangan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran terkait keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Menurut pejabat Amerika Serikat yang dikutip Axios, kedua kapal tanker tersebut menjadi sasaran dalam rangkaian operasi militer yang lebih luas terhadap sejumlah fasilitas dan aset Iran.

Serangan terhadap kapal tanker tersebut disebut sebagai langkah baru Washington dalam merespons serangkaian serangan terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz. Operasi itu berbeda dari tindakan sebelumnya yang ditujukan untuk menegakkan blokade laut Amerika Serikat.

AS Terapkan Kebijakan “Tanker untuk Tanker”

Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan Presiden Donald Trump telah menyetujui pendekatan yang disebut sebagai kebijakan “tanker untuk tanker”. Kebijakan tersebut bertujuan memberikan tekanan terhadap Iran agar tidak menyerang kapal tanker yang melintasi jalur pelayaran strategis tersebut.

RelatedPosts

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

Kedua kapal tanker yang menjadi sasaran dilaporkan sedang berada di perairan lepas pantai Iran, di sebelah utara garis blokade laut AS. Drone militer AS disebut meluncurkan rudal yang menghantam bagian ruang mesin kedua kapal.

Serangan terhadap kapal tanker tersebut menjadi bagian dari operasi militer yang jauh lebih besar. Pejabat AS menyebut sekitar 100 sasaran di Iran turut diserang pada hari yang sama.

Sasaran tersebut antara lain mencakup sistem pertahanan udara milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), radar, fasilitas komunikasi, lokasi yang berkaitan dengan peletakan ranjau, peluncur rudal jelajah antikapal, serta fasilitas peluncuran drone.

Washington menyatakan operasi tersebut berkaitan dengan ancaman terhadap pelayaran internasional di Selat Hormuz dan serangan yang dilakukan IRGC terhadap sejumlah sasaran Amerika Serikat di kawasan.

Iran Melancarkan Serangan Balasan

Teheran kemudian merespons operasi militer Amerika Serikat dengan serangkaian serangan rudal dan drone.

Pejabat AS menyebut Iran meluncurkan sekitar 25 rudal balistik. Sebagian rudal tersebut disebut berhasil dicegat, sementara beberapa lainnya jatuh tanpa menimbulkan korban.

Iran juga dilaporkan mengerahkan sekitar dua lusin drone menuju pangkalan militer AS di Bahrain. Sebagian besar drone tersebut berhasil dihentikan sebelum mencapai sasaran.

 

Baca Artikel Lainnya: Aksi Terbangkan Layang-Layang Digelar di Berbagai Negara untuk Dukung Anak-Anak Gaza

 

Serangan menggunakan rudal dan drone juga dilaporkan diarahkan ke pangkalan Amerika Serikat di Kuwait. Sementara itu, dua drone yang ditujukan ke pangkalan AS di Erbil, Irak, disebut berhasil dicegat.

Saling serang tersebut memperlihatkan meningkatnya risiko konflik terbuka di kawasan, terutama karena Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi perdagangan energi global.

Pelayaran di Selat Hormuz Tetap Berlangsung

Meskipun eskalasi militer meningkat, Amerika Serikat menyatakan masih melakukan pengawalan terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.

Seorang pejabat AS mengatakan sekitar 40 kapal yang membawa jutaan barel minyak tetap melintasi selat tersebut pada Selasa (1/9). Hal ini menunjukkan bahwa jalur pelayaran strategis tersebut masih beroperasi meskipun menghadapi ancaman keamanan.

Washington sebelumnya berupaya mencegah Iran menggunakan kemampuan radar, rudal, dan sistem persenjataan lainnya untuk mengancam kapal yang melewati Selat Hormuz.

Laporan Korban Sipil di Iran

Di tengah serangkaian serangan tersebut, media Iran melaporkan sebuah serangan AS mengenai lokasi acara pernikahan di Kuhestak. Sedikitnya empat orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pihaknya mengetahui laporan tersebut yang bersumber dari media pemerintah Iran. Militer AS membantah menjadikan warga sipil sebagai sasaran.

Sementara itu, pejabat AS menyatakan Washington menilai Iran semakin kehilangan kemampuan untuk mengendalikan situasi di Selat Hormuz maupun jalannya konflik.

Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran semakin meluas, tidak hanya melibatkan fasilitas militer di darat, tetapi juga kapal dan jalur perdagangan strategis. Situasi di Selat Hormuz kini menjadi salah satu titik paling rawan dalam konflik karena gangguan terhadap jalur tersebut berpotensi memengaruhi keamanan pelayaran dan pasokan energi internasional. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: ASberita Timur Tengah terbaruIranKapal TankerSelat Hormuz
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Aksi Terbangkan Layang-Layang Digelar di Berbagai Negara untuk Dukung Anak-Anak Gaza

Next Post

Iran Serang Pangkalan AS di Yordania dan Bahrain dalam Gelombang Balasan

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

18 September 2026
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

18 September 2026
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

10 September 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.