• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Hamas

Iran Kirim Pesan Tegas ke Hamas Diplomasi dengan AS Tak Goyahkan Dukungan untuk Gaza

6 hari ago
Anggota Majelis Rakyat

Asy Syaraa Resmikan 210 Anggota Majelis Rakyat Suriah, Era Baru Parlemen Pascajatuhnya Assad Dimulai

3 jam ago
Pasukan Israel

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

2 hari ago
Hubungan AS dan Israel

Hubungan AS dan Israel Mulai Berubah, Trump Dinilai Lebih Dahulukan Kepentingan Amerika

2 hari ago
Pidato Netanyahu

Pidato Netanyahu Disela Teriakan Mundur dalam Wisuda Perwira Tempur Israel

4 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Rabu, Juli 1, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Iran

Iran Kirim Pesan Tegas ke Hamas Diplomasi dengan AS Tak Goyahkan Dukungan untuk Gaza

Abbas Araghchi menjelaskan hasil awal dialog Iran-AS kepada pimpinan Hamas. Teheran menegaskan isu Gaza dan dukungan terhadap Palestina tetap menjadi bagian penting dalam agenda diplomasi dengan Washington.

by Admin Andalus
6 hari ago
A A
Hamas

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan pejabat Hamas Bassem Naim.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, langsung melakukan komunikasi dengan pimpinan Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Khalil al-Hayya, sesaat setelah Teheran menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Amerika Serikat. Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa isu Palestina dan perang di Jalur Gaza tetap menjadi prioritas utama Iran di tengah proses diplomasi yang sedang berlangsung dengan Washington.

Menurut laporan Al Arabiya pada Selasa (24/6/2026), percakapan telepon antara kedua tokoh tersebut berlangsung hanya beberapa jam setelah Iran mengumumkan tercapainya kesepakatan awal dengan Amerika Serikat. Nota kesepahaman itu disebut menjadi dasar bagi perundingan lanjutan mengenai berbagai isu strategis, termasuk program nuklir Iran, stabilitas kawasan, serta mekanisme pencegahan konflik regional.

Dalam pembicaraan tersebut, Araghchi menjelaskan kepada Khalil al-Hayya mengenai perkembangan terbaru dialog antara Teheran dan Washington. Ia memaparkan sejumlah poin utama yang telah disepakati dalam nota kesepahaman serta arah pembahasan yang akan dilanjutkan dalam putaran negosiasi berikutnya.

Menlu Iran menegaskan bahwa isu Palestina, khususnya perang yang masih berlangsung di Gaza, tetap menjadi salah satu topik penting dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat. Menurutnya, pembukaan jalur diplomasi tidak akan mengubah posisi Iran terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“Gaza tetap menjadi isu sentral dalam negosiasi yang sedang berlangsung dengan Washington, dan Republik Islam Iran akan terus mendukung rakyat Palestina serta perjuangan mereka yang sah,” ujar Araghchi.

Pernyataan tersebut dinilai penting karena muncul di tengah spekulasi mengenai kemungkinan perubahan kebijakan luar negeri Iran setelah dimulainya kembali dialog dengan Amerika Serikat. Sejumlah pengamat sebelumnya mempertanyakan apakah proses diplomasi itu akan memengaruhi hubungan Teheran dengan kelompok-kelompok sekutunya di kawasan.

Namun Araghchi menegaskan bahwa pendekatan diplomatik yang ditempuh Iran tidak berarti meninggalkan komitmen terhadap Palestina maupun kelompok-kelompok yang selama ini menjadi bagian dari poros perlawanan di Timur Tengah.

Ia menekankan bahwa Iran tetap memandang dukungan terhadap Palestina sebagai bagian dari prinsip dasar kebijakan luar negerinya.

Dari pihak Hamas, Khalil al-Hayya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus diberikan Iran kepada rakyat Palestina. Dalam percakapan tersebut, ia juga memberikan gambaran mengenai perkembangan terbaru di Jalur Gaza, termasuk kondisi kemanusiaan yang disebut masih memburuk akibat operasi militer Israel yang terus berlangsung.

Baca Artikel Lainnya: Ribuan Pelayat Ikuti Prosesi 8 Muharram di Srinagar, Rute Bersejarah Kembali Dipadati Umat Syiah

Al-Hayya menjelaskan bahwa masyarakat Gaza masih menghadapi berbagai kesulitan, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga kebutuhan mendesak terhadap bantuan kemanusiaan. Karena itu, ia menilai dukungan politik dan diplomatik dari berbagai pihak tetap sangat diperlukan.

Kontak langsung antara Araghchi dan pimpinan Hamas menunjukkan bahwa komunikasi antara kedua pihak tetap terjaga di tengah perubahan dinamika politik regional. Bagi Hamas, hubungan dengan Iran masih dianggap penting dalam menghadapi perkembangan situasi di Gaza dan kawasan secara umum.

Sementara bagi Teheran, komunikasi segera setelah penandatanganan MoU dengan Amerika Serikat memiliki makna politik yang cukup besar. Langkah tersebut dipandang sebagai pesan bahwa Iran berupaya menjalankan diplomasi dengan Washington tanpa mengorbankan hubungan dengan para sekutunya di kawasan.

Sejumlah analis menilai Iran saat ini berusaha menampilkan diri sebagai aktor regional yang mampu menggabungkan dua pendekatan sekaligus, yakni membuka ruang dialog dengan Barat sambil tetap mempertahankan dukungan politik terhadap kelompok-kelompok yang dianggap bagian dari poros perlawanan.

RelatedPosts

Asy Syaraa Resmikan 210 Anggota Majelis Rakyat Suriah, Era Baru Parlemen Pascajatuhnya Assad Dimulai

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

Perkembangan ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian Amerika Serikat, Israel, serta sejumlah negara Arab. Posisi Hamas dalam berbagai pembahasan mengenai masa depan Gaza masih menjadi salah satu isu paling sensitif dalam upaya membangun stabilitas kawasan pascakonflik.

Dengan masih berlangsungnya perang di Gaza dan berlanjutnya negosiasi Iran-AS, hubungan antara Teheran dan Hamas diperkirakan akan tetap memainkan peran penting dalam dinamika politik Timur Tengah dalam beberapa bulan mendatang. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruGazaHamasIranpalestina
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Ribuan Pelayat Ikuti Prosesi 8 Muharram di Srinagar, Rute Bersejarah Kembali Dipadati Umat Syiah

Next Post

Suriah Seret Mufti Barrel ke Pengadilan, Fatwa Pembantaian Era Assad Diungkit

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Anggota Majelis Rakyat

Asy Syaraa Resmikan 210 Anggota Majelis Rakyat Suriah, Era Baru Parlemen Pascajatuhnya Assad Dimulai

1 Juli 2026
Pasukan Israel

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

29 Juni 2026
Hubungan AS dan Israel

Hubungan AS dan Israel Mulai Berubah, Trump Dinilai Lebih Dahulukan Kepentingan Amerika

29 Juni 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.