• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
PBB

PBB Dorong Penghapusan Hambatan Investasi dan Kerja Sama Ekonomi dengan Suriah

2 minggu ago
Al-Sharaa dan Mohammed bin Salman

Al-Sharaa dan Mohammed bin Salman Bahas Rekonstruksi Suriah dan Investasi

3 jam ago
Kemitraan Internasional

Suriah Resmi Bergabung dengan Kemitraan Internasional untuk Perangi Impunitas Senjata Kimia

1 hari ago
Qatar, Yordania, Kuwait

Qatar, Yordania, Kuwait Kecam ‘Israel’ atas Proyek Sufa 53 di Quneitra

1 hari ago
Suriah dan Norwegia

Suriah dan Norwegia Bahas Dukungan Pemulangan Warga dan Program Pemulihan

2 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Rabu, Oktober 7, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

PBB Dorong Penghapusan Hambatan Investasi dan Kerja Sama Ekonomi dengan Suriah

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan organisasi tersebut berupaya mendukung investasi, rekonstruksi, dan kerja sama ekonomi dengan Suriah, sekaligus menekankan perlindungan kedaulatan negara.

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
PBB

Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa - Anadolu.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan akan terus berupaya mengurangi hambatan yang menghalangi investasi dan kerja sama ekonomi dengan Suriah di tengah proses pemulihan dan rekonstruksi negara tersebut.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric menyampaikan pernyataan tersebut kepada Syria TV pada Kamis (24/9/2026). Ia mengatakan dukungan terhadap pemulihan Suriah menjadi salah satu bagian dari agenda organisasi internasional tersebut.

Dujarric menjelaskan bahwa prioritas PBB di Suriah memiliki keterkaitan dengan agenda pemerintah Suriah, terutama dalam bidang rekonstruksi dan pemulihan.

Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur dan fasilitas yang rusak, tetapi juga mencakup aspek sosial serta pemulihan psikologis masyarakat.

RelatedPosts

Al-Sharaa dan Mohammed bin Salman Bahas Rekonstruksi Suriah dan Investasi

Suriah Resmi Bergabung dengan Kemitraan Internasional untuk Perangi Impunitas Senjata Kimia

PBB Tekankan Partisipasi Seluruh Komponen Masyarakat

Dalam keterangannya, Dujarric juga menyoroti pentingnya memastikan hak dan partisipasi berbagai kelompok masyarakat Suriah dalam proses pemulihan.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Suriah tengah berupaya memperkuat hubungan dengan komunitas internasional serta membuka peluang kerja sama ekonomi dan investasi.

PBB menyatakan dukungan terhadap proses tersebut tetap perlu berjalan bersamaan dengan perhatian terhadap perlindungan hak-hak masyarakat dan keterlibatan berbagai komponen dalam proses rekonstruksi.

Dujarric juga menegaskan posisi PBB terkait situasi keamanan di Suriah.

Ia mengatakan PBB mengutuk serangan berulang yang dilakukan ‘Israel’ serta pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah di wilayah di luar perbatasan Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki.

Pernyataan tersebut menempatkan isu kedaulatan dan keamanan Suriah sebagai bagian dari perhatian PBB di tengah agenda pemulihan ekonomi dan pembangunan kembali negara.

Dukungan terhadap Rekonstruksi Suriah

Pernyataan Dujarric muncul setelah meningkatnya perhatian internasional terhadap kebutuhan rekonstruksi Suriah.

Pemulihan ekonomi menjadi salah satu isu yang dibahas dalam rangkaian pertemuan diplomatik Suriah selama menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York.

Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa sebelumnya melakukan sejumlah pertemuan dengan pejabat internasional dan pemimpin negara untuk membahas hubungan bilateral, proses transisi, rekonstruksi, serta peluang memperluas kerja sama.

 

Baca Artikel Lainnya: Suriah-Yordania Siapkan Sesi Ketiga Dewan Koordinasi Tinggi, Bahas Sejumlah Proyek Strategis

 

Dalam pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, al-Sharaa membahas proses transisi politik Suriah, kerja sama antara Damaskus dan PBB, serta dukungan terhadap pemulihan dan rekonstruksi.

Perhatian terhadap investasi juga berkaitan dengan upaya Suriah membuka kembali hubungan ekonomi dengan komunitas internasional.

AS Sebut Awal Hubungan Baru

Dalam perkembangan terpisah, Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Suriah dan Irak, Tom Barrack, menyebut perkembangan kerja sama dengan Suriah sebagai awal dari arah baru dalam hubungan kedua negara.

Dalam pernyataannya kepada kantor berita Suriah pada Kamis (24/9/2026), Barrack mengatakan tingkat kerja sama yang berlangsung saat ini dapat menjadi dasar untuk membangun pola hubungan Suriah-Amerika yang berbeda.

Ia mengaitkan perkembangan tersebut dengan situasi yang menurutnya telah berlangsung selama hampir lima dekade.

Barrack juga menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah karakteristik masyarakat Suriah dan mengatakan Amerika Serikat melihat adanya peluang kerja sama yang dapat membantu Suriah mempercepat akses terhadap teknologi dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pernyataan tersebut mencerminkan pembahasan yang lebih luas mengenai kemungkinan pengembangan hubungan ekonomi dan teknologi antara kedua negara.

Bagi Suriah, pembukaan peluang investasi dan kerja sama ekonomi menjadi bagian dari agenda pemulihan pascaperang. Sementara itu, PBB menekankan bahwa proses tersebut perlu berjalan bersamaan dengan rekonstruksi, perlindungan hak masyarakat, serta penghormatan terhadap kedaulatan Suriah.

Dengan meningkatnya komunikasi diplomatik di tingkat internasional, isu investasi, rekonstruksi, dan integrasi ekonomi menjadi bagian penting dari pembahasan mengenai masa depan Suriah. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Ahmad Al-Sharaaberita Timur Tengah terbaruPBBStephane Dujarricsuriah
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Suriah-Yordania Siapkan Sesi Ketiga Dewan Koordinasi Tinggi, Bahas Sejumlah Proyek Strategis

Next Post

Israel Tak Lagi Halangi Penerbangan Kalibrasi, Bandara Damaskus dan Aleppo Bersiap Beroperasi Penuh

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Al-Sharaa dan Mohammed bin Salman

Al-Sharaa dan Mohammed bin Salman Bahas Rekonstruksi Suriah dan Investasi

7 Oktober 2026
Kemitraan Internasional

Suriah Resmi Bergabung dengan Kemitraan Internasional untuk Perangi Impunitas Senjata Kimia

6 Oktober 2026
Qatar, Yordania, Kuwait

Qatar, Yordania, Kuwait Kecam ‘Israel’ atas Proyek Sufa 53 di Quneitra

6 Oktober 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.