• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Netanyahu

Netanyahu Sebut Inggris Bisa Jadi Republik Islam, Politisi hingga Akademisi Bereaksi Keras

1 bulan ago
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

6 hari ago
Suriah dan Yordania

Suriah dan Yordania Perkuat Kerja Sama, Kecam Serangan Israel dan Iran

7 hari ago
serangan Houthi

Dua anak tewas, 15 luka-luka dalam serangan Houthi terhadap pengungsi di Marib.

1 minggu ago
Arab

Negara-negara Arab dan badan-badan regional mengutuk serangan Houthi terhadap Arab Saudi.

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, September 17, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Israel

Netanyahu Sebut Inggris Bisa Jadi Republik Islam, Politisi hingga Akademisi Bereaksi Keras

Pernyataan Netanyahu soal Inggris berpotensi menjadi "Republik Islam" memicu kecaman dari politisi, jurnalis, akademisi, dan aktivis di Inggris.

by Admin Andalus
1 bulan ago
A A
Netanyahu

Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu menuai kecaman di Inggris setelah menyebut negara tersebut berpotensi menjadi “Republik Islam” yang memiliki senjata nuklir. Pernyataan itu memicu kritik dari politisi, jurnalis, akademisi, dan aktivis yang menganggap ucapannya bernada Islamofobia.

Dalam wawancara dengan Radio Militer “Israel”, Netanyahu mengatakan seseorang pernah menyebut “republik Islam pertama yang memiliki senjata nuklir” sebagai “Republik Islam Inggris”. Ia kemudian mengaitkan pernyataan tersebut dengan Iran dan menyebut “Israel” berupaya mencegah munculnya “republik Islam lain”.

Pernyataan itu langsung memicu perdebatan di Inggris. Sejumlah pengkritik menilai Netanyahu berusaha menghubungkan pertumbuhan populasi Muslim dengan ancaman keamanan dan perubahan politik tanpa dasar yang jelas.

Piers Morgan hingga Politisi Inggris Serang Netanyahu

Jurnalis Inggris Piers Morgan ikut merespons pernyataan Netanyahu melalui platform X. Dengan jutaan pengikut, komentarnya turut memperbesar sorotan terhadap ucapan Perdana Menteri “Israel” tersebut.

RelatedPosts

Ben-Gvir Rancang Pemindahan 1,86 Juta Warga Palestina dari Gaza

Presiden AS Donald Trump Tetapkan Palestine Action sebagai Kelompok Teroris Global

Kritik juga datang dari anggota House of Lords, Gavin Barwell. Ia menyebut pernyataan Netanyahu sebagai bentuk “Islamofobia yang terang-terangan”.

Barwell menilai narasi mengenai umat Islam yang akan mengambil alih Inggris memiliki pola yang berbahaya karena menyerupai teori konspirasi antisemit yang menggambarkan orang Yahudi sebagai pihak yang mengendalikan sebuah negara.

Sejarawan dan penulis Inggris keturunan India, William Dalrymple, juga melontarkan kritik keras. Ia bahkan menyerukan agar Netanyahu dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag terkait apa yang ia sebut sebagai retorika rasis dan anti-Muslim.

Narasi Inggris Jadi Negara Islam Dipertanyakan

Sejumlah aktivis Inggris juga mempertanyakan klaim bahwa Inggris dapat berubah menjadi “negara Islam”. Mereka menyebut narasi tersebut tidak didukung data yang menunjukkan perubahan sistem politik Inggris menuju pemerintahan Islam.

Para pengkritik menilai pernyataan Netanyahu justru berpotensi membangun ketakutan terhadap komunitas Muslim dengan menghubungkan perubahan demografi dengan ancaman keamanan nasional.

Kontroversi itu kemudian berkembang menjadi perdebatan mengenai standar ganda dalam wacana politik internasional. Sejumlah pihak mempertanyakan bagaimana reaksi publik apabila seorang politisi Inggris menggunakan narasi serupa untuk menggambarkan Amerika Serikat sebagai “negara Yahudi”.

 

Baca Artikel Lainnya: Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu Sindir Inggris, Sebut Republik Islam dengan Senjata Nuklir

 

Muncul Saat Hubungan Inggris-“Israel” Memanas

Pernyataan Netanyahu muncul ketika hubungan Inggris dan “Israel” berada di tengah sorotan akibat perang yang masih berlangsung di Gaza.

Di Inggris, tekanan terhadap kebijakan pemerintah “Israel” juga semakin menguat seiring meningkatnya perhatian terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza. Situasi tersebut membuat komentar Netanyahu mengenai perubahan politik dan demografi Inggris mendapat respons lebih luas.

Ucapan tersebut juga bukan pertama kalinya Netanyahu mengaitkan perubahan sosial di Eropa dengan keberadaan umat Islam.

Dalam wawancara dengan Fox News pada akhir Juli, ia sempat menyindir seseorang yang belajar bahasa Arab agar dapat “pergi ke London dan Paris”. Pernyataan itu sebelumnya juga memicu kontroversi.

Berdasarkan data sensus dan statistik resmi Inggris yang dikutip dalam laporan tersebut, jumlah penduduk Muslim di Inggris mencapai sekitar empat juta jiwa atau sekitar enam persen dari total populasi.

Pernyataan terbaru Netanyahu akhirnya kembali membuka perdebatan mengenai Islamofobia, perubahan demografi, dan penggunaan isu agama dalam narasi keamanan internasional. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: InggrisIslamofobiaisraelNetanyahu
Share946Tweet592SendShare
Previous Post

Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu Sindir Inggris, Sebut Republik Islam dengan Senjata Nuklir

Next Post

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

10 September 2026
Suriah dan Yordania

Suriah dan Yordania Perkuat Kerja Sama, Kecam Serangan Israel dan Iran

10 September 2026
serangan Houthi

Dua anak tewas, 15 luka-luka dalam serangan Houthi terhadap pengungsi di Marib.

9 September 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.