• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
Bandara Abu al-Duhur

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

3 hari ago
Netanyahu

Netanyahu Sebut Inggris Bisa Jadi Republik Islam, Politisi hingga Akademisi Bereaksi Keras

7 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Iran

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

Teheran memperingatkan negara-negara Teluk agar tidak memberikan dukungan atau fasilitas kepada operasi militer Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan regional.

by Admin Andalus
2 hari ago
A A
Negara Teluk

Para demonstran membawa plakat bergambar mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Iran memperingatkan negara-negara Teluk agar tidak membantu ataupun memfasilitasi operasi militer Amerika Serikat. Peringatan tersebut disampaikan ketika ketegangan di kawasan meningkat dan sejumlah negara Teluk menjadi lokasi pangkalan militer AS.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Ali Abdollahi mengatakan setiap bentuk dukungan terhadap militer AS dapat dipandang sebagai keterlibatan dalam operasi Washington. Pernyataan itu disampaikan beberapa jam setelah Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan penghentian sementara aktivitas ekonomi dengan Iran.

Menurut Abdollahi, Iran memantau aktivitas militer di sejumlah pangkalan yang berada di kawasan Teluk. Ia mempertanyakan keberadaan pesawat militer, termasuk pesawat pengisi bahan bakar, di pangkalan regional tanpa sepengetahuan negara tempat pangkalan tersebut berada.

Iran Soroti Pangkalan Militer AS

Peringatan Teheran terutama mendapat perhatian karena beberapa negara Teluk menjadi lokasi fasilitas militer Amerika Serikat. Iran menilai dukungan logistik atau fasilitas yang digunakan untuk kepentingan operasi AS dapat memiliki konsekuensi terhadap negara yang bersangkutan.

RelatedPosts

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

Abdollahi menegaskan bahwa Iran membedakan antara negara yang tidak terlibat dalam konflik dan pihak yang secara aktif membantu operasi militer. Karena itu, Teheran meminta negara-negara di kawasan tidak memberikan fasilitas yang dapat digunakan untuk mendukung tindakan militer Washington.

Situasi semakin tegang setelah UEA mengumumkan penghentian sementara perdagangan dan transaksi keuangan dengan Iran. Keputusan tersebut diumumkan pada Selasa, 18 Agustus 2026, dengan alasan meningkatnya eskalasi regional.

Direktur Komunikasi Kementerian Luar Negeri UEA Afra Al Hameli mengatakan seluruh aktivitas perdagangan, pertukaran komersial, dan transaksi keuangan dengan Iran dihentikan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Hubungan Iran dan UEA Memburuk

Iran dan UEA selama bertahun-tahun memiliki hubungan perdagangan yang cukup erat. UEA bahkan menjadi salah satu mitra perdagangan penting bagi Iran di tengah tekanan dan sanksi ekonomi Amerika Serikat terhadap Teheran.

Namun, hubungan kedua negara kembali menghadapi tekanan setelah UEA menuduh Iran meluncurkan rudal ke arah kapal di sekitar perairannya. Sejumlah kapal tanker milik perusahaan energi negara UEA, ADNOC, juga dilaporkan menjadi sasaran dalam beberapa pekan terakhir.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kemudian melakukan pembicaraan melalui telepon dengan penasihat keamanan nasional UEA. Pembahasan tersebut mencakup koordinasi menghadapi Iran dan pentingnya mempertahankan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.

Selat Hormuz memiliki posisi strategis dalam perdagangan energi dunia. Jalur tersebut menjadi salah satu titik utama lalu lintas kapal yang mengangkut minyak dan gas dari kawasan Teluk.

 

Baca Artikel Lainnya: Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

 

Upaya Diplomasi Kembali Menghadapi Hambatan

Di tengah meningkatnya ketegangan, upaya diplomatik antara Washington dan Teheran kembali menghadapi ketidakpastian. Utusan AS Jared Kushner sebelumnya menyatakan bahwa kedua pihak melakukan komunikasi yang disebutnya positif dan aktif.

Namun, pernyataan tersebut kemudian dibantah Presiden AS Donald Trump. Trump mengatakan tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung maupun yang telah dijadwalkan dengan pemerintah Iran.

Trump juga menegaskan bahwa blokade laut terhadap Iran tetap diberlakukan. Sebelumnya, ia mengunggah peta Selat Hormuz dan menyebut kawasan strategis tersebut sebagai bagian dari wilayah baru Amerika Serikat, setelah sebelumnya mengancam akan mengambil alih jalur pengiriman minyak dan gas.

Sementara itu, operasi militer AS dilaporkan mengalami jeda. Sejumlah media Amerika juga melaporkan bahwa konflik telah memberikan tekanan terhadap persediaan amunisi tertentu. Trump dan Pentagon membantah laporan tersebut.

Iran Pertahankan Sikap Menantang

Setelah berbulan-bulan menghadapi tekanan militer dan politik dari Washington, pemerintah Iran tetap menunjukkan sikap menentang tuntutan AS.

Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala perunding negara tersebut, Mohammad Bagher Ghalibaf, melakukan kunjungan ke Irak. Ia mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memperkuat tatanan baru di kawasan dan meningkatkan kerja sama regional tanpa campur tangan asing.

Ghalibaf juga menyinggung keberadaan kelompok-kelompok perlawanan di Irak sebagai salah satu unsur kekuatan negara tersebut.

Peringatan terbaru dari Teheran menunjukkan bahwa Iran berusaha memperluas tekanan diplomatik kepada negara-negara Teluk agar tidak terlibat dalam operasi militer AS. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas militer dan memburuknya hubungan sejumlah negara kawasan berpotensi memperbesar risiko konflik di Timur Tengah. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Amerika Serikatberita Timur Tengah terbaruIranNegara TelukUEA
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

Next Post

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

19 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.