• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Zohar Regev

Aktivis Mualaf Keturunan Yahudi Zohar Regev Ditahan Israel usai Ikut Freedom Flotilla ke Gaza

2 bulan ago
Asy Syaraa

Asy Syaraa Buka Peluang Kesepakatan dengan Israel, Suriah Utamakan Jaminan Keamanan

9 jam ago
Houthi

Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi, Front Baru Perang AS-Iran Makin Memanas

10 jam ago
PBB

PBB Peringatkan 74 Ribu Anak Gaza Berisiko Malnutrisi Akut dalam Setahun

3 hari ago
Pemimpin Baru Hamas

Pemimpin Baru Hamas Tetapkan 6 Prioritas, Hentikan Serangan Israel Jadi Fokus Utama

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Senin, Juli 27, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Palestina

Aktivis Mualaf Keturunan Yahudi Zohar Regev Ditahan Israel usai Ikut Freedom Flotilla ke Gaza

Zohar Regev, aktivis mualaf keturunan Yahudi yang ikut misi Freedom Flotilla ke Gaza, dilaporkan masih ditahan Israel dan menjadi sorotan solidaritas internasional pro-Palestina.

by Admin Andalus
2 bulan ago
A A
Zohar Regev

Aktivis Israel Zohar Chamberlain Regev juga berada di atas kapal armada yang dicegat oleh pasukan Israel.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang aktivis pro-Palestina bernama Zohar Regev menjadi perhatian internasional setelah dilaporkan masih ditahan otoritas Israel usai mengikuti misi kemanusiaan Freedom Flotilla menuju Jalur Gaza.

Zohar diketahui lahir dari keluarga Yahudi di Palestina dan pernah memiliki kewarganegaraan Israel sebelum kemudian memeluk Islam dan aktif dalam gerakan solidaritas untuk Palestina.

Menurut laporan media India, India’s News, Zohar ditangkap setelah pasukan Israel mencegat kapal bantuan kemanusiaan yang berusaha menembus blokade Gaza di Laut Mediterania pekan ini.

Sebagian besar aktivis internasional yang ikut dalam misi tersebut telah dibebaskan dan dideportasi ke negara masing-masing. Namun sejumlah laporan menyebut Zohar masih berada dalam tahanan Israel hingga kini.

Freedom Flotilla sendiri merupakan gerakan internasional yang mengirim kapal bantuan dan relawan kemanusiaan ke Gaza sebagai bentuk protes terhadap blokade Israel yang berlangsung sejak 2007.

Misi terbaru armada itu melibatkan aktivis dari berbagai negara yang membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza di tengah perang dan krisis pangan berkepanjangan.

Sejumlah aktivis pro-Palestina menyebut Zohar telah meninggalkan Israel bertahun-tahun lalu sebelum memutuskan memeluk Islam dan aktif dalam kampanye internasional mendukung Palestina.

Di media sosial, kisah Zohar cepat menyebar dan memicu gelombang solidaritas dari berbagai negara. Banyak pendukung Palestina menyebutnya sebagai simbol dukungan lintas agama dan kebangsaan terhadap perjuangan rakyat Gaza.

Salah satu unggahan yang viral menyebut, “Ketika perempuan ini memeluk Islam, ia menjadi saudari kami. Kami peduli terhadap nasibnya dan berjuang untuk pembebasannya.”

Baca Artikel Lainnya: Al-Qassam Rilis Pesan Terakhir Izzuddin Al-Haddad Sebelum Gugur dalam Serangan Israel

Unggahan tersebut dibagikan ribuan kali dan memunculkan seruan internasional agar Israel segera membebaskan seluruh aktivis sipil yang ditahan setelah insiden pencegatan Freedom Flotilla.

Pemerintah Israel sebelumnya menyatakan seluruh kapal Freedom Flotilla dicegat karena dianggap melanggar blokade laut Gaza. Israel mengklaim langkah itu dilakukan demi alasan keamanan serta untuk mencegah penyelundupan senjata ke wilayah Palestina.

Namun berbagai organisasi hak asasi manusia mengecam tindakan penahanan terhadap para relawan sipil internasional tersebut.

Amnesty International dan Human Rights Watch meminta Israel menghormati hak para tahanan dan memastikan tidak terjadi kekerasan maupun perlakuan tidak manusiawi selama proses penahanan berlangsung.

RelatedPosts

Asy Syaraa Buka Peluang Kesepakatan dengan Israel, Suriah Utamakan Jaminan Keamanan

Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi, Front Baru Perang AS-Iran Makin Memanas

Kasus Zohar Regev kini menjadi perhatian luas karena latar belakangnya sebagai mantan warga Israel keturunan Yahudi yang memilih aktif mendukung perjuangan Palestina.

Banyak pengguna media sosial menilai kisahnya memperlihatkan bahwa dukungan terhadap Palestina telah melampaui batas agama, etnis, dan identitas kebangsaan.

Di tengah konflik Gaza yang terus memanas, nama Zohar Regev kini menjadi simbol baru solidaritas internasional terhadap warga Palestina yang masih menghadapi perang dan blokade berkepanjangan.

Sementara itu, berbagai kelompok solidaritas internasional terus mendesak komunitas dunia agar memberikan tekanan diplomatik kepada Israel untuk membebaskan para aktivis kemanusiaan yang masih ditahan pascainsiden Freedom Flotilla. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruFreedom FlotillaGazapalestinaZohar Regev
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Al-Qassam Rilis Pesan Terakhir Izzuddin Al-Haddad Sebelum Gugur dalam Serangan Israel

Next Post

Qatar Tanggung Biaya 180 Jamaah Haji Suriah untuk Musim Haji 2026

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Asy Syaraa

Asy Syaraa Buka Peluang Kesepakatan dengan Israel, Suriah Utamakan Jaminan Keamanan

27 Juli 2026
Houthi

Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi, Front Baru Perang AS-Iran Makin Memanas

27 Juli 2026
PBB

PBB Peringatkan 74 Ribu Anak Gaza Berisiko Malnutrisi Akut dalam Setahun

24 Juli 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.