• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Hizbullah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

3 bulan ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
Bandara Abu al-Duhur

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Suriah

Hizbullah Sembunyikan Ratusan Perwira Rezim Assad di Lebanon

by Admin Andalus
3 bulan ago
A A
Hizbullah
2.4k
SHARES
4.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Suriah mulai serius memburu para loyalis rezim Bashar al-Assad yang kabur ke markas Hizbullah Lebanon setelah runtuhnya pemerintahan lama. Fokus Damaskus kini tertuju pada mantan perwira militer, aparat intelijen, dan tokoh keamanan Assad.

Isu ini kembali mencuat setelah Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, melakukan kunjungan resmi ke Damaskus bersama rombongan pejabat Lebanon. Dalam pertemuan itu, pemerintah Suriah disebut meminta Beirut untuk bekerja sama menyerahkan para mantan pejabat rezim Assad yang kini berada di Lebanon.

Menurut laporan Al Arabiya, sumber resmi Lebanon mengungkapkan bahwa sekitar 100 mantan perwira Assad masuk ke Lebanon lewat jalur ilegal di wilayah Bekaa dan Lebanon utara saat rezim Assad tumbang. Mereka kemudian menyebar ke sejumlah daerah yang dikenal sebagai basis loyalis Assad dan wilayah kuat Hizbullah.

Beberapa lokasi yang disebut menjadi tempat persembunyian mereka antara lain Jabal Mohsen di Tripoli yang mayoritas penduduknya Alawi, desa-desa di Akkar dekat perbatasan Suriah, hingga kawasan Baalbek-Hermel di Lebanon timur yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kekuatan Hizbullah.

RelatedPosts

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

Berlindung di Basis Hizbullah

Sumber Lebanon itu mengatakan para mantan perwira Assad sengaja memilih wilayah yang memiliki pengaruh besar Hizbullah dan sekutunya agar lebih aman dari pengawasan. Sebagian dari mereka diyakini masih memiliki hubungan lama dengan jaringan keamanan dan milisi yang dulu mendukung Assad selama perang Suriah.

Hal inilah yang membuat Damaskus khawatir. Pemerintah Suriah takut jaringan loyalis Assad di Lebanon kembali membangun kekuatan atau mengatur gerakan melawan pemerintahan baru dari luar negeri.

Karena itu, Damaskus dilaporkan sudah mengirim daftar nama para mantan pejabat dan perwira Assad kepada pemerintah Lebanon. Suriah juga meminta koordinasi keamanan langsung untuk melacak dan menyeret mereka ke pengadilan.

Dalam pembicaraan kedua negara, isu “sisa-sisa rezim Assad” menjadi salah satu topik paling sensitif. Lebanon dan Suriah kini disebut sedang menyiapkan mekanisme hukum bersama agar proses penyerahan para loyalis Assad bisa dilakukan secara resmi melalui kementerian dalam negeri dan kementerian kehakiman kedua negara.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam juga memberi sinyal bahwa Beirut tidak ingin negaranya dipakai sebagai markas aktivitas anti-Suriah.

 

“Kami tidak akan membiarkan Lebanon menjadi tempat bagi kelompok atau milisi yang bekerja melawan negara-negara Arab,” ujarnya kepada Al Arabiya.

Kekhawatiran Jaringan Lama Assad Bangkit Lagi

Meski begitu, situasi Lebanon tidak sederhana. Banyak wilayah tempat para loyalis Assad bersembunyi berada di area yang selama ini berada di bawah pengaruh Hizbullah. Kelompok tersebut memang menjadi sekutu utama Bashar al-Assad selama perang Suriah dan berperan besar menjaga rezimnya tetap bertahan bertahun-tahun.

Karena itu, keberadaan mantan perwira Assad di wilayah-wilayah pengaruh Hizbullah langsung memicu banyak spekulasi. Sejumlah pihak khawatir mereka masih menyimpan jaringan lama dan bisa sewaktu-waktu digunakan untuk mengganggu stabilitas Suriah.

Apalagi sebagian mantan aparat Assad dikenal berpengalaman dalam operasi intelijen, militer, dan keamanan. Jika mereka tetap bebas bergerak di Lebanon, Damaskus khawatir ancaman terhadap pemerintahan baru belum benar-benar selesai.

Sementara itu, aktivis hukum Lebanon, Diala Shehadeh, menjelaskan bahwa penyerahan para mantan pejabat Assad harus dilakukan lewat prosedur hukum resmi. Menurutnya, Suriah perlu mengajukan permintaan resmi berdasarkan perjanjian hukum Lebanon–Suriah yang sudah ada sejak tahun 1951.

Namun di balik proses hukum dan diplomasi itu, satu hal kini semakin jelas, banyak loyalis Assad memilih berlindung di kawasan yang dekat dengan Hizbullah. Dan bagi Damaskus, itu bukan lagi sekadar isu pengungsi politik, melainkan persoalan keamanan yang bisa menentukan masa depan Suriah pasca-Assad. (ahmad/andalusmedia.id)

Tags: Hizbullahkabar suriahLebanonPemerintah Baru Suriahsuriah
Share956Tweet598SendShare
Previous Post

Impunitas Israel Disorot, Pembunuhan Jurnalis Palestina dan Lebanon Meningkat

Next Post

Pemerintah Baru Suriah Tuduh Hizbullah Lindungi Penjahat Rezim Assad di Lebanon

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

19 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.