Delegasi Suriah dan pejabat Norwegia membahas upaya mendukung pemulangan warga Suriah serta menghubungkan program kepulangan dengan proyek pemulihan dan pembangunan berkelanjutan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Oslo pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Delegasi Suriah dipimpin Nahla Othman, Direktur Departemen Urusan Ekspatriat dan Pengungsi di Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat. Sementara delegasi Norwegia dipimpin Tinee Morsch Smith, Direktur Jenderal Pembangunan Internasional di Kementerian Luar Negeri Norwegia.
Pertemuan turut dihadiri perwakilan dari bidang pembangunan, Timur Tengah dan Afrika Utara, serta Badan Kerja Sama Pembangunan Norwegia.
Hubungkan Program Kepulangan dengan Pemulihan
Dalam pembicaraan tersebut, kedua pihak membahas mekanisme untuk mengintegrasikan program pemulangan warga Suriah dengan proyek pemulihan dan pembangunan berkelanjutan.
Langkah tersebut diarahkan untuk menciptakan kondisi yang mendukung stabilitas warga Suriah yang kembali ke negara asalnya. Selain persoalan kepulangan, pembahasan mencakup peluang memperluas dukungan terhadap sektor layanan dasar, infrastruktur, dan penguatan kapasitas lembaga pemerintahan.
Perwakilan Kementerian Kehakiman Suriah juga ikut dalam pembahasan. Selain itu, Abdul Karim Aqzeez dari Departemen Kerja Sama Internasional Kementerian Luar Negeri Suriah turut menyampaikan sejumlah prioritas terkait pemulihan.
Pihak Suriah membahas mekanisme peralihan dari pendekatan respons kemanusiaan menuju program yang lebih berkelanjutan dengan fokus pada pemulihan dan pembangunan.
Prioritas Layanan Dasar dan Infrastruktur
Menurut laporan SANA yang dikutip Televisi Suriah, pihak Suriah menekankan pentingnya mengarahkan dukungan internasional berdasarkan prioritas pemulihan nasional serta melakukan koordinasi dengan lembaga-lembaga pemerintah terkait.
Prioritas tersebut mencakup rehabilitasi layanan dasar dan infrastruktur serta penguatan kapasitas kelembagaan. Dukungan pembangunan diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kondisi kehidupan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi warga yang kembali.
Baca Artikel Lainnya: Koalisi Internasional Puji Mitra di Damaskus dalam Upaya Melawan ISIS
Pembicaraan juga diarahkan pada pengembangan kerja sama pembangunan antara Suriah dan Norwegia. Kedua pihak membahas kemungkinan dukungan terhadap berbagai proyek yang berkaitan dengan pemulihan dan peningkatan kualitas hidup.
Kerja sama tersebut juga dikaitkan dengan upaya menciptakan kondisi yang mendukung kepulangan dan stabilitas warga Suriah setelah kembali ke negara asalnya.
Bagian dari Penguatan Hubungan Bilateral
Pertemuan di Oslo menjadi bagian dari rangkaian komunikasi antara pejabat Suriah dan Norwegia dalam beberapa waktu terakhir. Pembicaraan sebelumnya mencakup pengembangan hubungan bilateral serta perluasan kerja sama di sejumlah bidang.
Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide sebelumnya telah mengunjungi Damaskus untuk membahas hubungan bilateral dan kerja sama dengan pejabat Suriah.
Kedua negara juga pernah mengadakan pertemuan di sela-sela Konferensi Perdamaian Oslo. Dalam rangkaian pertemuan tersebut, pejabat kedua negara membahas sejumlah isu yang menjadi kepentingan bersama.
Pertemuan terbaru di Oslo memperlihatkan bahwa agenda hubungan Suriah-Norwegia tidak hanya mencakup hubungan diplomatik, tetapi juga mulai diarahkan pada isu pemulangan warga, pemulihan layanan dasar, pembangunan infrastruktur, serta penguatan kapasitas kelembagaan. (haidar/andalusmedia.id)














