• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Iran

Serangan AS di Iran Tewaskan 18 Orang, Perempuan dan Anak Jadi Korban

2 minggu ago
Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

18 jam ago
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

18 jam ago
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

1 minggu ago
Suriah dan Yordania

Suriah dan Yordania Perkuat Kerja Sama, Kecam Serangan Israel dan Iran

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, September 19, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Iran

Serangan AS di Iran Tewaskan 18 Orang, Perempuan dan Anak Jadi Korban

Serangan Amerika Serikat ke sejumlah wilayah Iran dilaporkan menewaskan 18 orang dan melukai 108 lainnya. Teheran mengecam serangan yang disebut turut mengenai kawasan sipil dan mengancam akan memberikan respons lebih luas.

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
Iran

Menteri Kesehatan Iran mengatakan serangan AS di beberapa provinsi menewaskan 18 orang dan melukai 108 orang.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Serangkaian serangan Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah wilayah di Iran dilaporkan menyebabkan 18 orang meninggal dunia dan 108 lainnya mengalami luka-luka. Data tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Iran Mohammad Reza Zafarghandi pada Rabu (2/9/2026).

“Akibat serangan tadi malam di berbagai provinsi di negara ini, 18 orang tewas dan 108 warga kami terluka,” kata Zafarghandi seperti dikutip televisi pemerintah Iran, IRIB.

Serangan tersebut dilaporkan berlangsung di beberapa provinsi, termasuk Hormozgan dan Sistan-Balochestan yang berada di wilayah selatan Iran. Korban juga disebut berasal dari sejumlah daerah lain yang menjadi sasaran serangan.

Anggota IRGC dan Warga Sipil Jadi Korban

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan empat personel Pasukan Dirgantara mereka tewas dalam serangan di Provinsi Kermanshah. Media Iran juga melaporkan adanya korban di Khuzestan, termasuk dari kalangan anggota pasukan Basij.

RelatedPosts

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

Salah satu serangan yang mendapat sorotan terjadi di Sirik, Provinsi Hormozgan. Sebuah bangunan yang tengah digunakan untuk menggelar pesta pernikahan dilaporkan terkena serangan.

Otoritas Iran menyebut sekitar 70 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, baik meninggal maupun terluka. Sebagian besar korban disebut merupakan perempuan dan anak-anak.

Sebelumnya, Bulan Sabit Merah Iran di Hormozgan melaporkan sedikitnya empat orang tewas, termasuk seorang anak, akibat insiden tersebut.

IRGC menyatakan bangunan itu digunakan oleh pasangan Muslim Sunni untuk merayakan pernikahan mereka. Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu alasan Teheran menuding serangan AS telah menyasar kawasan sipil.

Iran Tuduh AS Langgar Hukum Internasional

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangkaian serangan tersebut. Pemerintah Iran menuduh Washington melakukan pelanggaran terhadap hukum internasional karena menyerang wilayah yang terdapat warga sipil.

Teheran menegaskan bahwa pihaknya akan terus mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas teritorial Iran.

Selain korban jiwa, serangan tersebut dilaporkan menimbulkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur sipil. Kementerian Energi Iran mengatakan beberapa bagian jaringan listrik di Provinsi Hormozgan terkena serangan dan menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut menambah kekhawatiran terhadap dampak serangan terhadap masyarakat sipil, terutama di wilayah yang mengalami kerusakan fasilitas dasar.

 

Baca Artikel Lainnya: Kontaminasi Air Gaza Hampir Tiga Kali Lipat, WHO Peringatkan Ancaman Wabah

 

AS Klaim Sasar Fasilitas Militer Iran

Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan pasukannya telah menyelesaikan serangkaian serangan terhadap target militer Iran.

Washington menyatakan operasi tersebut dilakukan setelah adanya dugaan serangan IRGC terhadap kapal komersial di Selat Hormuz serta terhadap personel militer AS.

Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan menggunakan rudal dan drone terhadap sejumlah fasilitas militer AS di kawasan.

IRGC mengklaim serangan balasan tersebut menyasar fasilitas Korps Marinir AS di Yordania serta Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait. Fasilitas militer AS di Bahrain dan Uni Emirat Arab juga dilaporkan menjadi sasaran.

Militer Iran menyatakan serangan diarahkan terhadap instalasi radar dan posisi pasukan AS di kawasan.

Iran Beri Peringatan kepada Negara Kawasan

Teheran juga memperingatkan negara-negara di kawasan agar tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer kepada Washington untuk mendukung operasi terhadap Iran.

Iran menyatakan negara yang membantu operasi militer AS dapat menghadapi konsekuensi serius. Teheran juga memperingatkan bahwa serangan AS berikutnya berpotensi memicu respons yang lebih luas.

Pertukaran serangan terbaru ini terjadi setelah konflik antara AS dan Iran sempat mengalami jeda selama sekitar satu bulan.

Washington menggambarkan operasi tersebut sebagai serangan terhadap sasaran militer Iran. Sebaliknya, Teheran menegaskan bahwa serangan AS juga berdampak pada fasilitas sipil dan menimbulkan korban dari kalangan masyarakat.

Situasi tersebut menunjukkan meningkatnya kembali ketegangan antara kedua negara dan membuka kemungkinan terjadinya eskalasi lebih luas di kawasan Timur Tengah, khususnya di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur penting bagi pelayaran dan perdagangan energi dunia. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Amerika Serikatberita Timur Tengah terbaruIranIRGCkonflik AS-Iran
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Kontaminasi Air Gaza Hampir Tiga Kali Lipat, WHO Peringatkan Ancaman Wabah

Next Post

Ben-Gvir Rancang Pemindahan 1,86 Juta Warga Palestina dari Gaza

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

18 September 2026
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

18 September 2026
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

10 September 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.