• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Diserang

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam, Ankara Protes Keras ke Rusia dan Ukraina

2 bulan ago
Kemitraan Internasional

Suriah Resmi Bergabung dengan Kemitraan Internasional untuk Perangi Impunitas Senjata Kimia

2 jam ago
Qatar, Yordania, Kuwait

Qatar, Yordania, Kuwait Kecam ‘Israel’ atas Proyek Sufa 53 di Quneitra

4 jam ago
Suriah dan Norwegia

Suriah dan Norwegia Bahas Dukungan Pemulangan Warga dan Program Pemulihan

1 hari ago
Koalisi Internasional

Koalisi Internasional Puji Mitra di Damaskus dalam Upaya Melawan ISIS

1 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Selasa, Oktober 6, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Turki

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam, Ankara Protes Keras ke Rusia dan Ukraina

Dua kapal kargo sipil milik perusahaan Turki diserang drone di Laut Hitam, memicu protes keras Ankara dan kekhawatiran atas keselamatan jalur pelayaran internasional.

by Admin Andalus
2 bulan ago
A A
Diserang

Kapal Kargo Turki Diserang di Laut Hitam, Ankara Protes Keras Kapal Nadezhda milik Turki setelah diserang drone pada 3 Agustus 2026.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Turki melayangkan protes keras setelah dua kapal kargo sipil milik perusahaan Turki diserang pesawat nirawak (drone) di Laut Hitam sesaat setelah meninggalkan Pelabuhan Novorossiysk, Rusia. Insiden yang terjadi pada Senin (3/8/2026) malam itu mengakibatkan sejumlah awak kapal, termasuk warga negara Turki, mengalami luka-luka.

Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan, sebagaimana dilaporkan The Moscow Times pada Selasa (4/8), kedua kapal yang menjadi sasaran serangan adalah Yaşar dan Nadezhda. Keduanya baru saja berlayar dari Pelabuhan Novorossiysk ketika diserang.

Pemerintah Turki menegaskan kedua kapal tersebut merupakan kapal sipil yang tidak memiliki keterkaitan dengan aktivitas militer.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Turki menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya eskalasi konflik di Laut Hitam yang mulai mengancam keselamatan jalur pelayaran internasional.

“Kami sangat prihatin dengan meningkatnya konflik antara Rusia dan Ukraina di Laut Hitam yang kini memengaruhi pelayaran sipil meskipun kami telah berulang kali memberikan peringatan. Keselamatan warga negara kami adalah prioritas utama, dan kondisi mereka terus kami pantau dengan saksama,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.

Ankara juga mendesak Rusia dan Ukraina mengambil langkah nyata untuk menjamin keamanan navigasi serta melindungi kapal-kapal sipil dari dampak konflik bersenjata.

Menurut laporan Euronews, serangan terjadi di jalur pelayaran menuju Pelabuhan Novorossiysk, salah satu pelabuhan ekspor energi terbesar Rusia di Laut Hitam. Dalam beberapa bulan terakhir, kawasan tersebut beberapa kali menjadi sasaran serangan drone yang berkaitan dengan perang Rusia-Ukraina.

Baca Artikel Lainnya: Polemik Senjata di Irak Memanas, Kataib Hizbullah Tolak Pelucutan Jelang Tenggat Pemerintah

Insiden ini bukan kali pertama menimpa kapal yang terkait dengan Turki. Pada akhir Mei lalu, Ankara juga sempat memperingatkan adanya “eskalasi yang tidak terkendali” setelah sebuah kapal dagang Turki menjadi sasaran serangan di kawasan yang sama.

Pemerintah Turki menilai meningkatnya frekuensi serangan terhadap kapal sipil berpotensi mengganggu perdagangan internasional sekaligus memperbesar risiko bagi keselamatan awak kapal yang tidak terlibat dalam konflik.

Sebagai tindak lanjut, Ankara menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Rusia, Ukraina, serta mitra-mitra internasional guna memastikan keamanan pelayaran di Laut Hitam.

Turki juga kembali menyerukan agar seluruh pihak mematuhi hukum internasional dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan kapal dagang maupun awak sipil yang melintasi kawasan tersebut.

RelatedPosts

Suriah Resmi Bergabung dengan Kemitraan Internasional untuk Perangi Impunitas Senjata Kimia

Qatar, Yordania, Kuwait Kecam ‘Israel’ atas Proyek Sufa 53 di Quneitra

Insiden terbaru ini kembali menunjukkan bahwa perang Rusia-Ukraina semakin berdampak terhadap sektor maritim, dengan jalur perdagangan internasional di Laut Hitam menjadi semakin rentan terhadap eskalasi militer. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruKapal KargoKonflik Rusia UkrainaLaut Hitamturki
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Polemik Senjata di Irak Memanas, Kataib Hizbullah Tolak Pelucutan Jelang Tenggat Pemerintah

Next Post

Netanyahu Siap Serang Iran Tanpa Bantuan AS, Tegaskan Opsi Militer Tetap Terbuka

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Kemitraan Internasional

Suriah Resmi Bergabung dengan Kemitraan Internasional untuk Perangi Impunitas Senjata Kimia

6 Oktober 2026
Qatar, Yordania, Kuwait

Qatar, Yordania, Kuwait Kecam ‘Israel’ atas Proyek Sufa 53 di Quneitra

6 Oktober 2026
Suriah dan Norwegia

Suriah dan Norwegia Bahas Dukungan Pemulangan Warga dan Program Pemulihan

5 Oktober 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.