• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Serangan Israel

Serangan Israel Hapus Satu Keluarga di Gaza, Faksi Palestina Desak Dunia Hentikan Genosida

5 hari ago
Asy Syaraa

Asy Syaraa Buka Peluang Kesepakatan dengan Israel, Suriah Utamakan Jaminan Keamanan

10 jam ago
Houthi

Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi, Front Baru Perang AS-Iran Makin Memanas

10 jam ago
PBB

PBB Peringatkan 74 Ribu Anak Gaza Berisiko Malnutrisi Akut dalam Setahun

3 hari ago
Pemimpin Baru Hamas

Pemimpin Baru Hamas Tetapkan 6 Prioritas, Hentikan Serangan Israel Jadi Fokus Utama

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Senin, Juli 27, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Palestina

Serangan Israel Hapus Satu Keluarga di Gaza, Faksi Palestina Desak Dunia Hentikan Genosida

Serangan udara Israel di Kota Gaza menewaskan enam anggota keluarga al-Masri, termasuk empat anak. Faksi-faksi Palestina menyebut insiden itu sebagai bagian dari genosida yang terus berlangsung dan mendesak dunia internasional segera bertindak.

by Admin Andalus
5 hari ago
A A
Serangan Israel

Lima warga Palestina, termasuk anak-anak, tewas di Kota Gaza.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Faksi-faksi perlawanan Palestina mengecam keras serangan terbaru militer Israel yang menewaskan seluruh anggota keluarga al-Masri di Kota Gaza serta menghantam Rumah Sakit Yemen Al-Saeed di Gaza utara. Mereka menilai rangkaian serangan itu menjadi bukti bahwa operasi militer terhadap warga sipil masih terus berlangsung di tengah upaya mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Selasa (21/7/2026), berbagai faksi Palestina menyebut pemboman terhadap rumah keluarga al-Masri, yang mayoritas korbannya merupakan anak-anak, sebagai kejahatan yang membutuhkan respons segera dari masyarakat internasional.

Mereka juga mengecam serangan terhadap fasilitas kesehatan yang dinilai semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza. Menurut mereka, rumah sakit seharusnya mendapat perlindungan berdasarkan hukum humaniter internasional dan tidak menjadi sasaran operasi militer.

Faksi-faksi Palestina menyatakan pembantaian terhadap keluarga al-Masri dan keluarga Nasman menunjukkan eskalasi yang semakin berbahaya. Mereka menyerukan tindakan nyata dari komunitas internasional untuk menghentikan serangan terhadap warga sipil Palestina.

Dalam pernyataannya, mereka mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), negara-negara mediator, dan pihak-pihak yang menjadi penjamin proses negosiasi agar meningkatkan tekanan demi menghentikan operasi militer di Gaza.

Selain menyerukan penghentian serangan, mereka juga meminta agar bantuan kemanusiaan segera dipercepat masuk ke Jalur Gaza, perlindungan terhadap warga sipil diperkuat, dan seluruh pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional dimintai pertanggungjawaban.

Seruan tersebut muncul hanya beberapa jam setelah pesawat tempur Israel membombardir sebuah apartemen milik keluarga al-Masri di kawasan Al-Sabra, selatan Kota Gaza.

Menurut sumber-sumber lokal, sedikitnya tiga rudal menghantam bangunan yang berada di dekat Kamar Dagang di Jalan Thalatini menjelang waktu fajar. Ledakan besar menyebabkan bangunan runtuh dan menimbun seluruh penghuni di dalamnya.

Serangan itu menewaskan enam anggota keluarga sekaligus, yaitu Firas Ahmed al-Masri, istrinya Salsabeel Mohammad al-Masri, serta empat anak mereka, Naeem, Ferial, Salma, dan Amira.

Baca Artikel Lainnya: Banjir Bandang Landa Afghanistan, 23 Orang Tewas dan Lebih dari 100 Warga Masih Hilang

Seluruh jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Al-Shifa. Foto-foto para korban yang beredar di media sosial memicu gelombang duka dan kecaman dari berbagai kalangan.

Sejumlah jurnalis dan aktivis Palestina menggambarkan tragedi tersebut sebagai contoh lain dari lenyapnya satu keluarga akibat serangan udara di Gaza.

Dalam berbagai unggahan, mereka menyebut keluarga al-Masri kehilangan seluruh anggotanya hanya dalam hitungan detik. Beberapa saksi mata juga menceritakan proses evakuasi yang berlangsung sulit karena sebagian korban tertimbun reruntuhan bangunan.

Insiden ini kembali menyoroti tingginya risiko serangan di kawasan permukiman padat penduduk. Organisasi-organisasi hak asasi manusia sebelumnya telah berulang kali memperingatkan bahwa penggunaan senjata berdaya ledak tinggi di wilayah sipil menyebabkan banyak keluarga Palestina terhapus seluruhnya dari catatan sipil.

RelatedPosts

Asy Syaraa Buka Peluang Kesepakatan dengan Israel, Suriah Utamakan Jaminan Keamanan

Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi, Front Baru Perang AS-Iran Makin Memanas

Mereka juga menilai akses tim penyelamat semakin sulit karena serangan yang terus berlangsung membuat ambulans dan petugas pertahanan sipil tidak selalu dapat menjangkau lokasi korban dengan cepat.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan rumah-rumah sakit di wilayah tersebut menerima sedikitnya 10 jenazah dalam 24 jam terakhir. Dari jumlah itu, sembilan korban dinyatakan meninggal akibat serangan terbaru, sedangkan satu korban lainnya meninggal setelah sebelumnya menjalani perawatan karena luka-luka.

Selain korban meninggal, sedikitnya 42 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit.

Kementerian juga menyebut masih banyak korban yang diyakini berada di bawah reruntuhan bangunan atau tergeletak di jalan karena proses evakuasi terhambat oleh serangan yang terus berlangsung.

Menurut data otoritas kesehatan Gaza, sejak Israel kembali melanjutkan operasi militernya setelah berakhirnya gencatan senjata pada 11 Oktober, sebanyak 1.168 warga Palestina dilaporkan tewas dan 3.798 lainnya mengalami luka-luka. Dalam periode yang sama, 802 jenazah berhasil dievakuasi dari berbagai lokasi.

Secara keseluruhan, otoritas Palestina menyatakan perang di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menyebabkan 73.293 warga Palestina meninggal dunia dan 173.906 lainnya terluka. Angka tersebut terus bertambah seiring masih berlangsungnya operasi militer di berbagai wilayah Gaza.  (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruGazapalestinaserangan Israel
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Banjir Bandang Landa Afghanistan, 23 Orang Tewas dan Lebih dari 100 Warga Masih Hilang

Next Post

Houthi Gertak Arab Saudi, Infrastruktur Energi Terancam Digempur Rudal dan Drone

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Asy Syaraa

Asy Syaraa Buka Peluang Kesepakatan dengan Israel, Suriah Utamakan Jaminan Keamanan

27 Juli 2026
Houthi

Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi, Front Baru Perang AS-Iran Makin Memanas

27 Juli 2026
PBB

PBB Peringatkan 74 Ribu Anak Gaza Berisiko Malnutrisi Akut dalam Setahun

24 Juli 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.