• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Afghanistan Rusia

Rusia dan Afghanistan Sepakat Kerja Sama Militer, Fokus pada Perawatan Senjata dan Helikopter

1 minggu ago
Trump Desak Iran

Trump Desak Iran Kembali Berunding Usai Serangan Rudal ke Israel, Ketegangan Timur Tengah Memanas

16 menit ago
Keamanan Suriah berhasil tangkap pemuda alawi atas penghinaannya terhadap ibunda Aisyah

Hina Ibunda Aisyah di Sosial Media, Seorang Pemuda Ditangkap Keamanan Suriah

12 jam ago
Para anggota parlemen AS menyetujui amandemen terhadap anggaran Pentagon untuk Suriah.

DPR AS Setujui Amandemen Anggaran Pentagon untuk Suriah

13 jam ago
Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa

Pemerintahan Ahmad Al-Sharaa, Siapkan Ribuan Bukti Kejahatan Kaki Tangan Rezim Assad

13 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Senin, Juni 8, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Afghanistan

Rusia dan Afghanistan Sepakat Kerja Sama Militer, Fokus pada Perawatan Senjata dan Helikopter

Menteri Pertahanan Afghanistan menegaskan kerja sama dengan Rusia difokuskan pada perawatan dan pengembangan peralatan militer, bukan pembentukan aliansi pertahanan atau perjanjian keamanan bersama.

by Admin Andalus
1 minggu ago
A A
Afghanistan Rusia

Mullah Mohammad Yaqoob Mujahid.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Pertahanan Imarah Islam Afghanistan, Mohammad Yaqoob Mujahid, menegaskan bahwa perjanjian yang baru ditandatangani dengan Rusia bukan merupakan pakta pertahanan maupun perjanjian keamanan bersama. Menurutnya, kesepakatan tersebut murni berupa kerja sama teknis-militer yang berfokus pada pemeliharaan dan pengembangan peralatan militer Afghanistan.

Pernyataan itu disampaikan Mujahid setibanya di Bandara Internasional Kabul pada Sabtu, 30 Mei 2026, setelah menghadiri Forum Keamanan Global 2026 di Moskow.

Menurut Mujahid, sebagian besar aset militer Afghanistan merupakan produk buatan Rusia yang telah digunakan selama bertahun-tahun. Peralatan tersebut mencakup helikopter, pesawat terbang, sistem persenjataan, serta berbagai perlengkapan militer lain yang membutuhkan perawatan rutin dan peningkatan kemampuan operasional.

“Sebagian besar peralatan militer Afghanistan buatan Rusia. Aset-aset ini membutuhkan perawatan, peningkatan, dan pengawasan. Karena itu kami perlu menjalin kesepakatan dengan negara produsen untuk memastikan peralatan tersebut dapat digunakan secara optimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama yang disepakati dengan Rusia bertujuan mendukung pemeliharaan, modernisasi, dan pengoperasian peralatan yang telah dimiliki Afghanistan. Kesepakatan itu, kata dia, tidak berkaitan dengan pembentukan blok militer baru ataupun aliansi pertahanan strategis.

Mujahid menekankan bahwa kebijakan pertahanan Afghanistan tetap berlandaskan prinsip nonintervensi dan penghormatan terhadap kedaulatan negara lain. Ia menyatakan penguatan kemampuan militer Afghanistan dilakukan demi menjaga stabilitas nasional dan keamanan kawasan.

“Kebijakan kami adalah Afghanistan tidak menjadi ancaman bagi negara mana pun di dunia. Pengembangan sektor militer ini justru ditujukan untuk mendukung kerja sama keamanan regional,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Mujahid juga menanggapi tuduhan sejumlah pejabat Pakistan yang menyebut wilayah Afghanistan digunakan untuk aktivitas yang mengancam keamanan Pakistan.

Baca Artikel Lainnya: Ahmadinejad Jadi Teka-Teki di Tengah Konflik AS-Iran, Muncul Rumor Kematian hingga Spekulasi Politik

Ia membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah Afghanistan berkomitmen mencegah penggunaan wilayahnya untuk mengganggu negara lain. Menurutnya, Kabul saat ini justru sedang berupaya memperkuat pengawasan wilayah udara guna menjaga kedaulatan nasional.

Mujahid mengatakan peningkatan kemampuan pertahanan udara menjadi salah satu prioritas pemerintah Afghanistan. Langkah itu dilakukan untuk mencegah pelanggaran wilayah udara oleh pihak asing dan memperkuat pengawasan terhadap perbatasan negara.

“Mengenai keluhan Pakistan, beberapa bulan lalu mereka dapat melakukan serangan udara di sejumlah wilayah Afghanistan. Kami sedang berupaya memastikan tindakan seperti itu tidak dapat terulang kembali di masa mendatang,” ujarnya.

Kesepakatan teknis-militer antara Afghanistan dan Rusia sebelumnya ditandatangani di sela penyelenggaraan Forum Keamanan Global 2026 di Moskow. Perjanjian tersebut menjadi salah satu hasil penting dari pertemuan bilateral antara delegasi kedua negara.

RelatedPosts

Trump Desak Iran Kembali Berunding Usai Serangan Rudal ke Israel, Ketegangan Timur Tengah Memanas

Hina Ibunda Aisyah di Sosial Media, Seorang Pemuda Ditangkap Keamanan Suriah

Forum internasional itu berlangsung pada 26 hingga 29 Mei 2026 dan dihadiri pejabat pertahanan, keamanan, serta pembuat kebijakan dari lebih dari 100 negara. Berbagai isu strategis dibahas dalam forum tersebut, mulai dari ancaman terorisme, keamanan regional, perkembangan teknologi militer, hingga tantangan tatanan global yang terus berubah.

Delegasi Afghanistan dipimpin langsung oleh Mohammad Yaqoob Mujahid sebagai perwakilan pemerintah Kabul. Kehadirannya dalam forum tersebut dinilai mencerminkan upaya Afghanistan memperluas kerja sama internasional di bidang keamanan dan pertahanan tanpa harus terikat dalam aliansi militer formal.

Pernyataan Mujahid sekaligus menjadi klarifikasi atas berbagai spekulasi yang muncul setelah penandatanganan kesepakatan dengan Rusia. Pemerintah Afghanistan menegaskan bahwa fokus utama kerja sama tersebut adalah aspek teknis dan operasional, terutama untuk menjaga kesiapan peralatan militer yang sudah dimiliki negara itu. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Afghanistanberita Timur Tengah terbaruImarah Islam AfghanistanMohammad Yaqoob Mujahidrusia
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Ahmadinejad Jadi Teka-Teki di Tengah Konflik AS-Iran, Muncul Rumor Kematian hingga Spekulasi Politik

Next Post

Suriah Tuntut Ganti Rugi Iran 300 Miliar Dollar Atas Intervensinya Membantu Rezim Assad

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Trump Desak Iran

Trump Desak Iran Kembali Berunding Usai Serangan Rudal ke Israel, Ketegangan Timur Tengah Memanas

8 Juni 2026
Keamanan Suriah berhasil tangkap pemuda alawi atas penghinaannya terhadap ibunda Aisyah

Hina Ibunda Aisyah di Sosial Media, Seorang Pemuda Ditangkap Keamanan Suriah

8 Juni 2026
Para anggota parlemen AS menyetujui amandemen terhadap anggaran Pentagon untuk Suriah.

DPR AS Setujui Amandemen Anggaran Pentagon untuk Suriah

8 Juni 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.