• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Pemimpin Taliban

Pemimpin Taliban Serukan Dokumentasi Perang Afghanistan untuk Generasi Mendatang

3 bulan ago
Houtsi

Houtsi Klaim Lancarkan Serangan Drone ke Bandara dan Aramco di Saudi

1 jam ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Afghanistan

Pemimpin Taliban Serukan Dokumentasi Perang Afghanistan untuk Generasi Mendatang

Pemimpin Taliban Hibatullah Akhundzada meminta ulama Afghanistan menulis sejarah jihad Taliban untuk diwariskan kepada generasi mendatang.

by Admin Andalus
3 bulan ago
A A
Pemimpin Taliban

Pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KABUL — Pemimpin tertinggi Imarah Islam Afghanistan (IIA), Hibatullah Akhundzada, meminta para ulama dan cendekiawan agama untuk menulis serta mengabadikan sejarah perjuangan Taliban selama perang Afghanistan.

Seruan itu disampaikan dalam pertemuan bersama Dewan Ulama Provinsi Parwan dan Kapisa pada Ahad (17/5/2026). Dalam forum tersebut, Akhundzada menekankan pentingnya mendokumentasikan kisah para pejuang Taliban yang tewas selama konflik melawan pemerintahan Afghanistan sebelumnya dan pasukan asing pimpinan Amerika Serikat.

Pemerintah Taliban menyebut para pejuang yang gugur itu sebagai “mujahidin” dan “syuhada”. Akhundzada meminta kisah mereka ditulis dalam bentuk buku, risalah, dan dokumentasi sejarah agar tetap dikenang generasi Afghanistan berikutnya.

“Tulislah buku dan risalah tentang para pejuang yang gugur agar sejarah jihad tetap hidup bagi generasi mendatang,” ujar Akhundzada seperti dikutip media Afghanistan.

Ia juga meminta perhatian khusus diberikan pada lokasi gugurnya para pejuang Taliban. Menurutnya, tempat-tempat tersebut perlu didokumentasikan dan dijaga sebagai bagian dari sejarah perjuangan Afghanistan selama perang dua dekade terakhir.

Pertemuan itu turut dihadiri Amir Khan Muttaqi, pejabat pemerintahan Taliban, serta sejumlah ulama Afghanistan. Wakil juru bicara Taliban, Hamdullah Fitrat, mengatakan pembahasan juga mencakup pemasangan plakat atau penanda di makam para pejuang Taliban sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian sejarah.

Baca Artikel Lainnya: Armada Sumud Dekati Gaza, Kapal Misterius Kepung Konvoi Bantuan Kemanusiaan

Sejak kembali menguasai Kabul pada Agustus 2021, Taliban aktif membangun narasi resmi mengenai kemenangan mereka melalui lembaga pendidikan, media, penerbitan buku, hingga dokumentasi sejarah perang Afghanistan. Pemerintahan Taliban menilai perang melawan pasukan asing sebagai bagian dari perjuangan mempertahankan kedaulatan Afghanistan.

Akhundzada sendiri memimpin Taliban sejak 2016 setelah pendahulunya, Mullah Akhtar Mansour, tewas dalam serangan drone Amerika Serikat di Pakistan. Berbeda dengan sejumlah pemimpin Taliban lain yang dikenal sebagai komandan lapangan, Akhundzada lebih dikenal sebagai ulama dan otoritas fatwa di dalam struktur Taliban.

Sejumlah pengamat internasional menilai langkah Taliban mendokumentasikan sejarah perang merupakan bagian dari strategi memperkuat legitimasi politik dan ideologi mereka pasca kemenangan militer. Dengan membangun narasi sejarah resmi, Taliban berupaya membentuk identitas generasi muda Afghanistan sesuai versi perjuangan mereka.

Namun, pemerintahan Taliban masih terus mendapat sorotan dunia internasional terkait isu hak asasi manusia, pembatasan terhadap perempuan, pendidikan anak perempuan, hingga kebebasan sipil sejak kembali berkuasa di Afghanistan. (haidar/andalusmedia.id)

RelatedPosts

Houtsi Klaim Lancarkan Serangan Drone ke Bandara dan Aramco di Saudi

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Tags: Afghanistanberita Timur Tengah terbaruHibatullah AkhundzadaSejarah TalibanTaliban
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Armada Sumud Dekati Gaza, Kapal Misterius Kepung Konvoi Bantuan Kemanusiaan

Next Post

Wartawan Indonesia Ditahan Israel usai Armada Bantuan Gaza Dicegat di Laut Mediterania

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Houtsi

Houtsi Klaim Lancarkan Serangan Drone ke Bandara dan Aramco di Saudi

22 Agustus 2026
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.