• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Pangkalan Udara Ramat David

Pangkalan Udara Ramat David Diserang Rudal Iran, Israel Akui Fasilitas Militernya Rusak

2 hari ago
Hubungan AS-Israel

Hubungan AS-Israel Memanas, Trump Tinggalkan Opsi Serangan terhadap Iran

7 jam ago
Hizbullah

Hizbullah Klaim Gagalkan Serangan Israel di Lebanon Selatan, Pertempuran Sengit Pecah di Majdal Zoun

8 jam ago
Pasukan keamanan Suriah menangkap seorang anggota ISIS di provinsi Idlib - 7 Agustus 2025 (Kementerian Dalam Negeri)

Dalam Tiga Bulan Terakhir, Suriah Berhasil Tangkap 235 Anggota ISIS

10 jam ago
Ahmad Al-Sharaa

Ahmad Al-Sharaa Bantah Rumor Suriah Akan Perangi Hizbullah di Lebanon

10 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Juni 13, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Israel

Pangkalan Udara Ramat David Diserang Rudal Iran, Israel Akui Fasilitas Militernya Rusak

Kerusakan di Pangkalan Udara Ramat David setelah serangan rudal Iran memicu kekhawatiran baru soal eskalasi konflik Iran-Israel. Citra satelit memperlihatkan dampak serangan yang disebut menghantam salah satu fasilitas militer paling strategis milik Israel.

by Admin Andalus
2 hari ago
A A
Pangkalan Udara Ramat David

Cuplikan layar dari video Hizbullah yang diterbitkan pada 24 Juli 2024 ini menunjukkan Pangkalan Udara Ramat David di Israel utara.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Konflik Iran dan Israel kembali memasuki babak baru setelah serangan rudal balistik Iran dilaporkan menghantam Pangkalan Udara Ramat David di wilayah utara Israel. Serangan yang terjadi pada 8 hingga 9 Juni 2026 itu menjadi salah satu insiden paling menonjol dalam eskalasi militer terbaru antara kedua negara.

Pangkalan Udara Ramat David merupakan salah satu instalasi militer paling penting bagi Angkatan Udara Israel. Lokasinya yang strategis di dekat Haifa menjadikannya pusat operasi utama untuk berbagai misi militer di wilayah utara.

Perhatian dunia internasional tertuju pada pangkalan tersebut setelah sejumlah citra satelit yang dipublikasikan media internasional menunjukkan adanya kerusakan pada beberapa bagian fasilitas. Salah satu area yang paling banyak disorot adalah bangunan hanggar yang diduga terkena hantaman rudal secara langsung.

Analisis citra satelit memperlihatkan perubahan signifikan dibandingkan gambar sebelumnya. Beberapa struktur tampak mengalami kerusakan, sementara area di sekitar fasilitas menunjukkan bekas dampak ledakan. Meski begitu, tingkat kerusakan secara keseluruhan masih sulit diverifikasi secara independen karena akses ke lokasi militer tersebut sangat terbatas.

RelatedPosts

Hubungan AS-Israel Memanas, Trump Tinggalkan Opsi Serangan terhadap Iran

Hizbullah Klaim Gagalkan Serangan Israel di Lebanon Selatan, Pertempuran Sengit Pecah di Majdal Zoun

Yang menarik, militer Israel untuk pertama kalinya mengakui bahwa pangkalan udara mereka memang terdampak serangan Iran. Dalam pernyataan resminya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyebut fasilitas di Ramat David mengalami kerusakan fisik akibat serangan rudal balistik yang diluncurkan Iran.

Meski demikian, Israel menegaskan bahwa kerusakan tersebut tidak memengaruhi kemampuan operasional militernya. IDF menyatakan seluruh aktivitas penerbangan dan operasi Angkatan Udara tetap berjalan normal setelah serangan berlangsung.

Menurut pihak militer Israel, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Pernyataan itu sekaligus menjadi upaya untuk meredam spekulasi bahwa serangan Iran berhasil melumpuhkan salah satu pusat kekuatan udara Israel.

Sementara itu, Iran mengklaim operasi tersebut berjalan sesuai rencana. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa Pangkalan Udara Ramat David memang menjadi target utama dalam gelombang serangan balasan yang mereka luncurkan.

Teheran menuduh pangkalan tersebut memiliki peran penting dalam berbagai operasi militer Israel yang menargetkan Lebanon dan kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran di kawasan Timur Tengah.

 

Baca Artikel Lainnya: Trump Ancam Iran dengan Serangan Lebih Besar Jika Tolak Kesepakatan AS

 

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan dilakukan menggunakan kombinasi rudal balistik jarak jauh, termasuk rudal Kheibar Shekan dan Qadr. Kedua jenis rudal tersebut selama ini disebut sebagai bagian dari sistem persenjataan strategis Iran yang dirancang untuk menembus pertahanan udara berlapis.

Menurut Israel, sekitar 30 rudal balistik diluncurkan Iran dalam beberapa gelombang serangan selama dua hari. Sebagian besar rudal diklaim berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel yang terdiri dari berbagai lapisan perlindungan.

Namun sejumlah rudal dilaporkan berhasil mencapai wilayah Israel dan menyebabkan kerusakan di beberapa lokasi. Dampak yang terjadi di Pangkalan Udara Ramat David menjadi salah satu kerusakan paling signifikan yang diakui secara resmi oleh pihak Israel.

Eskalasi terbaru ini memperlihatkan semakin tingginya intensitas konfrontasi langsung antara Iran dan Israel. Dalam beberapa pekan terakhir, kedua negara terlibat aksi saling serang yang melibatkan rudal, serangan udara, hingga ancaman balasan terbuka.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran banyak negara mengenai kemungkinan pecahnya konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Sejumlah negara dan organisasi internasional terus menyerukan deeskalasi agar ketegangan tidak berkembang menjadi perang regional yang melibatkan lebih banyak pihak.

Meski belum ada tanda-tanda perang besar akan terjadi dalam waktu dekat, baik Iran maupun Israel sama-sama menunjukkan kesiapan untuk merespons setiap ancaman yang dianggap membahayakan kepentingan nasional mereka.

Dengan kondisi yang terus memanas, perkembangan konflik Iran-Israel diperkirakan masih akan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi stabilitas keamanan Timur Tengah dan pasar energi global dalam beberapa bulan mendatang. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruIranisraelpangkalan militer IsraelRamat David
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Trump Ancam Iran dengan Serangan Lebih Besar Jika Tolak Kesepakatan AS

Next Post

Al-Sharaa Berpeluang Temui Trump di Washington, Damaskus Belum Beri Kepastian Resmi

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Hubungan AS-Israel

Hubungan AS-Israel Memanas, Trump Tinggalkan Opsi Serangan terhadap Iran

13 Juni 2026
Hizbullah

Hizbullah Klaim Gagalkan Serangan Israel di Lebanon Selatan, Pertempuran Sengit Pecah di Majdal Zoun

13 Juni 2026
Pasukan keamanan Suriah menangkap seorang anggota ISIS di provinsi Idlib - 7 Agustus 2025 (Kementerian Dalam Negeri)

Dalam Tiga Bulan Terakhir, Suriah Berhasil Tangkap 235 Anggota ISIS

13 Juni 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.