• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
ISIS Klaim Serangan

ISIS Klaim Serangan ke Markas Polisi di Raqqa, Satu Anggota Keamanan Suriah Tewas

17 jam ago
Suriah Gandeng ConocoPhillips

Suriah Gandeng ConocoPhillips dan Novaterra, Produksi Gas Nasional Ditargetkan Melonjak

2 jam ago
Trump Sarankan Israel

Trump Sarankan Israel Biarkan Suriah Tangani Hizbullah di Lebanon

17 jam ago
PBB

PBB Menuntut Pertanggungjawaban Assad dan Pejabatnya Jadi Langkah Penting Menuju Keadilan di Suriah

24 jam ago
Suriah Tolak Tekanan AS

Suriah Tolak Tekanan AS untuk Hadapi Hizbullah, Ahmed al-Sharaa Buka Suara

1 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Kamis, Juni 18, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Suriah

ISIS Klaim Serangan ke Markas Polisi di Raqqa, Satu Anggota Keamanan Suriah Tewas

ISIS mengaku berada di balik serangan terhadap markas Pasukan Keamanan Internal Suriah di Raqqa yang menewaskan satu personel keamanan, sementara otoritas Suriah menegaskan serangan berhasil digagalkan sebelum mencapai target utama.

by Admin Andalus
17 jam ago
A A
ISIS Klaim Serangan

Pasukan keamanan Suriah di Aleppo.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kelompok teroris ISIS kembali mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menargetkan aparat keamanan Suriah di Kota Raqqa. Serangan tersebut terjadi pada Senin (15/6/2026) dan mengakibatkan satu anggota Pasukan Keamanan Internal Suriah tewas saat bertugas.

Dilansir dari Asharq Al-Awsat pada 16 Juni 2026, klaim tanggung jawab itu diumumkan ISIS sehari setelah Kementerian Dalam Negeri Suriah mengonfirmasi adanya upaya serangan terhadap markas komando Pasukan Keamanan Internal di Raqqa.

Menurut keterangan resmi pemerintah Suriah, dua anggota ISIS mencoba menyerang kamp atau markas keamanan yang menjadi pusat operasi aparat di kota tersebut. Namun, pasukan keamanan berhasil mendeteksi ancaman lebih awal dan melakukan tindakan cepat untuk menggagalkan serangan sebelum para pelaku mencapai sasaran utama mereka.

Meski serangan berhasil dihentikan, insiden tersebut tetap menelan korban jiwa. Seorang anggota keamanan Suriah dilaporkan gugur dalam bentrokan yang terjadi antara aparat dan para penyerang.

Pasukan Keamanan Suriah Gagalkan Serangan

Kementerian Dalam Negeri Suriah menjelaskan bahwa aparat keamanan langsung merespons ketika mendeteksi pergerakan mencurigakan di sekitar fasilitas keamanan di Raqqa.

Operasi pengamanan yang dilakukan berhasil mencegah para pelaku memasuki area markas dan menyebabkan bentrokan bersenjata. Setelah situasi terkendali, pasukan keamanan mengamankan lokasi dan melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan.

Pihak berwenang menyebut tindakan cepat aparat berhasil menghindarkan kerugian yang lebih besar. Jika para penyerang berhasil mencapai target mereka, dampaknya diperkirakan bisa jauh lebih serius terhadap personel keamanan maupun fasilitas negara.

ISIS Masih Aktif Meski Kehilangan Wilayah

Serangan di Raqqa kembali menunjukkan bahwa ISIS masih memiliki kemampuan melakukan operasi keamanan meskipun kelompok tersebut telah kehilangan hampir seluruh wilayah yang pernah mereka kuasai di Suriah dan Irak.

Raqqa sendiri pernah menjadi pusat kekuasaan ISIS sebelum direbut kembali oleh pasukan anti-ISIS dalam operasi militer beberapa tahun lalu. Meski tidak lagi menguasai wilayah secara terbuka, kelompok itu masih mempertahankan jaringan bawah tanah dan sel-sel tidur di berbagai daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas ISIS lebih banyak dilakukan melalui serangan mendadak, penyergapan, peledakan bom, hingga penargetan aparat keamanan dan militer.

Para pengamat keamanan menilai strategi tersebut digunakan ISIS untuk menunjukkan bahwa mereka masih eksis sekaligus menjaga pengaruh di tengah tekanan yang terus diberikan oleh pasukan keamanan Suriah dan berbagai pihak lainnya.

Baca Artiekl Lainnya: Trump Sarankan Israel Biarkan Suriah Tangani Hizbullah di Lebanon

Operasi Anti-ISIS Terus Ditingkatkan

Pemerintah Suriah dalam beberapa bulan terakhir terus meningkatkan operasi keamanan di wilayah timur dan timur laut negara itu. Kawasan tersebut masih dianggap sebagai salah satu daerah yang rawan aktivitas kelompok ekstremis.

Pasukan keamanan secara rutin melakukan penggerebekan, patroli, dan operasi intelijen untuk memburu anggota ISIS yang masih bersembunyi di daerah gurun maupun wilayah terpencil.

Selain itu, aparat juga berupaya membongkar jaringan logistik dan sumber pendanaan yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas kelompok tersebut.

Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk mencegah ISIS membangun kembali kekuatan militernya dan mengurangi risiko serangan terhadap warga sipil maupun institusi negara.

RelatedPosts

Suriah Gandeng ConocoPhillips dan Novaterra, Produksi Gas Nasional Ditargetkan Melonjak

Trump Sarankan Israel Biarkan Suriah Tangani Hizbullah di Lebanon

Ancaman ISIS Belum Sepenuhnya Berakhir

Meski berbagai operasi keamanan berhasil melemahkan ISIS, insiden di Raqqa menjadi pengingat bahwa ancaman kelompok tersebut belum sepenuhnya hilang dari Suriah.

Keberadaan sel-sel tidur yang masih aktif membuat aparat keamanan harus tetap waspada terhadap kemungkinan serangan mendadak di berbagai wilayah.

Serangan terhadap markas Pasukan Keamanan Internal di Raqqa juga menunjukkan bahwa kelompok tersebut masih berusaha menargetkan simbol-simbol negara dan aparat keamanan sebagai bagian dari strategi mereka untuk menciptakan ketidakstabilan.

Dengan meningkatnya operasi keamanan dan kerja intelijen di berbagai wilayah, pemerintah Suriah berharap dapat menekan aktivitas ISIS serta mencegah kebangkitan kembali kelompok yang pernah menguasai sebagian besar wilayah negara itu. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruisisRaqqasuriahTerorisme
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Trump Sarankan Israel Biarkan Suriah Tangani Hizbullah di Lebanon

Next Post

Suriah Gandeng ConocoPhillips dan Novaterra, Produksi Gas Nasional Ditargetkan Melonjak

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Suriah Gandeng ConocoPhillips

Suriah Gandeng ConocoPhillips dan Novaterra, Produksi Gas Nasional Ditargetkan Melonjak

18 Juni 2026
ISIS Klaim Serangan

ISIS Klaim Serangan ke Markas Polisi di Raqqa, Satu Anggota Keamanan Suriah Tewas

17 Juni 2026
Trump Sarankan Israel

Trump Sarankan Israel Biarkan Suriah Tangani Hizbullah di Lebanon

17 Juni 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.