• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
investigasi

Investigasi The Wall Street Journal Bongkar Daftar Buruan Rahasia Israel di Gaza

2 jam ago
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

18 menit ago
Menteri Dalam Negeri Suriah, Anas Khattab, bertemu dengan komandan Keamanan Internal di Hasaka,

Pemerintah Baru Suriah Mulai Integrasikan Pejuang Wanita Kurdi

1 jam ago
Keamanan Suriah Berhasil Tangkap Mantan Sipir Penjara Saydnaya

Keamanan Suriah Berhasil Tangkap Mantan Sipir Penjara Saydnaya

1 jam ago
Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa dan Bashar Assad

Zionis Lebih Nyaman dengan Assad daripada Pemerintahan Baru Suriah

2 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Mei 23, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Kabar Palestina

Investigasi The Wall Street Journal Bongkar Daftar Buruan Rahasia Israel di Gaza

Laporan investigasi The Wall Street Journal mengungkap dugaan operasi rahasia Israel yang memakai teknologi pengenal wajah untuk melacak, menangkap, hingga menargetkan ribuan warga Palestina di Gaza.

by Admin Andalus
2 jam ago
A A
investigasi

The Wall Street Journal.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Investigasi Harian Amerika Serikat, The Wall Street Journal, mengungkap dokumen rahasia yang menunjukkan badan keamanan Israel menyusun daftar penangkapan dan pembunuhan terhadap ribuan warga Palestina di Jalur Gaza.

Dalam laporan investigasi tersebut, warga Palestina yang masuk dalam daftar target disebut dituduh memiliki keterkaitan dengan operasi Banjir Al-Aqsha pada 7 Oktober 2023. Dokumen itu memperlihatkan bagaimana aparat keamanan Israel menjalankan operasi pengawasan besar-besaran menggunakan teknologi canggih untuk melacak individu yang dianggap terkait kelompok perlawanan Palestina.

Laporan tersebut menyebut ratusan orang yang tercantum dalam daftar sudah menjadi sasaran operasi militer Israel. Teknologi pengenal wajah atau face recognition disebut dipakai untuk mengidentifikasi target melalui kamera pengawas, drone, hingga sistem pemantauan digital yang tersebar di berbagai wilayah Gaza.

Operasi itu dilaporkan berlangsung secara sistematis dan terorganisasi. Target yang terdeteksi disebut dapat langsung dimasukkan ke dalam operasi penangkapan ataupun serangan militer berdasarkan data intelijen yang dikumpulkan aparat keamanan Israel.

RelatedPosts

Keamanan Suriah Berhasil Tangkap Mantan Sipir Penjara Saydnaya

422 Aktivis Freedom Flotilla Tiba di Istanbul, Turki Siapkan Gugatan Internasional terhadap Israel

Investigasi itu juga mengungkap bahwa kampanye pemburuan diperkirakan akan terus berjalan meski sempat ada kesepakatan gencatan senjata pada Oktober lalu. Otoritas Israel disebut tetap mempertahankan operasi pengawasan dan pelacakan terhadap warga Palestina yang dicurigai terlibat dalam jaringan perlawanan.

Pemerintah Israel berdalih langkah tersebut bertujuan menciptakan efek jera agar warga Palestina tidak bergabung dengan kelompok bersenjata. Namun pendekatan keamanan itu menuai kritik keras dari berbagai pengamat internasional dan organisasi hak asasi manusia.

Baca Artikel Lainnya: 422 Aktivis Freedom Flotilla Tiba di Istanbul, Turki Siapkan Gugatan Internasional terhadap Israel

Sejumlah pakar hukum internasional memperingatkan bahwa penggunaan teknologi pengawasan dalam konflik bersenjata berisiko memicu pelanggaran HAM yang lebih luas. Mereka menyoroti potensi salah identifikasi target yang dapat membahayakan warga sipil di tengah situasi perang yang masih berlangsung di Gaza.

Penggunaan sistem face recognition dalam operasi militer juga memunculkan kekhawatiran soal perlindungan data pribadi dan akurasi intelijen. Beberapa analis menilai teknologi tersebut tidak selalu mampu membedakan identitas seseorang secara tepat, terutama dalam kondisi konflik dan perpindahan massal penduduk.

Para pengamat Timur Tengah menilai kebijakan keamanan sepihak tanpa solusi politik hanya akan memperdalam krisis Palestina. Pendekatan berbasis operasi militer dinilai berpotensi memperbesar eskalasi konflik dan memicu ketegangan baru di kawasan.

Sorotan internasional terhadap operasi keamanan Israel kembali meningkat setelah laporan investigasi ini terbit. Banyak pihak mendesak adanya pengawasan internasional terhadap penggunaan teknologi pengawasan dalam konflik bersenjata agar tidak melanggar hukum internasional maupun hak warga sipil.

Kasus ini juga memunculkan perdebatan baru mengenai batas penggunaan kecerdasan buatan dan teknologi digital dalam operasi militer modern. Sejumlah organisasi HAM mendesak investigasi independen untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan teknologi terhadap warga sipil Palestina di Gaza.

Hingga kini, situasi di Jalur Gaza masih menjadi perhatian dunia internasional di tengah konflik berkepanjangan yang belum menunjukkan tanda penyelesaian permanen. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruFace RecognitionGazaTeknologi PengawasanThe Wall Street Journal
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

422 Aktivis Freedom Flotilla Tiba di Istanbul, Turki Siapkan Gugatan Internasional terhadap Israel

Next Post

Australia Mulai Pulangkan Lagi Keluarga Eks ISIS dari Suriah

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Ahmad al-Sharaa

Ahmad al-Sharaa Rombak Kabinet Suriah, Kritik Rakyat Mulai Dijawab

11 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Menteri Dalam Negeri Suriah, Anas Khattab, bertemu dengan komandan Keamanan Internal di Hasaka,

Pemerintah Baru Suriah Mulai Integrasikan Pejuang Wanita Kurdi

23 Mei 2026
Keamanan Suriah Berhasil Tangkap Mantan Sipir Penjara Saydnaya

Keamanan Suriah Berhasil Tangkap Mantan Sipir Penjara Saydnaya

23 Mei 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.