• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Israel sebut ahmad al-sharaa musuh jangka panjang

Israel Sebut Pemerintahan Ahmad al-Sharaa Ancaman Jangka Panjang

2 bulan ago
Anggota Majelis Rakyat

Asy Syaraa Resmikan 210 Anggota Majelis Rakyat Suriah, Era Baru Parlemen Pascajatuhnya Assad Dimulai

7 jam ago
Pasukan Israel

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

2 hari ago
Hubungan AS dan Israel

Hubungan AS dan Israel Mulai Berubah, Trump Dinilai Lebih Dahulukan Kepentingan Amerika

2 hari ago
Pidato Netanyahu

Pidato Netanyahu Disela Teriakan Mundur dalam Wisuda Perwira Tempur Israel

4 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Rabu, Juli 1, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Suriah

Israel Sebut Pemerintahan Ahmad al-Sharaa Ancaman Jangka Panjang

Israel sebut Al-Sharaa sedang membangun ancaman baru dan langsung terhadap Dataran Tinggi Golan.

by Admin Andalus
2 bulan ago
A A
Israel sebut ahmad al-sharaa musuh jangka panjang

Ahmad al-Sharaa di Inggris Raya pada Maret 2026

2.4k
SHARES
4.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Media Israel Maariv melaporkan kekhawatiran serius dari kalangan militer Israel terhadap pemerintahan Ahmad al-Sharaa, yang dinilai tengah membangun ancaman baru secara bertahap di kawasan Dataran Tinggi Golan. Sejumlah pejabat keamanan Israel secara terbuka menyampaikan ketidakpercayaan terhadap pemerintahan Ahmad al-Sharaa, dan menilai arah kebijakan Damaskus saat ini berpotensi menjadi ancaman strategis dalam jangka panjang.

Penilaian tersebut tidak hanya berangkat dari faktor politik, tetapi juga didasarkan pada perkembangan militer yang dinilai cukup signifikan dalam waktu relatif singkat. Bagi Tel Aviv, transformasi yang sedang berlangsung di Suriah tidak bisa dilihat semata sebagai upaya stabilisasi domestik, melainkan sebagai fondasi jangka panjang yang dapat mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan.

Israel Cemas Kebangkitan Militer Suriah

Salah satu sorotan utama Israel adalah percepatan rekonstruksi militer Suriah. Sumber-sumber keamanan menyebut bahwa Damaskus kini tengah membangun kembali struktur komando, meningkatkan kualitas pelatihan pasukan, serta menghidupkan kembali berbagai sistem persenjataan yang sebelumnya melemah akibat perang panjang. Upaya ini mencakup penguatan unit darat, artileri, hingga langkah awal pemulihan kemampuan angkatan udara.

Menurut laporan tersebut, laju pembangunan ini bahkan dinilai melampaui estimasi awal yang dibuat oleh lembaga intelijen Israel. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa dalam beberapa tahun ke depan, Suriah dapat kembali memiliki militer yang lebih terorganisir dan efektif, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan Israel seperti Dataran Tinggi Golan.

RelatedPosts

Asy Syaraa Resmikan 210 Anggota Majelis Rakyat Suriah, Era Baru Parlemen Pascajatuhnya Assad Dimulai

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

“Kami tidak mempercayai rezim Suriah saat ini, dan kami harus menganggapnya sebagai ancaman yang sangat berbahaya,” kata seorang sumber militer Israel.

Selain itu, Israel juga menyoroti dugaan keterlibatan Turki dalam proses ini. Dukungan dari Recep Tayyip Erdoğan disebut berperan dalam membantu rehabilitasi kemampuan militer Suriah, baik melalui pelatihan, koordinasi strategis, maupun kemungkinan dukungan logistik. Faktor ini menambah kompleksitas perhitungan keamanan Israel, karena melibatkan aktor regional dengan kapasitas militer yang cukup besar.

Dalam perspektif Israel, penguatan militer Suriah tidak dapat dipisahkan dari potensi perubahan orientasi strategis di masa depan. Meskipun saat ini fokus Damaskus tampak berada pada stabilitas internal, sejumlah pejabat militer Israel menilai bahwa kemampuan yang dibangun hari ini dapat sewaktu-waktu dialihkan untuk kepentingan eksternal.

Seorang pejabat militer Israel bahkan menyebut bahwa Suriah saat ini didefinisikan sebagai negara musuh. Tidak ada perjanjian damai atau pengakuan timbal balik antara Israel dan Suriah. Lembaga pertahanan dan IDF menyatakan bahwa rezim Al-Jaulani adalah rezim berbahaya yang didasarkan pada ideologi Islam ekstremis – jihadis.

Di sisi lain, lembaga intelijen Israel dilaporkan terus meningkatkan pemantauan terhadap perkembangan militer dan politik di Suriah. Aktivitas ini mencakup pengawasan terhadap pergerakan pasukan, pembangunan fasilitas militer, hingga perubahan dalam doktrin dan struktur organisasi angkatan bersenjata Suriah.

Kekhawatiran Israel juga meluas ke kemungkinan dampak regional, khususnya terkait Lebanon. Beberapa analis keamanan di Israel menilai bahwa perubahan dinamika di Suriah dapat memengaruhi keseimbangan internal Lebanon, terutama jika terjadi pergeseran kekuatan di antara kelompok-kelompok yang ada. Dalam skenario tertentu, hal ini bahkan dikhawatirkan membuka ruang bagi keterlibatan Suriah di wilayah tersebut, yang berpotensi meningkatkan ketegangan regional.

 “Kekhawatiran kami adalah bahwa kaum Sunni di Lebanon akan merasa terancam oleh Hizbullah dan meminta bantuan dari Al-Jaulani serta membuka perbatasan untuknya dan membiarkan tentara Al-Jaulani memasuki Lebanon. Kami melihat peristiwa ini pada tahun 1980-an di Lebanon dan melihat bagaimana akhirnya.”

Meski demikian, hingga saat ini belum ada indikasi langsung bahwa Suriah tengah mempersiapkan konfrontasi terbuka dengan Israel. Namun, bagi Tel Aviv, pendekatan preventif tetap menjadi pilihan utama, mengingat pengalaman masa lalu dan kompleksitas hubungan kedua negara yang hingga kini belum memiliki perjanjian damai.

Situasi ini mencerminkan bagaimana perubahan internal di Suriah tidak hanya berdampak pada stabilitas domestik, tetapi juga memicu respons strategis dari negara-negara di sekitarnya. Dalam konteks ini, pernyataan pejabat Israel dapat dilihat sebagai bagian dari upaya membangun kewaspadaan publik sekaligus mengirim sinyal politik mengenai posisi mereka terhadap perkembangan terbaru di Damaskus.

Dengan terus berjalannya proses rekonstruksi militer Suriah dan dinamika geopolitik yang menyertainya, kawasan Timur Tengah kembali memasuki fase ketidakpastian baru. Perbedaan persepsi antara Suriah dan Israel mengenai arah kebijakan masing-masing berpotensi menjadi sumber ketegangan yang akan terus berkembang dalam waktu mendatang. (ahmad/andalusmedia.id)

Tags: Ahmad Al-SharaaAl-Sharaaberita Timur Tengah terbaruerdoganisraelkabar suriahsuriahturki
Share958Tweet599SendShare
Previous Post

Kamp Roj Suriah Segera Akan Ditutup, Proses Pemulangan Sedang Berlangsung

Next Post

Tokoh Palestina Ungkap Proyek Ekspansionis Israel di Timur Tengah

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Anggota Majelis Rakyat

Asy Syaraa Resmikan 210 Anggota Majelis Rakyat Suriah, Era Baru Parlemen Pascajatuhnya Assad Dimulai

1 Juli 2026
Pasukan Israel

Pasukan Israel Dilaporkan Tembaki Warga Sipil dan Bombardir Desa Abdeen di Suriah Selatan

29 Juni 2026
Hubungan AS dan Israel

Hubungan AS dan Israel Mulai Berubah, Trump Dinilai Lebih Dahulukan Kepentingan Amerika

29 Juni 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.