• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

1 minggu ago
Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

17 jam ago
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

17 jam ago
Suriah dan Yordania

Suriah dan Yordania Perkuat Kerja Sama, Kecam Serangan Israel dan Iran

1 minggu ago
serangan Houthi

Dua anak tewas, 15 luka-luka dalam serangan Houthi terhadap pengungsi di Marib.

1 minggu ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, September 19, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

Iran meluncurkan 20 rudal balistik ke pangkalan yang digunakan pasukan AS di Yordania setelah Washington menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran di kawasan Teluk.

by Admin Andalus
1 minggu ago
A A
Iran

Citra satelit Google Earth, Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Iran melancarkan serangan rudal balistik terhadap pangkalan militer yang digunakan pasukan Amerika Serikat (AS) di Al-Azraq, Yordania, pada Selasa malam hingga Rabu (9/9/2026). Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah militer AS menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran.

Serangan ini menjadi perkembangan terbaru dalam eskalasi antara Washington dan Tehran yang semakin meluas ke kawasan Timur Tengah dan jalur pelayaran di sekitar Selat Hormuz.

Angkatan Bersenjata Yordania menyatakan sistem pertahanan udaranya menghadapi 20 rudal balistik yang diluncurkan Iran. Sebanyak 18 rudal berhasil dicegat, sedangkan dua lainnya jatuh di wilayah terbuka yang tidak berpenduduk. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Muwaffaq Salti Jadi Sasaran

Pangkalan yang menjadi sasaran dikenal sebagai Muwaffaq Salti Air Base atau pangkalan Al-Azraq. Fasilitas tersebut merupakan salah satu lokasi militer Yordania yang digunakan untuk menampung personel dan aset militer AS.

RelatedPosts

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan tersebut merupakan tindakan balasan terhadap operasi AS yang menghancurkan kapal-kapal tanker Iran.

Menurut klaim IRGC, rudal diarahkan ke sejumlah fasilitas yang digunakan untuk pemeliharaan, persiapan, serta pengerahan pesawat tempur AS. Tehran juga mengklaim serangan tersebut menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah fasilitas dan hanggar pesawat.

Kementerian Luar Negeri Iran membenarkan bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap tindakan militer AS terhadap kapal tanker minyak Iran.

Tehran menyatakan bahwa angkatan bersenjatanya bertindak berdasarkan hak membela diri dengan menyerang fasilitas dan pangkalan militer AS yang berada di Yordania.

Lima Tanker Iran Dihancurkan

Serangan Iran berlangsung setelah militer AS mengumumkan penghancuran lima kapal tanker minyak Iran pada Selasa.

Kelima kapal tersebut adalah M/T Kaviz, M/T Charminar, M/T Horizon 1, M/T Riesco, dan M/T Derya. Empat kapal pertama dilaporkan menjadi sasaran di Teluk Oman, sementara kapal Derya diserang di sekitar Pulau Kharg.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut dilakukan setelah IRGC disebut dua kali mencoba menyerang kapal perang Amerika menggunakan rudal balistik dalam kurun dua hari.

Menurut Washington, kapal perang AS berhasil menghindari serangan dan tidak ada personel Amerika yang terluka.

Pihak AS juga mengatakan awak kapal tanker telah diperintahkan meninggalkan kapal sebelum serangan dilakukan. Setelah itu, kapal-kapal tersebut dihantam hingga tidak lagi dapat beroperasi.

Iran mengecam tindakan tersebut sebagai agresi dan menilai serangan terhadap kapal komersialnya bertentangan dengan hukum internasional.

 

Baca Artikel Lainnya: Suriah dan Yordania Perkuat Kerja Sama, Kecam Serangan Israel dan Iran

 

Rubio Ancam Balasan

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan Tehran bahwa setiap serangan terhadap kapal perang Amerika akan mendapatkan respons militer.

Pernyataan tersebut mencerminkan semakin kerasnya sikap Washington dalam menghadapi konflik dengan Iran, khususnya setelah ketegangan berpindah dari wilayah daratan ke jalur pelayaran strategis.

Iran kemudian mengklaim telah memperluas serangannya terhadap kapal-kapal di sekitar Selat Hormuz. IRGC menyatakan sebanyak 10 kapal menjadi sasaran, terdiri atas dua kapal yang disebut terkait dengan AS dan delapan kapal tanker.

Namun, klaim mengenai tingkat kerusakan terhadap kapal-kapal tersebut belum dikonfirmasi oleh pemerintah AS.

Yordania Berupaya Cegah Eskalasi

Yordania berusaha menjaga agar konflik AS-Iran tidak berkembang menjadi ancaman langsung terhadap wilayahnya.

Angkatan Bersenjata Yordania menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sebagian besar rudal Iran. Setelah dua rudal lainnya jatuh di wilayah tidak berpenduduk, tim khusus dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan menangani serpihan maupun pecahan rudal.

Serangan tersebut juga menempatkan Yordania dalam posisi sensitif karena wilayahnya menjadi salah satu lokasi penting bagi kehadiran militer AS di kawasan.

Mengutip data Congressional Research Service, sekitar 4.000 personel militer Amerika berada di Yordania, termasuk sebagian yang ditempatkan di pangkalan Al-Azraq.

Serangan terhadap fasilitas yang digunakan militer AS di Yordania menunjukkan bahwa eskalasi AS-Iran kini berpotensi semakin melibatkan negara-negara kawasan yang menjadi lokasi penempatan pasukan Amerika. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Amerika Serikatberita Timur Tengah terbaruIranSelat HormuzYordania
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Suriah dan Yordania Perkuat Kerja Sama, Kecam Serangan Israel dan Iran

Next Post

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Yordania dan Prancis

Yordania dan Prancis Tegaskan Dukungan untuk Persatuan dan Kedaulatan Suriah

18 September 2026
Al-Sharaa

Al-Sharaa ke New York, Hubungan Suriah-AS Bergeser dari Sanksi ke Investasi

18 September 2026
Iran

Iran Balas Serangan AS, 20 Rudal Hantam Pangkalan Militer di Yordania

10 September 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.