• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Perang Dunia

Dunia di Ambang Perang Besar? Newsweek Soroti Konflik Rusia-Ukraina hingga AS-Tiongkok

2 minggu ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
Bandara Abu al-Duhur

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Dunia Islam

Dunia di Ambang Perang Besar? Newsweek Soroti Konflik Rusia-Ukraina hingga AS-Tiongkok

Sejumlah titik konflik di Eropa, Timur Tengah, dan Asia dinilai menciptakan risiko eskalasi yang semakin sulit dikendalikan.

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
Perang Dunia

Manuver militer "Quadriga" yang digelar sejumlah negara anggota NATO di Eropa Utara dan Eropa Timur. (Getty Images)

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dunia menghadapi tumpukan konflik yang berpotensi berkembang menjadi konfrontasi global. Analisis yang dimuat Newsweek menyoroti berbagai krisis di Eropa, Timur Tengah, dan Asia yang dapat memicu eskalasi lebih luas jika gagal dikendalikan.

Kolumnis Dan Perry memperingatkan bahwa perang besar tidak selalu diawali keputusan langsung negara-negara besar untuk saling berperang. Konflik dapat berkembang melalui rangkaian krisis, kesalahan perhitungan, jaringan aliansi, hingga insiden kecil yang kemudian memicu bentrokan lebih besar.

Kondisi tersebut memiliki sejumlah kemiripan dengan situasi yang pernah terjadi sebelum perang-perang besar pada abad ke-20.

Rusia-Ukraina Jadi Titik Rawan Eropa

Perang Rusia-Ukraina menjadi salah satu sumber kekhawatiran terbesar. Konflik tersebut telah berkembang menjadi salah satu perang militer terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.

Pertempuran yang terus berlangsung, dukungan negara-negara Barat terhadap Ukraina, serta meningkatnya ketegangan antara Rusia dan NATO memperbesar risiko terjadinya bentrokan langsung.

Perry menilai kemungkinan konflik terbuka antara Rusia dan negara-negara Eropa tidak lagi menjadi skenario yang sulit dibayangkan. Negara-negara Eropa terus memperkuat kemampuan militernya, sementara Rusia memandang ekspansi NATO sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya.

Dalam situasi tersebut, kesalahan perhitungan di kawasan perbatasan dapat memicu eskalasi yang sulit dihentikan.

Timur Tengah Dipenuhi Titik Konflik

Ancaman lain datang dari Timur Tengah. Konflik yang melibatkan “Israel”, Iran, Gaza, Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman telah menciptakan jaringan ketegangan yang melibatkan berbagai kekuatan regional dan internasional.

Eskalasi di satu wilayah berpotensi menyeret pihak lain ke dalam konflik yang lebih besar.

Situasi semakin rumit karena konflik-konflik tersebut saling berkaitan. Persaingan kekuatan regional, keterlibatan negara besar, serta perang tidak langsung membuat satu krisis dapat dengan cepat berdampak terhadap kawasan lain.

Baca Artikel Lainnya: Saudi, Turki, dan Pakistan Resmi Bentuk Pakta Pertahanan, Poros Baru Dunia Islam Menguat

AS-Tiongkok dan Ancaman Taiwan

Persaingan Amerika Serikat dan Tiongkok juga menjadi salah satu titik rawan. Ketegangan terkait Taiwan, Laut Tiongkok Selatan, serta persaingan teknologi menjadi bagian dari perselisihan strategis antara Washington dan Beijing.

Skenario paling berbahaya muncul apabila konflik besar di Eropa terjadi bersamaan dengan pecahnya konflik di Asia.

Kondisi tersebut dapat memaksa negara-negara besar menghadapi lebih dari satu front dalam waktu bersamaan.

Selain perang konvensional, konflik modern juga semakin dipengaruhi perang siber, perang informasi, perebutan sumber daya, energi, serta gangguan terhadap rantai pasok global.

RelatedPosts

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

Perang Dunia III Belum Tentu Terjadi

Meski mengingatkan tentang berbagai risiko tersebut, Perry tidak menyebut Perang Dunia III sebagai sesuatu yang pasti terjadi.

Peringatan itu lebih diarahkan pada risiko ketika kekuatan besar kehilangan kemampuan mengendalikan rangkaian krisis yang muncul secara bersamaan.

Sejarah menunjukkan perang besar dapat berkembang dari peristiwa yang awalnya terlihat terbatas. Perang Dunia I, misalnya, bermula setelah pembunuhan Putra Mahkota Austria Franz Ferdinand, tetapi jaringan aliansi membuat krisis tersebut berkembang menjadi perang besar.

Karena itu, ancaman terbesar saat ini bukan hanya satu perang besar, melainkan kemungkinan beberapa krisis pecah secara bersamaan di Eropa, Timur Tengah, dan Asia.

Situasi tersebut membuat diplomasi dan pengendalian diri semakin penting untuk mencegah berbagai konflik berkembang menjadi konfrontasi global.

Bayang-bayang Perang Dunia III tidak berarti dunia pasti menuju perang dunia. Namun, tumpukan konflik yang terjadi saat ini menunjukkan sistem internasional sedang menghadapi masa penuh gejolak dengan semakin banyak titik rawan yang harus dikendalikan. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Amerika Serikatberita Timur Tengah terbaruPerang Dunia IIIRusia UkrainaTiongkok
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Saudi, Turki, dan Pakistan Resmi Bentuk Pakta Pertahanan, Poros Baru Dunia Islam Menguat

Next Post

Poros Strategis Saudi-Turki-Pakistan: Benteng Utama Umat Islam Menghadapi Hegemoni Sektarian Iran

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

19 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.