• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Netanyahu

Netanyahu Siap Serang Iran Tanpa Bantuan AS, Tegaskan Opsi Militer Tetap Terbuka

2 minggu ago
Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

2 hari ago
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

2 hari ago
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

3 hari ago
Bandara Abu al-Duhur

Israel Bombardir Bandara Abu al-Duhur di Suriah, AS Cegah Bentrokan dengan Turki

3 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Sabtu, Agustus 22, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Israel

Netanyahu Siap Serang Iran Tanpa Bantuan AS, Tegaskan Opsi Militer Tetap Terbuka

Di tengah kemajuan perundingan Iran-AS yang dimediasi Qatar, Benjamin Netanyahu menegaskan Israel siap mengambil tindakan militer secara sepihak jika diperlukan.

by Admin Andalus
2 minggu ago
A A
Netanyahu

Perdana Menteri 'Israel', Benjamin Netanyahu.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perdana Menteri “Israel”, Benjamin Netanyahu, mengisyaratkan negaranya siap melancarkan operasi militer terhadap Iran tanpa keterlibatan langsung Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan ketika upaya diplomasi antara Teheran dan Washington dilaporkan memasuki tahap yang lebih maju.

Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu (5/8/2026), setelah mediator Qatar mengonfirmasi bahwa pembicaraan damai antara Iran dan Amerika Serikat terus mengalami perkembangan. Di saat yang sama, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan berbagai upaya untuk menggulingkan Republik Islam telah gagal.

Dalam keterangannya, Netanyahu kembali menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Menurutnya, opsi militer tetap menjadi pilihan meskipun jalur diplomasi masih berlangsung.

“Kami mendengar hari ini komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Ahmad Vahidi, mendeklarasikan niat Iran untuk terus mengembangkan senjata nuklir,” klaim Netanyahu. “Sebagai Perdana Menteri Israel, saya bertekad untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir.”

Netanyahu mengatakan Amerika Serikat tetap menjadi sekutu utama “Israel”. Namun, ia menegaskan negaranya siap bertindak sendiri apabila diperlukan demi menjaga keamanan nasional.

RelatedPosts

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

Pernyataan tersebut muncul ketika berbagai upaya diplomatik terus dilakukan untuk mengakhiri konfrontasi yang telah berlangsung selama berbulan-bulan antara Iran dan Amerika Serikat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, pada Selasa (4/8), menyatakan proses mediasi telah memasuki tahap lanjutan. Menurutnya, kedua pihak kini saling bertukar draf proposal sebagai bagian dari upaya mencapai kesepakatan yang lebih komprehensif.

Proses tersebut merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Juni lalu melalui mediasi Qatar dan Pakistan setelah pecahnya konflik militer antara Iran dan Amerika Serikat pada akhir Februari.

Baca Artikel Lainnya: Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam, Ankara Protes Keras ke Rusia dan Ukraina

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa tekanan militer selama berbulan-bulan tidak berhasil menggulingkan Republik Islam Iran.

Dalam pidatonya, Pezeshkian mengatakan pihak-pihak yang memusuhi Iran sempat meyakini negaranya akan runtuh hanya dalam waktu 48 jam, sebagaimana yang mereka klaim pernah terjadi di Suriah.

Ia mengakui periode tersebut menjadi salah satu masa paling berat sejak Revolusi Islam 1979. Namun, menurutnya, persatuan nasional serta tetap berjalannya institusi pemerintahan membuat Iran mampu melewati tekanan tersebut.

“Musuh mengira negara ini akan runtuh setelah aksi brutal mereka, namun institusi-institusi tetap berjalan, pemimpin baru telah terpilih, dan kehadirannya hari ini menjadi sumber kekuatan bagi kita untuk melanjutkan jalan ini,” ujar Pezeshkian.

Pernyataan yang saling bertolak belakang dari Tel Aviv dan Teheran menunjukkan ketegangan di Timur Tengah masih belum mereda. Di tengah proses diplomasi yang terus berjalan melalui mediasi negara-negara kawasan, ancaman penggunaan kekuatan militer masih menjadi bagian dari dinamika hubungan kedua pihak. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: Amerika SerikatBenjamin Netanyahuberita Timur Tengah terbaruIranisrael
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam, Ankara Protes Keras ke Rusia dan Ukraina

Next Post

Kandidat Muslim Abdul El-Sayed Kalahkan Elite Demokrat, Gaza Jadi Senjata Politik

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Jenderal Rusia

Jenderal Rusia Peringatkan Konflik Asia Barat Bisa Mengancam Israel

20 Agustus 2026
Negara Teluk

Iran Peringatkan Negara Teluk, Dukungan untuk AS Bisa Dianggap Keterlibatan

20 Agustus 2026
Saudi

Saudi Kecam Serangan Israel ke Abu al-Duhur, Sebut Langgar Kedaulatan Suriah

19 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.