• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Penangkapan seorang pemimpin milisi "Liwa al-Quds" yang terlibat dalam melakukan pelanggaran selama era rezim yang digulingkan - 14 Juni 2026 (Kementerian Dalam Negeri Suriah)

Mantan Komandan Liwa al-Quds Ditangkap di Suriah, Terlibat Penculikan, Penyiksaan, dan Perdagangan Narkoba

7 jam ago
AS-Iran Sepakat Damai

AS-Iran Sepakat Damai, Timur Tengah Masuki Babak Baru Setelah Konflik Berbulan-bulan

5 jam ago
Trump Desak Israel

Trump Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Nuklir Iran Tinggal Selangkah Lagi

6 jam ago
Ali Khamenei dibunuh dalam serangan udara pertama AS-Israel di Teheran pada 28 Februari (AFP)

Tiga Bulan Setelah Tewasnya Ali Khamenei, Iran Bersiap Gelar Pemakaman Pada Awal Bulan Juli

7 jam ago
Presiden Ahmad Al-Sharaa saat menerima delegasi pejabat dan tokoh terkemuka dari provinsi pedesaan Damaskus di Istana Rakyat - 11 Juni 2026 (SANA)

Ahmad Al-Sharaa: Suriah Tak Akan Campur Tangan di Lebanon, Fokus Utama adalah Pengungsi dan Pemulihan Negara

8 jam ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Senin, Juni 15, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Suriah

Mantan Komandan Liwa al-Quds Ditangkap di Suriah, Terlibat Penculikan, Penyiksaan, dan Perdagangan Narkoba

by Admin Andalus
7 jam ago
A A
Penangkapan seorang pemimpin milisi "Liwa al-Quds" yang terlibat dalam melakukan pelanggaran selama era rezim yang digulingkan - 14 Juni 2026 (Kementerian Dalam Negeri Suriah)

Penangkapan seorang pemimpin milisi "Liwa al-Quds" yang terlibat dalam melakukan pelanggaran selama era rezim yang digulingkan - 14 Juni 2026 (Kementerian Dalam Negeri Suriah)

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Otoritas Suriah kembali melanjutkan upaya memburu tokoh-tokoh yang terlibat pelanggaran HAM pada era pemerintahan Bashar al-Assad. Kali ini, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengumumkan penangkapan seorang mantan komandan milisi Liwa al-Quds yang dituduh terlibat dalam berbagai kejahatan berat, mulai dari penculikan hingga perdagangan narkoba.

Dilansir dari Syria TV, aparat keamanan Suriah pada Ahad (14/6) menangkap Abdullah Ismail al-Hamad, seorang tokoh militer yang sebelumnya memegang posisi komando dalam milisi Liwa al-Quds. Penangkapan ini sebagai bagian dari operasi berkelanjutan untuk mengejar para pelaku pelanggaran pada masa rezim Assad.

Siapa Liwa al-Quds?

Liwa al-Quds, yang secara harfiah berarti “Brigade Yerusalem”, merupakan kelompok paramiliter pro-rezim Assad yang dibentuk pada tahun 2013 oleh Muhammad al-Said. Milisi ini lahir di tengah berkecamuknya revolusi Suriah dan berfungsi sebagai pasukan pembantu Angkatan Darat Suriah dalam menghadapi kelompok oposisi.

Meski namanya merujuk pada Yerusalem dan Palestina, mayoritas anggota Liwa al-Quds berasal dari komunitas Palestina Sunni yang telah lama menetap di Suriah. Basis utama perekrutan mereka berada di kamp pengungsi al-Nayrab dan Handarat di Aleppo, wilayah yang selama perang menjadi salah satu garis depan konflik.

RelatedPosts

AS-Iran Sepakat Damai, Timur Tengah Masuki Babak Baru Setelah Konflik Berbulan-bulan

Trump Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Nuklir Iran Tinggal Selangkah Lagi

 

Anggota Liwa Al-Quds (Jerusalem Brigade)
Anggota Liwa Al-Quds (Jerusalem Brigade)

Dalam perkembangannya, Liwa al-Quds tumbuh menjadi salah satu milisi loyalis terbesar di Aleppo. Kelompok ini bertempur bersama pasukan rezim Assad dalam berbagai operasi militer besar selama perang.

Selain mendapat dukungan dari Damaskus, milisi ini menerima bantuan pelatihan, persenjataan, dan dukungan logistik dari Rusia serta Pasukan Quds Garda Revolusi Iran (IRGC). Kedekatan tersebut membuat Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Liwa al-Quds pada tahun 2019.

Berbeda dengan sejumlah milisi Syiah asing yang bertempur di Suriah atas dasar ideologi keagamaan, Liwa al-Quds lebih mengusung ideologi nasionalisme Arab dan loyalitas politik kepada negara Suriah serta Partai Ba’ath.

Liwa Al-Quds Terlibat Berbagai Kejahatan

Menurut Kementerian Dalam Negeri Suriah, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa AbdulIlah Ismail al-Hamad bukan sekadar anggota biasa, melainkan pernah memimpin formasi militer di bawah Liwa al-Quds dan terlibat dalam operasi di berbagai provinsi Suriah.

Pihak keamanan menuduh al-Hamad mengelola sejumlah markas keamanan yang menjadi lokasi berbagai pelanggaran berat selama masa konflik. Di antara tuduhan yang diarahkan kepadanya adalah keterlibatan dalam penculikan warga sipil, pengoperasian jaringan perdagangan narkoba, serta praktik penyiksaan yang dalam sejumlah kasus berujung pada kematian korban.

Perdagangan narkotika, khususnya Captagon, selama bertahun-tahun menjadi salah satu sumber pendanaan jaringan bersenjata dan elemen-elemen yang terkait dengan rezim lama Suriah. Karena itu, pemberantasan jaringan narkoba kini menjadi salah satu prioritas pemerintah baru di Damaskus.

Ditangkap Setelah Berusaha Bersembunyi

Kementerian Dalam Negeri Suriah menyatakan bahwa operasi penangkapan dilakukan setelah proses pemantauan dan pengintaian yang berlangsung dalam waktu cukup lama.

Menurut pernyataan resmi, tersangka berupaya menghindari penangkapan dengan berpindah lokasi dan bersembunyi dari aparat keamanan. Namun, operasi intelijen berhasil melacak pergerakannya hingga akhirnya dilakukan penangkapan.

“Pemantauan dan pengawasan yang cermat berhasil menggagalkan upayanya untuk bersembunyi dan menghindari pertanggungjawaban hukum,” demikian bunyi pernyataan kementerian.

Pihak berwenang menegaskan bahwa proses hukum terhadap al-Hamad masih terus berlanjut dan akan diserahkan ke pengadilan untuk menjalani proses peradilan.

Bagian dari Upaya Keadilan Transisi

Penangkapan ini merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas untuk memburu mantan pejabat keamanan, perwira intelijen, dan anggota milisi yang diduga terlibat pelanggaran pada masa pemerintahan Assad.

Beberapa hari sebelumnya, aparat juga mengumumkan penangkapan Qais Hassan al-Abd Rajab, mantan wakil direktur Badan Intelijen Umum atau Keamanan Negara pada era rezim lama.

Menteri Dalam Negeri Suriah, Anas Khattab, sebelumnya menegaskan bahwa Direktorat Pemberantasan Terorisme bersama aparat keamanan daerah akan terus mengejar para pelaku kejahatan dan membawa mereka ke hadapan hukum.

Bagi banyak warga Suriah, langkah-langkah ini dipandang sebagai bagian dari proses keadilan transisi setelah lebih dari satu dekade perang yang menelan ratusan ribu korban jiwa dan memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka.

Meski jalan menuju rekonsiliasi nasional masih panjang, penangkapan tokoh-tokoh yang diduga terlibat pelanggaran HAM dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun Suriah pascaperang—sebuah Suriah yang berupaya menegakkan akuntabilitas dan memastikan bahwa kejahatan masa lalu tidak berlalu tanpa pertanggungjawaban. (ahmad/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruIrankabar suriahPemerintah Baru Suriahsuriah
Share946Tweet591SendShare
Previous Post

Ahmad Al-Sharaa: Suriah Tak Akan Campur Tangan di Lebanon, Fokus Utama adalah Pengungsi dan Pemulihan Negara

Next Post

Tiga Bulan Setelah Tewasnya Ali Khamenei, Iran Bersiap Gelar Pemakaman Pada Awal Bulan Juli

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

AS-Iran Sepakat Damai

AS-Iran Sepakat Damai, Timur Tengah Masuki Babak Baru Setelah Konflik Berbulan-bulan

15 Juni 2026
Trump Desak Israel

Trump Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Nuklir Iran Tinggal Selangkah Lagi

15 Juni 2026
Ali Khamenei dibunuh dalam serangan udara pertama AS-Israel di Teheran pada 28 Februari (AFP)

Tiga Bulan Setelah Tewasnya Ali Khamenei, Iran Bersiap Gelar Pemakaman Pada Awal Bulan Juli

15 Juni 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.