• Latest
  • All
  • Kabar Suriah
  • Kabar Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
Israel

18 Area Permukiman Baru Disetujui Israel, Tanah Palestina Terancam Makin Terdesak

4 hari ago
Palestine Action

Presiden AS Donald Trump Tetapkan Palestine Action sebagai Kelompok Teroris Global

3 hari ago
PBB

PBB Kecam Israel, Ancaman Usir Warga Gaza karena Layang-Layang Dinilai Keterlaluan

4 hari ago
Mufti Rezim Assad

Mantan Mufti Rezim Assad Ahmad Hassoun Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup

6 hari ago
Suriah

Suriah Buka Jalur Komunikasi dengan Kepala Mossad

6 hari ago
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright
Minggu, Agustus 30, 2026
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
    • Kabar Suriah
    • Masa Revolusi Suriah
    • Tokoh Revolusi Suriah
    • Sejarah Suriah
  • Palestina
    • Kabar Palestina
    • Sejarah Palestina
    • Tokoh Palestina
  • Dunia Islam
    • Afghanistan
    • Arab Saudi
    • Qatar
    • Yordania
    • Turki
    • Irak
    • Uyghur
    • Sudan
    • Rohingnya
    • Lebanon
    • Mesir
    • Amerika
    • Iran
    • Israel
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Andalus Media
  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi
Home Israel

18 Area Permukiman Baru Disetujui Israel, Tanah Palestina Terancam Makin Terdesak

Keputusan terbaru Israel membuka ruang administratif dan perencanaan bagi perluasan permukiman di Tepi Barat yang diduduki, menurut Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok Palestina.

by Admin Andalus
4 hari ago
A A
Israel

Permukiman ilegal baru di Tepi Barat yang diduduki Israel.

2.4k
SHARES
4.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Otoritas Israel dilaporkan menyetujui 18 area pengaruh permukiman baru maupun yang mengalami perubahan di Tepi Barat yang diduduki. Keputusan tersebut dinilai membuka jalan bagi perluasan permukiman Israel melalui kerangka administratif dan perencanaan.

Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok Palestina mengatakan keputusan itu ditandatangani pada 25 Agustus oleh Kepala Komando Pusat Angkatan Darat Israel, Avi Bluth. Dokumen tersebut disusun melalui Administrasi Permukiman dan Administrasi Sipil Israel.

Menurut komisi, paket keputusan itu mencakup beberapa permukiman baru yang sebelumnya telah mendapatkan persetujuan kabinet keamanan Israel. Selain itu, terdapat kawasan yang disiapkan untuk mengubah pos permukiman menjadi permukiman mandiri serta memperluas wilayah permukiman dan dewan lokal yang telah ada.

Area Pengaruh Buka Jalan Perluasan Permukiman

Istilah “area pengaruh” merujuk pada wilayah geografis yang berada dalam cakupan kewenangan administratif dan pemerintahan lokal suatu permukiman.

RelatedPosts

Presiden AS Donald Trump Tetapkan Palestine Action sebagai Kelompok Teroris Global

PBB Kecam Israel, Ancaman Usir Warga Gaza karena Layang-Layang Dinilai Keterlaluan

Penetapan area tersebut tidak secara otomatis berarti tanah Palestina langsung disita atau pembangunan baru dapat segera dilakukan. Namun, Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok Palestina memperingatkan bahwa kebijakan tersebut menciptakan dasar administratif dan perencanaan yang dapat digunakan untuk memperluas permukiman pada tahap berikutnya.

Kerangka tersebut dapat digunakan untuk menyusun rencana tata ruang, membangun jalan dan infrastruktur, mengalokasikan anggaran, hingga membuka tender proyek konstruksi.

Komisi juga menyoroti risiko terhadap lahan milik pribadi warga Palestina. Jika tanah tersebut masuk ke dalam area pengaruh permukiman, warga Palestina dapat menghadapi pembatasan dalam pembangunan, kegiatan pertanian, maupun akses terhadap lahan mereka.

Menurut komisi, kebijakan tersebut juga berpotensi mempermudah proses administratif berikutnya, termasuk upaya mengklasifikasikan tanah Palestina yang telah diambil alih sebagai “tanah negara” menurut hukum dan kebijakan Israel.

Sejumlah Permukiman Masuk Paket Keputusan

Beberapa lokasi baru yang disebut dalam paket tersebut antara lain Sha-Nur East, Shira, Elisha, dan Tzuri.

Selain itu, sejumlah pos permukiman yang telah berdiri, seperti Dia, Misuot Har, Givat Adulam, dan Pnei Kedem, turut masuk dalam keputusan. Langkah tersebut dinilai dapat membuka peluang bagi pos-pos tersebut untuk memperoleh status sebagai entitas permukiman yang lebih mandiri.

Permukiman yang sudah ada juga masuk dalam rencana perubahan. Di antaranya Efrat, Oranit, dan Karnei Shomron yang disebut akan mengalami perluasan wilayah.

Komisi memberikan perhatian khusus terhadap rencana perluasan Oranit ke arah utara hingga melampaui jalur tembok pemisah Israel.

Sementara itu, wilayah Efrat direncanakan meluas menuju Khirbet al-Nahla, kawasan yang oleh Israel disebut sebagai E2. Perubahan administratif di Karnei Shomron juga dinilai dapat memberikan ruang bagi perluasan proyek permukiman Dorot.

 

Baca Artikel Lainnya: Israel Peringatkan Erdoğan: Jangan Seret Turki ke Petualangan Berbahaya di Suriah

 

Jumlah Permukiman di Tepi Barat Meningkat

Komisi mencatat terdapat 18 keputusan yang diterbitkan dalam paket terbaru tersebut. Namun, hingga informasi tersebut dipublikasikan, nama baru 16 permukiman atau lokasi telah diketahui.

Komisi menyebut perbedaan tersebut dapat terjadi karena satu keputusan mungkin mencakup lebih dari satu permukiman atau terdapat dua lokasi yang belum diungkapkan dalam informasi yang tersedia.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis komisi, jumlah permukiman dan pos permukiman Israel di seluruh Tepi Barat yang diduduki mencapai 592. Komisi juga menyatakan Israel saat ini menguasai sekitar 42 persen wilayah Tepi Barat.

Perluasan Permukiman Jadi Sorotan Internasional

Permukiman Israel di Tepi Barat menjadi salah satu persoalan utama dalam konflik Palestina-Israel. Berdasarkan hukum internasional, masyarakat internasional secara luas menganggap permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki sebagai ilegal.

Tepi Barat sendiri dibagi menjadi Area A, B, dan C berdasarkan Perjanjian Oslo II 1995. Area C mencakup sekitar 60 persen wilayah Tepi Barat dan berada di bawah kendali administratif serta keamanan Israel.

Penetapan 18 area pengaruh terbaru dinilai dapat memperkuat kendali administratif Israel atas wilayah tersebut. Meski keputusan itu tidak secara otomatis mengubah status kepemilikan tanah, dampaknya dapat terasa dalam perencanaan pembangunan, akses lahan, serta perkembangan permukiman pada masa mendatang.

Perkembangan tersebut kembali menempatkan kebijakan permukiman Israel di Tepi Barat dalam sorotan, terutama karena perluasan permukiman berpotensi semakin mempersempit ruang bagi masyarakat Palestina dan mempersulit upaya penyelesaian konflik berdasarkan pembagian wilayah. (haidar/andalusmedia.id)

Tags: berita Timur Tengah terbaruisraelpalestinapermukiman ilegalTepi Barat
Share945Tweet591SendShare
Previous Post

Mantan Mufti Rezim Assad Ahmad Hassoun Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup

Next Post

PBB Kecam Israel, Ancaman Usir Warga Gaza karena Layang-Layang Dinilai Keterlaluan

Admin Andalus

Website ini dikelola oleh tim editorial yang dipimpin oleh Ust Masud Izzul Mujahid, Lc, berfokus pada penyajian informasi bumi syam, perkembangan dunia islam, serta dinamika geopolitik kawasan Timteng dengan pendekatan analitis dan berbasis sumber terverifikasi.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hizbullah

Hizbullah Rencanakan Pembunuhan Kepada Pejabat Tinggi Suriah

6 Mei 2026
Israel khawatir pertahanan udara Suriah Damaskus

Israel Khawatir Pertahanan Udara Suriah Bangkit

3 Mei 2026
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa mencium tangan ayahnya hari ini (media sosial)

Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa Meminta Maaf Kepada Rakyatnya Atas Ucapan Ayahnya

23 Mei 2026
Masjid Umayyah Damaskus simbol sejarah Islam dan pusat peradaban di Bumi Syam sejak masa kekhalifahan

Bumi Syam: Keutamaan, Sejarah, dan Jejak Peradaban Islam

sejarah negara Suriah Damaskus

Sejarah Negara Suriah Modern yang Menentukan Arah Timur Tengah

sejarah Palestina Yerusalem lama

Sejarah Palestina Pasca Runtuhnya Utsmani yang Mengguncang Timur Tengah

Palestine Action

Presiden AS Donald Trump Tetapkan Palestine Action sebagai Kelompok Teroris Global

27 Agustus 2026
PBB

PBB Kecam Israel, Ancaman Usir Warga Gaza karena Layang-Layang Dinilai Keterlaluan

26 Agustus 2026
Israel

18 Area Permukiman Baru Disetujui Israel, Tanah Palestina Terancam Makin Terdesak

26 Agustus 2026

Copyright © 2026 Andalus Media.

Discover More

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Disclaimer
  • Copyright

Follow Us

  • Home
  • Suriah
  • Palestina
  • Dunia Islam
  • Nasional
  • Opini
  • Kontribusi

Copyright © 2026 Andalus Media.